Kamis, 9 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Wisata di Banten Tak Hanya Anyer, Coba Rasakan Keasrian Hutan Adat Kasepuhan Karang

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Sabtu, 5 Jun 2021 08:00 WIB
Rubrik Headline, Wisata
Wisata di Banten Tak Hanya Anyer, Coba Rasakan Keasrian Hutan Adat Kasepuhan Karang

HUTAN ASRI: Suasana kawasan wisata Hutan Adat Kasepuhan Karang di Desa Jagakarsa Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak terasa sangat alami. Sangat cocok untuk berkemah bareng keluarga. (MULYANA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

 SATELITNEWS.COM, LEBAK—Kawasan wisata di Provinsi Banten tak hanya ada di kawasan pantai Anyer belaka. Hutan belantara nan asri di Hutan Adat Karang Desa Jagaraksa Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak dapat menjadi pilihan tepat bagi wisatawan untuk menghilangkan penat.

Di kawasan Hutan Adat Karang, Desa Jagaraksa, Kecamatan Muncang, ada tempat wisata alam yang indah dan menakjubkan. Dengan spot alam seperti pohon yang rindang, hutan yang terawat, hamparan persawahan yang berundak-undak, dan suara burung yang menghiasi pagi hari.

Maka sangat disayangkan, jika sobat wisata Satelit News, saat berada di Bumi Multatuli tidak menyempatkan waktunya untuk menikmati sejuknya udara di Hutan Adat Karang.

“Udaranya sangat sejuk dan cocok untuk menghilangkan kepenatan. Di sini juga bisa bermalam dengan menggunakan tenda,” kata pengelola Hutan Adat Karang, Engkos Kosasih kepada Satelit News.

Untuk menuju lokasi, kata Engkos, hanya membutuhkan waktu 1,5 jam, lantaran akses jalan dari Kota Rangkasbitung cukup baik. Hal inilah yang membuat wisata bernuansa alam cukup ramai dikunjungi. Apalagi, spot yang mendukung membuat pengunjung nyaman ketika berada di wilayah ini.

“Selain bisa menikmati udara segar di pagi hari, (jika berkemping) di wisata ini juga bisa melakukan edukasi bagi sanak saudara. Lantaran banyak pohon serta persawahan,” ujarnya.

Baca Juga: Tiga Gudang di Taman Tekno Tangsel Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Miliaran Rupiah

Di sini pengunjung juga bisa menikmati air terjun yang jarak tempuhnya sekitar 3 kilometer. Nuansa alaminya masih kental, karena objek wisata tersebut memang belum ditata dengan baik serta belum menjadi wisata komersial.

“Curugnya terbilang masih perawan karena belum menjadi wisata komersial. Tapi, itu sudah menjadi rencana agar objek wisata tersebut bisa menjadi wisata komersial,”ungkapnya.

BeritaTerbaru

Akhirnya, Jalan Iskandar Muda Neglasari Kota Tangerang Diperbaiki

Akhirnya, Jalan Iskandar Muda Neglasari Kota Tangerang Diperbaiki

Selasa, 7 Jul 2026 20:37 WIB
DPRD Kota Tangerang Soroti Tunggakan Rp 43 Juta Perbaikan Bentor Kecamatan, Minta Inspektorat Turun Tangan

DPRD Kota Tangerang Soroti Tunggakan Rp 43 Juta Perbaikan Bentor Kecamatan, Minta Inspektorat Turun Tangan

Selasa, 7 Jul 2026 15:23 WIB
Utang Jasa Perbaikan Bentor Rp 43 Juta Belum Dibayarkan Kecamatan Karang Tengah, Sachrudin: Tidak Boleh Ada Masyarakat yang Dirugikan

Utang Jasa Perbaikan Bentor Rp 43 Juta Belum Dibayarkan Kecamatan Karang Tengah, Sachrudin: Tidak Boleh Ada Masyarakat yang Dirugikan

Selasa, 7 Jul 2026 14:30 WIB
MENINJAU SPMB : Tim KPK, Dindikbud Banten, dan pihak SMAN 2 Kota Serang, meninjau pelaksanaan SPMB dan diberikan nilai positif oleh KPK. Selang satu pekan, pelaksanaan SPMB di sekolah tersebut disoal warga. (ISTIMEWA)

Diduga Jadi “Sarang” Penitipan Anak, Pengamat “Tantang” SMAN 2 Kota Serang Transparansi

Selasa, 7 Jul 2026 13:08 WIB

 

Keindahan serta kesejukan Hutan Adat Karang yang bisa dinikmati masyarakat umum rupanya berawal dari perjuangan berat bagi kokolot setempat. Ketika masa penjajahan Belanda (1924-1934), wilayah mereka yang masuk lanskap Hutan Halimun Salak, ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung.

Pada tahun 1963, kawasan ini berubah fungsi menjadi cagar alam. Lalu pada tahun 1978, berubah menjadi hutan produksi di bawah pengelolaan Perhutani Unit III. Selanjutnya, tahun 2003, area ini masuk perluasan area konservasi di bawah pengelolaan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS).

Sejak itu, mulai timbul dampak sosial. Masyarakat mulai khawatir masuk hutan untuk merawat tanaman buah dan kopi maupun sawah karena tidak boleh ada garapan. Seiring  berlalunya waktu, kurang dari 15 tahun warga memperjuangkan hutan tersebut menjadi Hutan Kesepuhan Karang. Upaya tersebut berujung manis, lantaran Pemerintah Pusat mengeluarkan sertifikat atas hutan adat tersebut.

