SATELITNEWS.COM, CILEGON – PT Pelindo Regional 2 Banten kembali melaksanakan program konservasi terumbu karang melalui transplantasi di Pulau Merak Besar, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa di Pulau Badul, Kabupaten Pandeglang, pada 2024.
Peluncuran program dihadiri perwakilan Lanal Banten, KSOP Kelas I Banten, PT Indah Kiat Pulp and Paper (Merak Mas Port), Pemerintah Kecamatan Pulomerak, unsur Muspika, serta tokoh masyarakat setempat.
Manager Keuangan dan SDM PT Pelindo Regional 2 Banten, Donny Heryawan Setyaputra, mengatakan pada 2024 Pelindo bersama LAZ Harfa Banten dan Forum Pelestari Terumbu Karang (FPTK) Banten telah mentransplantasi 3.500 bibit karang pada 350 rak di Pulau Badul. Tahun ini, sebanyak 2.250 bibit karang akan ditanam pada 225 rak di Pulau Merak Besar.
Direktur LAZ Harfa Banten, Abdul Rofur, mengapresiasi konsistensi Pelindo dalam mendukung pelestarian terumbu karang yang memiliki peran penting bagi ekosistem laut.
Senada, Pemerintah Provinsi Banten melalui Bidang Pengelolaan Sumber Daya Laut, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan menyatakan pelestarian terumbu karang membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna, menilai konservasi terumbu karang masih belum mendapat perhatian sebesar program penanaman mangrove maupun reboisasi.
Baca Juga: Pantai Mutiara Carita Tempat Konservasi Terumbu Karang
Karena itu, selain melakukan transplantasi, FPTK juga menjalankan program edukasi Coral Reefs Goes to School (CRGtS) yang akan menyasar sejumlah sekolah di Kota Cilegon. (mardiana)




























