Jumat, 11 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Diduga Jadi “Sarang” Penitipan Anak, Pengamat “Tantang” SMAN 2 Kota Serang Transparansi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 7 Jul 2026 13:08 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Diduga Jadi "Sarang" Penitipan Anak, Pengamat "Tantang" SMAN 2 Kota Serang Transparansi

MENINJAU SPMB : Tim KPK, Dindikbud Banten, dan pihak SMAN 2 Kota Serang, meninjau pelaksanaan SPMB dan diberikan nilai positif oleh KPK. Selang satu pekan, pelaksanaan SPMB di sekolah tersebut disoal warga. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Mencuatnya persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Serang, terus mendapat perhatian dan sorotan para pihak.

Pengamat kebijakan publik, Ahmad Sururi, menyampaikan sorotan tajam atas dugaan adanya praktik titip menitip anak, hingga mengorbankan peserta SPMB lainnya.

Penelusuran satelitnews.com, SMAN 2 Kota Serang menjadi salah satu sekolah favorit di pusat Ibu Kota Banten. Banyaknya anak calon siswa yang bersaing masuk sekolah tersebut, membuat beberapa pihak gelap mata dan menitipkan anaknya agar bisa masuk, dengan berbagai pertimbangan dan penawaran.

Tidak sedikit anak pejabat dan kalangan borjuis atau orang kaya, bisa dengan mudah memasukan anaknya ke sekolah tersebut.

Akibat hal itu, ada beberapa anak yang seharusnya masuk dan memenuhi syarat standar, akhirnya terpaksa tereliminasi karena digantikan oleh anak titipan tersebut, salah satunya anak berinisial NMH.

Sururi mengatakan, dugaan atau indikasi adanya kecurangan dalam proses SPMB bukan lagi persoalan baru, melainkan sudah menjadi rahasia umum.

Baca Juga: DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

Bahkan, beberapa kabar menyebutkan orangtua siswa sampai mengeluarkan sejumlah uang dengan nilai fantastis untuk bisa masuk sekolah tersebut, lewat jalur khusus atau titipan.

“Jika indikasi tersebut benar, maka ini termasuk pelanggaran administrasi dan mengorbankan hak-hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan secara layak,” katanya, Selasa (7/7/2026).

BeritaTerbaru

Buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang. (ALFIAN/SATELIT NEWS)

Buruh Tangerang Kantongi Rekomendasi DPRD, Pengesahan RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Jumat, 11 Sep 2026 15:47 WIB

Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel

Jumat, 11 Sep 2026 15:42 WIB
KERING -- Pengunjung saat menikmati suasana Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, yang kini kering akibat menyusutnya Waduk Karian. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata

Jumat, 11 Sep 2026 14:39 WIB
BERBINCANG -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berbincang dengan seorang keluarga jurnalis yang masih menunggu proses pencarian. (ISTIMEWA)

Temui Keluarganya, Bupati Dewi Berharap Semuanya Tak Berhenti Berdoa

Jumat, 11 Sep 2026 13:50 WIB

“Sekolah negeri dibangun dengan uang rakyat, dan harus melayani kepentingan rakyat tanpa diskriminatif, bukan hanya untuk melayani anak-anak oknum pejabat dan borjuis,” sambungnya.

Sururi juga “menantang” pihak sekolah, untuk membuktikan kepada publik atas semua dugaan dan tuduhan yang dilayangkan tidak benar. Salah satunya, dengan membuktikan hilangnya nama calon siswa berinisial NMH secara detail dan terperinci, tidak saling lempar antara pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten.

“Ini soal tanggung jawab atau akuntabilitas, kalau memang ada masyarakat yang komplen soal kejanggalan proses seleksi, pihak sekolah harus membuktikan tidak ada dugaan titipan, nepotisme dan sebagainya,” ujarnya.

“Pemerintah atau pihak sekolah, jangan bersikap defense dan berlindung bahwa ini soal sistem. Tunjukan keterbukaan dan jangan membantah atau berpolemik, jika memang sudah sesuai sistem maka buktikan, jika ada kekeliruan, maka lakukan evaluasi dan perbaiki,” sambungnya lagi.

