Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Warga Sidangresmi Demo, Dinkes Dilempari Telur, DPRD Dilempari Lumpur

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Jumat, 7 Mei 2021 09:52 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Warga Sidangresmi Demo, Dinkes Dilempari Telur, DPRD Dilempari Lumpur

UNJUK RASA: Warga dan mahasiswa yang sedang berujuk rasa di depan kantor Setda Pandeglang, menunjukan teatrikal orang hamil ditandu dan menaburkan lumpur jalan di gerbang kantor tersebut, Kamis (6/5). (NIPAL/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Buntut dari pernyataan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Sekertariat Daerah (Setda) Pandeglang, soal ibu hamil yang ditandu ketika ingin mendapatkan persalinan menuai kecaman. Hingga puluhan warga dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dinkes, Setda dan DPRD Pandeglang, Kamis (6/5).

Unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Sidangresmi (Jarami) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang itu berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka menuntut Dinkes Pandeglang agar meminta maaf atas postingannya di instagram, karena dinilai menyakiti hati mereka.

Bagitu juga Kabag Humas dan Protokoler Setda Pandeglang, Tubagus Nandar Suptandar dituntut agar turun langsung ke lapangan dan meminta maaf, serta klarifikasi atas pernyataan press rilisnya yang mengatakan jalan tersebut milik PT. Perkebunan Nusantara.

Saat unjukrasa, mahasiswa dan warga membawa lumpur dari jalan yang rusak tersebut, hingga ditaburkan di depan gerbang Setda Pandeglang. Selain itu, warga juga membuat teatrikal ibu hamil yang sedang ditandu, sebagai untuk menunjukan betapa ironisnya kondisi infrastruktur rusak disana, hingga menyiksa rakyat.

Bahkan mahasiswa dan warga juga sempat ricuh, sambil melemparkan telur ke kantor Dinkes. Hal itu terjadi ketika hendak merangsek ke kantor Dinkes Pandeglang dan kekesalan itu muncul, karena tak kunjung ditemui oleh Kepala Dinkes Pandeglang, Randen Dewi Setiani. Namun kericuhan itu dapat dilerai oleh pihak kepolisian, hingga akhirnya aksi unjuk rasa berlangsung damai kembali.

Usai dari Dinkes dan Setda Pandeglang, massa aksi langsung merangsek juga ke gedung DPRD Pandeglang. Namun karena tak ada yang menemui, akhirnya massa aksi melempari gedung itu dengan lumpur jalan yang dibawa. Massa pun membubarkan diri dengan tertib sambil mengancam bakal datang kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Baca Juga: Di DPRD Pandeglang, Abuya Muhtadi Cidahu Turun Langsung Deklarasi Menolak LGBT

Orator aksi, Ahmad Fauzi mengatakan, pihaknya sangat menyangkan atas sikap Dinkes Pandeglang yang dilontarkan melalui media sosial (Medos) resminya, bahwa musibah Enah ditandu hal yang biasa dan dikatakan budaya gotong royong.

“Jelas kami sakit hati dan marah atas sikap mereka (pihak Dinkes) yang mengatakan ditandu adalah budaya gotong royong. Padahal, kami juga tidak menginginkan peristiwa itu terjadi. Namun karena akses jalan rusak berat, terpaksa kami menandu ibu Enah,” teriak Fauzi dalam orasinya, Kamis (6/5).

BeritaTerbaru

BAGIKAN MASKER -- Personel TNI dan petugas Puskesmas Pagadungan, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, bagikan masker, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
SELFI : Gubernur Banten Andra Soni bersama dengan generasi muda pencari kerja, selfi di BBPVP, beberapa waktu lalu. Program pemagangan kerja yang digagas Pemerintah Pusat, untuk mengatasi TPT minim peminat. (ISTIMEWA)

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT

Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 6 Sep 2026 20:17 WIB

Ditegaskannya, sikap kepala dan jajaran Dinkes Pandeglang, jelas tak punya rasa simpati sehingga melukai hati masyarakat Kabupaten Pandeglang, khususnya masyarakat Sukaresmi.

“Makanya kami datangi ke sini (Kantor Dinkes), agar mereka meminta maaf secara langsung. Namun malah menghilang tak menemui kami. Mereka benar-benar pengecut dan tak bertanggungjawab,” tandasnya.

