SATELITNEWS.ID, SERANG–Sempat dinyatakan hilang karena terpeleset dari kapal, saat berlayar, Sabtu (29/5) pukul 02.30 WIB. Akhirnya Nurhendri, warga Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, di perairan Bojonegara, Minggu (30/5).
Diketahui sebelumnya, ia berlayar dengan rekan nelayan lainnya hendak menuju ke bagan tancap, yang ada disekitar perairan Bojonegara. Korban menaiki KM Arjuna, bersama saudaranya Baudin. Sekira pukul 02.30 WIB, korban (Nurhendri) berjalan menuju ke anjungan perahu dan korban terpeleset jatuh ke laut.
“Akhirnya, korban ditemukan oleh keluarganya yang sedang mencari, di lokasi kejadian,” kata Sito Warsito, Humas Basarnas Banten, Minggu (30/5), seraya menyatakan, jasad korban langsung dibawa keluarganya untuk dimakamkan.
Sebelumnya, Humas Basarnas Banten, Sito Warsito mengatakan, korban Nurhendri terjatuh saat ia berlayar bersama Baudin. Namun, saat diperjalanan Nurhendri justru terpeleset dari kapal yang ia tumpangi. Padahal, saat itu Baudin sempat memutar balik kapal yang ditumpanginya.
Karena korban Nurhendri diduga tak bisa berenang, akhirnya Nurhendri terseret ombak. Sehingga sempat dinyatakan hilang. “Selanjutnya, Baudin memutar perahunya, untuk memberikan pertolongan kepada korban,” ucapnya.
Sementara, anggota Basarnas bersama dengan tim gabungan, sudah melakukan pencarian. “Kami bersama tim gabungan, sudah terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan pencarian,” tandasnya.
Baca Juga: Dampak Gelombang Tinggi, Nelayan Lebak Tidak Bisa Melaut
Pihaknya juga mengimbau kepada para nelayan lainnya, untuk tetap berhati – hati saat melaut. Karena, gelombang tinggi masih dimungkinkan akan terjadi. Sehingga, jangan lalai atau tetap menjaga keselamatan saat berada di pelayaran. (mardiana)
























