SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Karpet rumput sintetis yang terdapat di Taman Elektrik dicopot kembali setelah sebelumnya sempat dipasang. Hal ini dilakukan setelah taman yang terletak tepat di depan Pusat Pemerintahan Kota itu sempat ramai didatangi pengunjung beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar mengatakan, pencopotan rumput di taman elektrik ini sebagai langkah antisipasi pemaparan Covid-19. Pasalnya, saat karpet dipasang keesokkan harinya taman itu dikunjungi banyak warga.
“Kita buka lagi karpetnya karena antisipasi. Percuma nanti jadi klaster penyebaran Covid-19. Karena kalau kita pasang seolah-olah warga menganggap taman dibuka padahal sampai sekarang kebijakannya tetap ditutup,” kata Ubaidillah kepada Satelit News, Kamis, (06/05).
Mantan Camat Neglasari ini memastikan kalau semua taman yang di bawah pengawasan Pemerintah Kota Tangerang masih ditutup. Untuk mencegah pengunjung yang berkumpul pun kata Ubaidillah pihaknya menyiagakan petugas untuk berjaga. “Taman itu belum dibuka sampai dengan PPKM dengan walikota kalau taman itu masih belum dapat restu untuk dibuka,” tegas Ubaidillah.
Katanya, Pemkot Tangerang pun masih mengacu pada peraturan Pemerintah Provinsi Banten dan pusat terkait PPKM. Namun demikian tak semua tempat hiburan ditutup. Seperti bioskop yang kini sudah diperbolehkan beroperasi dengan catatan mematuhi protokol kesehatan. Seperti, kapasitasnya yang diperbolehkan yakni 50 persen, dilengkapi Handsanitizer dan pengunjung wajib masker.
“Tapi baru ada 1 bioskop saja yang mulai beroperasi di TangCity. Aturan terkait operasional bioskop berlaku untuk semua bioskop. Tapi kembali pada pengelolanya mau atau tidak dengan aturan tersebut,” jelas Ubaidillah.
Menurut Ubaidillah, tempat hiburan yang berada di dalam ruangan akan lebih mudah dikendalikan protokol kesehatannya. Bila dibandingkan dengan yang berada di luar ruangan. “Kalau yang di gedung-gedung itu bisa dikendalikan protokol kesehatannya. Seperti di mall-mall, acara perkawinan karena mereka punya satgas Covid-19 sendiri,” pungkasnya. (irfan/made)