SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Camat Cipondoh Marwan memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di wilayahnya berlangsung ramah anak, aman, dan bebas dari praktik perpeloncoan.
Hal itu dipastikan saat Marwan meninjau hari pertama masuk sekolah di SDN Gondrong 3 dan SDN Gondrong 7 bersama Lurah Kenanga Mustakim dan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Cipondoh Irwan, Senin (13/7/2026). Peninjauan juga menjadi tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota Tangerang tentang Program Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.
Marwan mengatakan pelaksanaan MPLS di kedua sekolah berjalan tertib dengan dukungan orang tua yang mendampingi anak serta guru yang mengenalkan lingkungan sekolah secara menyenangkan.
“Alhamdulillah di SDN Gondrong 3 dan SDN Gondrong 7 pelaksanaan MPLS berjalan sangat baik. Kolaborasi semua pihak juga sangat baik,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Marwan mengapresiasi prestasi SDN Gondrong 3 dan SDN Gondrong 7 yang meraih penghargaan sekolah berbudaya lingkungan tingkat Kota Tangerang. SDN Gondrong 3 menjadi juara pertama, sedangkan SDN Gondrong 7 meraih juara kedua.
Ia juga memotivasi siswa agar semangat belajar sejak hari pertama. Menurutnya, pendidikan menjadi bekal untuk memanfaatkan berbagai program pemerintah, seperti sekolah gratis, makan bergizi, dan peningkatan kesempatan kerja. Marwan berharap seluruh rangkaian MPLS di Kecamatan Cipondoh berlangsung lancar hingga selesai. Ia menilai lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan memiliki kantin sehat akan mendukung kenyamanan siswa dalam belajar.
Sementara, Korwil Pendidikan Kecamatan Cipondoh Irwan menegaskan MPLS difokuskan pada pembentukan karakter melalui pembiasaan disiplin, menjaga kebersihan, mencintai sekolah, serta menghormati guru dan sesama siswa.
Baca Juga: Hari Pertama Sekolah, Murid SD di Lebak Berangkat Subuh Demi “Berebut” Bangku Depan
Ia memastikan seluruh sekolah di Kecamatan Cipondoh menerapkan kebijakan zero bullying dan anti-perpeloncoan selama MPLS maupun kegiatan belajar mengajar. “Semua sudah diatur untuk mencegah terjadinya bullying. Anak-anak dibangun rasa percaya dirinya, dilatih lebih mandiri, serta diajarkan untuk saling menghormati dan menyayangi sesama teman,” kata Irwan. (ari)




























