Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Diduga Jadi “Sarang” Penitipan Anak, Pengamat “Tantang” SMAN 2 Kota Serang Transparansi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 7 Jul 2026 13:08 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
MENINJAU SPMB : Tim KPK, Dindikbud Banten, dan pihak SMAN 2 Kota Serang, meninjau pelaksanaan SPMB dan diberikan nilai positif oleh KPK. Selang satu pekan, pelaksanaan SPMB di sekolah tersebut disoal warga. (ISTIMEWA)

MENINJAU SPMB : Tim KPK, Dindikbud Banten, dan pihak SMAN 2 Kota Serang, meninjau pelaksanaan SPMB dan diberikan nilai positif oleh KPK. Selang satu pekan, pelaksanaan SPMB di sekolah tersebut disoal warga. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Mencuatnya persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Serang, terus mendapat perhatian dan sorotan para pihak.

Pengamat kebijakan publik, Ahmad Sururi, menyampaikan sorotan tajam atas dugaan adanya praktik titip menitip anak, hingga mengorbankan peserta SPMB lainnya.

Penelusuran satelitnews.com, SMAN 2 Kota Serang menjadi salah satu sekolah favorit di pusat Ibu Kota Banten. Banyaknya anak calon siswa yang bersaing masuk sekolah tersebut, membuat beberapa pihak gelap mata dan menitipkan anaknya agar bisa masuk, dengan berbagai pertimbangan dan penawaran.

Tidak sedikit anak pejabat dan kalangan borjuis atau orang kaya, bisa dengan mudah memasukan anaknya ke sekolah tersebut.

Akibat hal itu, ada beberapa anak yang seharusnya masuk dan memenuhi syarat standar, akhirnya terpaksa tereliminasi karena digantikan oleh anak titipan tersebut, salah satunya anak berinisial NMH.

Sururi mengatakan, dugaan atau indikasi adanya kecurangan dalam proses SPMB bukan lagi persoalan baru, melainkan sudah menjadi rahasia umum.

Baca Juga: DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

Bahkan, beberapa kabar menyebutkan orangtua siswa sampai mengeluarkan sejumlah uang dengan nilai fantastis untuk bisa masuk sekolah tersebut, lewat jalur khusus atau titipan.

“Jika indikasi tersebut benar, maka ini termasuk pelanggaran administrasi dan mengorbankan hak-hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan secara layak,” katanya, Selasa (7/7/2026).

BeritaTerbaru

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudoli Wafat Usai Kecelakaan

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

Senin, 7 Sep 2026 12:47 WIB
APEL SIAGA GABUNGAN - Menyikapi aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, yang menyebabkan sebaran abu vulkanik, Pemkab, Forkopimda dan jajaran unsur terkait lainnya, menggelar apel siaga gabungan, Senin (7/9/2026). (ISTIMEWA)

Kodim 0601/Pandeglang Siagakan Personel guna Antisipasi Dampak Erupsi GAK

Senin, 7 Sep 2026 10:26 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
BAGIKAN MASKER -- Personel TNI dan petugas Puskesmas Pagadungan, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, bagikan masker, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB

“Sekolah negeri dibangun dengan uang rakyat, dan harus melayani kepentingan rakyat tanpa diskriminatif, bukan hanya untuk melayani anak-anak oknum pejabat dan borjuis,” sambungnya.

Sururi juga “menantang” pihak sekolah, untuk membuktikan kepada publik atas semua dugaan dan tuduhan yang dilayangkan tidak benar. Salah satunya, dengan membuktikan hilangnya nama calon siswa berinisial NMH secara detail dan terperinci, tidak saling lempar antara pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten.

“Ini soal tanggung jawab atau akuntabilitas, kalau memang ada masyarakat yang komplen soal kejanggalan proses seleksi, pihak sekolah harus membuktikan tidak ada dugaan titipan, nepotisme dan sebagainya,” ujarnya.

“Pemerintah atau pihak sekolah, jangan bersikap defense dan berlindung bahwa ini soal sistem. Tunjukan keterbukaan dan jangan membantah atau berpolemik, jika memang sudah sesuai sistem maka buktikan, jika ada kekeliruan, maka lakukan evaluasi dan perbaiki,” sambungnya lagi.