Baca Juga: Soal Kondisi GAK, Diskominfo Kabupaten Serang Imbau Masyarakat Saring Informasi

Sekarang semua berubah. Berkat upaya teguh para kokolot dan pemuda Kasepuhan Karang, kini mereka memiliki wilayah adat seluas 486 hektar. Terdiri dari 462 hektar wilayah TNGHS dan 24 hektar berada di areal penggunaan lain (APL).

Sejak pengakuan itu, masyarakat Kasepuhan Karang bergeliat. Tak ada rasa takut mengelola sawah maupun kebun yang berada di hutan adat.  Pengakuan hutan adat di Kasepuhan Karang juga memberi jaminan masa depan cerah bagi pemuda adat. Engkos Kosasih salah satunya, lantaran hutan tersebut bisa dikelola oleh masyarakat.

Dalam mengembangkan ekowisata, Engkos dan sepuluh pemuda adat menerapkan konsep perpaduan antara identitas kasepuhan dengan zaman milenial. Konsep itu terhitung berhasil. Dari ekowisata, kini tiap pemuda dapat meraup ratusan ribu setiap bulan.

Hutan titipan seluas 96 hektar di wilayah Gunung Haruman yang secara adat boleh dimasuki dan dimanfaatkan. Sementara sisanya adalah wilayah hutan tutupan seluas 389,207 hektar yang tidak boleh diolah maupun digarap.

Skema menjaga hutan tersebut selama bergenerasi menurutnya telah dilakukan. Kini, kata Engkos para pemuda sedang disibukan dengan persiapan panen kopi. Tidak hanya merawat, mereka juga belajar pengolahan kopi mulai dari hulu hingga hilir. Berlabel Kobaki (Kopi Banten Kidul), pemuda adat Kasepuhan Karang berharap siapa saja yang menyuruput citra rasa secangkir kopi, dapat merasakan kenikmatan harmonisasi antara alam dan manusia.

Engkos mengatakan, ketika percepatan hutan adat seperti yang dijanjikan Presiden Joko Widodo didorong, maka kepercayaan masyarakat adat juga tumbuh. Selain itu, di penghujung tahun 2016, presiden menyerahkan langsung hutan adat seluas 13.122,3 hektar kepada perwakilan 9 masyarakat adat.

“Seiring target Nawa Cita pengakuan aset hutan adat didorong dalam skema perhutanan sosial. Pengakuan ini seolah mengoreksi pengalaman pahit masa lalu, saat dimana masyarakat adat selalu menempati posisi termajinalkan. Bahkan kerap dikriminalisasi dan dipidanakan,” imbuhnya. (mulyana/aditya)

Share18TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Mengaku Reserse Ternyata Perampas Motor dan HP, Dua Pelaku Ditangkap Polsek Jatiuwung

Selasa, 7 Jul 2026 12:56 WIB
Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah. (ISTIMEWA)
Banten Region

Wagub Dimyati Geram Soal Proses SPMB Di SMAN 2 Kota Serang

Selasa, 7 Jul 2026 10:49 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kiri) didampingi Gubernur Banten Andra Soni memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau ruas jalan Nasional Serdang-Bojonegara-Merak, Senin (6/7/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

Jalan Serdang – Merak Bakal Dilebarkan, Gubernur Banten dan Menteri PU Tinjau Lokasi

Selasa, 7 Jul 2026 10:18 WIB
MEMBUKA MTQ : Gubernur Banten Andra Soni (dua dari kanan), membuka acara MTQ ke 23 tingkat Provinsi Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Buka Acara MTQ XXIII Provinsi Banten, Andra Soni: Tingkatkan Kualitas Moral Masyarakat

Selasa, 7 Jul 2026 10:10 WIB
Bengkel Las Tagih Rp 43 Juta, Perbaikan 7 Bentor Milik Kecamatan Karang Tengah Belum Dibayar
Headline

Bengkel Las Tagih Rp 43 Juta, Perbaikan 7 Bentor Milik Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang Belum Dibayar

Senin, 6 Jul 2026 15:57 WIB
Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

DPRD Banten Minta Persoalan SPMB SMA Negeri 2 Kota Serang Diinvestigasi Menyeluruh

Senin, 6 Jul 2026 15:00 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

PELEPASAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, resmi melepas Kafilah Kabupaten Pandeglang pada MTQ XXIII Provinsi Banten, di Oproom Setda setempat, Minggu (5/7/2026). (ISTIMEWA)

Kafilah MTQ Kabupaten Pandeglang Dilepas, Targetkan Hasil Terbaik

Minggu, 5 Jul 2026 13:42 WIB
Pemkab Tangerang Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Gwangmyeong Korsel

Pemkab Tangerang Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Gwangmyeong Korsel

Kamis, 2 Jul 2026 20:47 WIB

Wahana Artha Group Beri Pemeriksaan dan Kacamata Gratis untuk 100 Siswa SLBN 3 Jakarta

Jumat, 3 Jul 2026 14:58 WIB
BHAKTI KESEHATAN -- Polsek Pamarayan Polres Serang, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, melaksanakan bhakti kesehatan di Subsektor Bandung, Minggu, (5/7/2026), dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80. (ISTIMEWA)

Polsek Pamarayan Kerjasama Dengan PMI Gelar Bhakti Kesehatan

Minggu, 5 Jul 2026 16:30 WIB

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang Periode 2026–2030

Sabtu, 4 Jul 2026 19:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.