Koordinator Lapangan (Korlap) dari Jarami, Ahmad Muhtadin mengatakan, seharusnya Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang dilanda kesulitan, bukan malah menghindar dan mencari pembenaran sendiri seolah-olah tak bersalah.

Alasan melalui siaran pers nomor 03/HMSP-RLS/V2021 yang tercatum dalam point 4 bahwa status jalan tersebut merupakan jalan setapak milik PT. Perkebunan Nusantara, sehingga Pemda tak dapat membangunnya.

Baca Juga: DPRD Pandeglang Dorong Perbaikan Tata Kelola Aset

“Dalam press rilis itu jelas pembodohan dan pembohongan publik. Sebab, jalan itu ada sejak 80 tahun lalu dan status kepemilikannya murni punya masyarakat. Apalagi yang sedang ditampilkan Pemda Pandeglang kepada rakyatnya, press rilis itu hanya alibi untuk menutupi kebokbrokan mereka,” teriaknya.

Maka dari itu tegasnya lagi, Jarami bersama para pengurus IMM Cabang Pandeglang menutut kepada Tubagus Nandar Suptandar agar segera mengklarifikasi atas siaran persnya tersebut.

“Tadi kami serahkan bukti surat pernyataan bersama yang ditandatangani pemilik tanah yang sudah siap tanahnya digunakan untuk pembangunan jalan. Maka dari itu, kami juga mendesak agar segera dilakukan pembangunan,” tandasnya.

Namun baik Kepala Dinkes maupun Kabag Humas dan Protokoler Setda Pandeglang sedang tidak ada dikantornya. Sehingga yang menemui masa aksi hanya dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Juhanas Waluyo.

Juhanas mengatakan, kepada massa aksi bahwa Kabag Humas dan Protokoler sedang tidak masuk kantor karena lagi sakit diare. “Pak Nandarnya sedang tak masuk, sehingga tak bisa menemui. Katanya sih lagi sakit kena diare, biar saya saja yang menerima dan nanti saya sampaikan,” kata Juhanas, kepada masa aksi.

Akhirnya, massa aksi pun luluh dan menitipkan surat pernyataan bersama yang ditanda tangani pemilik tanah, yang sudah siap tanahnya digunakan untuk pembangunan jalan. “Ok, nanti saya langsung sampaikan ya,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, selain kalangan aktivis yang kesal, Komisi IV DPRD Pandeglang juga geram atas perilaku atau tindakan Dinkes Pandeglang, yang beberapa waktu lalu melalui akun Instagram dinkes_pandeglang memposting foto ibu hamil ditandu pakai sarung dan dianggap hal itu “budaya gotong royong yang perlu dicontoh”.

Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Habibi Arafat menilai, pihak Dinkes tidak pantas melakukan hal tersebut. Harusnya tegas Habibi, Dinkes melakukan tindakan penanganan lanjutan terhadap kondisi pasien pascamelahirkan yang ditandu tersebut.

“Boleh saja pada saat melakukan upaya tindaklanjut penanganan difoto lalu diposting di akun media sosial,” kata Habibi saat dihubungi via telepon, Rabu (5/5). (nipal/aditya)

Tags: aksi unjuk rasadinkes pandeglangdprd pandeglang
Share9TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan
Banten Region

TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan

Minggu, 6 Sep 2026 20:05 WIB
BAGIKAN MASKER - Tim Nakes dan pegawai Puskesmas Labuan bersama relawan, membagikan masker kepada pengendara yang melintas, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 20:04 WIB
Truk Fuso Hantam Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur
Banten Region

Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Minggu, 6 Sep 2026 19:20 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

MAULID NABI -- Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi, menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (ISTIMEWA)

Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Wabup Iing Tegaskan Ini

Senin, 31 Agu 2026 16:32 WIB
Anggaran dan Kuota Program Umrah 2026 Melonjak, DPRD Kota Tangerang Buka Opsi Panggil OPD

Anggaran dan Kuota Program Umrah 2026 Melonjak, DPRD Kota Tangerang Buka Opsi Panggil OPD

Kamis, 3 Sep 2026 16:56 WIB
Pemkab Tangerang Hibahkan Lahan, Pemprov Banten Bangun Gedung Sekolah

Pemkab Tangerang Hibahkan Lahan, Pemprov Banten Bangun Gedung Sekolah

Selasa, 1 Sep 2026 08:52 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Kota Tangerang Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Selasa, 1 Sep 2026 19:20 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.