SATELITNEWS.ID, JAKARTA–Panitia nasional seleksi prestasi akademik nasional (SPAN) menggelar uji coba sistem seleksi elektronik (SSE) ujian masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (UM-PTKIN) tahun 2021. Uji coba dilakukan selama tiga hari 17-19 Mei 2021 dengan diikuti calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur UM-PTKIN 2021.
Koordinator Pokja Kesekretariatan Panitia Nasional SPAN, Rosihon Anwar, mengatakan uji coba SSE berjalan lancar. Dalam satu hari, uji coba dibagi tiga sesi.
“Alhamdulillah lancar. Pada hari pertama, lebih 36ribu calon mahasiswa ikut dalam proses uji coba dalam tiga sessi. Rata-rata 80 persen di antaranya bisa ikut simulasi di tiap sesi,”ungkap Rosihon di Sekretariat Nasional SPAN-UM PTKIN, Gedung Lecture Hall Lantai 1 UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin (17/5) seperti dilansir kemenag.go.id.
Rosihon mengingatkan calon mahasiswa, bahwa untuk login SSE, mereka harus memastikan username dan password sesuai yang ada di kartu ujian. “Juga pada saat peserta ini login harus meng-capture wajah beserta kartu ujiannya. Dari hasil capture itu kita bisa mengecek, apakah identitas yang masuk itu sesuai data yang tertera pada berita acara,” tuturnya.
Materi ujian UM-PTKIN terbagi menjadi tiga yaitu Tes Kemampuan Dasar/TKD (Tes Potensi Akademik, Bahasa, Keislaman dan Baca Tulis Al-Quran), Tes Kemampuan Bidang IPA, dan Tes Kemampuan Bidang IPS.
Rosihon menambahkan ujian masuk PTKIN akan berlangsung pada 24 hingga 29 Mei 2021 mendatang. “Ujian SSE akan berlangsung pada 24-29 Mei 2021,” jelas “Penggunaan SSE sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus, karena peserta bisa ujian secara online dari rumah masing-masing,” sambungnya.
Selama proses ujian, panitia menyediakan website helpdesk sapa.um-ptkin.ac.id. Peserta bisa berkonsultasi jika mengalami kendala, misalnya: gagal login, terjadi bencana alam, atau berbagai kendala jaringan lainnya.
“Helpdesk akan menindaklanjuti laporan dan memberikan alternatif solusi bagi peserta,” paparnya.
Rosihon menambahkan, ujian berbasis SSE ini kali pertama diterapkan dalam UM PTKIN. Seluruh peserta wajib menyediakan perangkat ujian mandiri berupa laptop maupun smartphone yang dilengkapi kamera serta jaringan internet yang stabil selama ujian berlangsung.
Peserta juga wajib mematuhi seluruh aturan SSE UM-PTKIN 2021. Yaitu, berpakaian sopan, selama ujian tetap memakai jilbab bagi peserta putri, tidak membuka catatan, dan tidak diperkenankan ada orang lain di sekitar peserta dalam radius 3 meter.
“Peserta yang melanggar aturan, akan didiskualifikasi,” tandasnya. (gatot)