Baca Juga: Pemprov Banten Diminta Kurangi Jumlah Tenaga Ahli

Dia mendukung sikap tegas Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, yang mengancam akan memberhentikan Kepala SMAN 2 Kota Serang dari jabatannya, apabila tidak dapat menyelesaikan persoalan tersebut, dan bahkan terbukti melakukan pelanggaran.

“Perlu banget (evaluasi dan investigasi menyeluruh,red), dan itu tidak berlebihan, ini soal integritas pejabat. Gubernur Banten menegaskan, tidak boleh ada titip menitip dalam proses penerimaan siswa baru, ini harus didukung,” tegasnya.

Dia juga menerangkan, trust atau kepercayaan masyarakat tidak bisa pulih hanya dengan evaluasi sistem, tetapi juga dengan mengganti aktor-aktor atau oknum pejabat yang menyalahgunakan wewenang.

“Semangat Tut Wuri Handayani, itu kan membimbing dan mendorong anak untuk maju dan berkembang secara adil, untuk memperoleh pendidikan,” pungkasnya.

“Jika akses anak masuk sekolah hanya ditentukan faktor kedekatan, atau kepentingan pihak tertentu saja, maka itu melanggar prinsip-prinsip dan nilai-nilai Tut Wuri Handayani,” tukasnya.

Sururi merasa heran dan aneh, terkait penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan proses SPMB di Banten berjalan transparan, profesional, dan objektif.

Hal itu, kata dia, ada dua kemungkinan, pertama pihak terkait menyuguhkan informasi yang kurang, kedua karena ada yang disembunyikan.

“Jika KPK menilai proses SPMB di SMAN 2 Kota Sersng ini sudah baik, tetapi kemudian muncul dugaan kuat adanya kejanggalan, maka ada dua kemungkinan. Pertama, mekanisme penilaiannya belum mampu menangkap praktik yang sebenarnya terjadi. Kedua, ada kemungkinan informasi yang diterima KPK tidak menggambarkan kondisi riil di lapangan,” paparnya lagi.

“Jadi, persoalan kejanggalan dari masyarakat ini harus dijadikan bahan evaluasi Dikbud Banten, dan pihak sekolah sekaligus momentum untuk membuka seluruh proses SPMB secara transparan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, mencuatnya persoalan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Serang, mendapat respon keras Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah.

Orang nomor dua di Banten ini, mengancam akan memberhentikan Kepala SMAN 2 Kota Serang Mala Leviana dari jabatannya, apabila persoalan tersebut tidak segera diselesaikan dan tidak boleh terulang lagi.

Dimyati secata tegas dan gamblang, bakal mencopot jabatan Kepala SMAN 2 Kota Serang, apabila terbukti melakukan kesalahan pada program SPMB. Dia juga meminta kepada warga Banten, agar melapor kepadanya apabila mendapatkan perlakuan yang tidak adil.

“Lapor ke saya nanti. Kalau kepala sekolahnya, kalau disitu terjadi human error atau kesalahan dari kepala sekolah, saya copot,” katanya, Senin (6/7/2026) malam usai acara Pembukaan MTQ di KP3B, Curug, Kota Serang. (adib)

Tags: Pengamat Kebijakan PublikProses SPMBSMAN 2 Kota SerangTransparansi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
SELFI : Gubernur Banten Andra Soni bersama dengan generasi muda pencari kerja, selfi di BBPVP, beberapa waktu lalu. Program pemagangan kerja yang digagas Pemerintah Pusat, untuk mengatasi TPT minim peminat. (ISTIMEWA)
Banten Region

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT
Banten Region

Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 6 Sep 2026 20:17 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan
Banten Region

TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan

Minggu, 6 Sep 2026 20:05 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Selasa, 1 Sep 2026 08:54 WIB
Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Bagian Hukum Kabupaten Serang Tangani Tiga Perkara Aset

Kamis, 3 Sep 2026 14:23 WIB

Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Jumat, 4 Sep 2026 15:00 WIB
PT PWI 6 Hengkang, Wabup Lebak Sentil Pengganggu Investasi

PT PWI 6 Hengkang, Wabup Lebak Sentil Pengganggu Investasi

Kamis, 3 Sep 2026 18:32 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.