Baca Juga: Pemprov Banten Diminta Kurangi Jumlah Tenaga Ahli

Dia mendukung sikap tegas Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, yang mengancam akan memberhentikan Kepala SMAN 2 Kota Serang dari jabatannya, apabila tidak dapat menyelesaikan persoalan tersebut, dan bahkan terbukti melakukan pelanggaran.

“Perlu banget (evaluasi dan investigasi menyeluruh,red), dan itu tidak berlebihan, ini soal integritas pejabat. Gubernur Banten menegaskan, tidak boleh ada titip menitip dalam proses penerimaan siswa baru, ini harus didukung,” tegasnya.

Dia juga menerangkan, trust atau kepercayaan masyarakat tidak bisa pulih hanya dengan evaluasi sistem, tetapi juga dengan mengganti aktor-aktor atau oknum pejabat yang menyalahgunakan wewenang.

“Semangat Tut Wuri Handayani, itu kan membimbing dan mendorong anak untuk maju dan berkembang secara adil, untuk memperoleh pendidikan,” pungkasnya.

“Jika akses anak masuk sekolah hanya ditentukan faktor kedekatan, atau kepentingan pihak tertentu saja, maka itu melanggar prinsip-prinsip dan nilai-nilai Tut Wuri Handayani,” tukasnya.

Sururi merasa heran dan aneh, terkait penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan proses SPMB di Banten berjalan transparan, profesional, dan objektif.

Hal itu, kata dia, ada dua kemungkinan, pertama pihak terkait menyuguhkan informasi yang kurang, kedua karena ada yang disembunyikan.

“Jika KPK menilai proses SPMB di SMAN 2 Kota Sersng ini sudah baik, tetapi kemudian muncul dugaan kuat adanya kejanggalan, maka ada dua kemungkinan. Pertama, mekanisme penilaiannya belum mampu menangkap praktik yang sebenarnya terjadi. Kedua, ada kemungkinan informasi yang diterima KPK tidak menggambarkan kondisi riil di lapangan,” paparnya lagi.

“Jadi, persoalan kejanggalan dari masyarakat ini harus dijadikan bahan evaluasi Dikbud Banten, dan pihak sekolah sekaligus momentum untuk membuka seluruh proses SPMB secara transparan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, mencuatnya persoalan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Serang, mendapat respon keras Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah.

Orang nomor dua di Banten ini, mengancam akan memberhentikan Kepala SMAN 2 Kota Serang Mala Leviana dari jabatannya, apabila persoalan tersebut tidak segera diselesaikan dan tidak boleh terulang lagi.

Dimyati secata tegas dan gamblang, bakal mencopot jabatan Kepala SMAN 2 Kota Serang, apabila terbukti melakukan kesalahan pada program SPMB. Dia juga meminta kepada warga Banten, agar melapor kepadanya apabila mendapatkan perlakuan yang tidak adil.

“Lapor ke saya nanti. Kalau kepala sekolahnya, kalau disitu terjadi human error atau kesalahan dari kepala sekolah, saya copot,” katanya, Senin (6/7/2026) malam usai acara Pembukaan MTQ di KP3B, Curug, Kota Serang. (adib)

Tags: Pengamat Kebijakan PublikProses SPMBSMAN 2 Kota SerangTransparansi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

MELAKUKAN PENCARIAN: Gubernur Banten Andra Soni, ikut bergabung melakukan pencarian rombongan wartawan yang dikabarkan hilang.. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Gubernur Banten Ikut Langsung Dalam Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK

Jumat, 11 Sep 2026 13:28 WIB
MEMANTAU -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, memantau langsung proses pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal, yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Hari Keempat Pencarian, Bupati Dewi Imbau Masyarakat Hindari Informasi Hoax

Jumat, 11 Sep 2026 13:16 WIB
DOA BERSAMA -- Para wartawan yang tergabung dalam SMSI - PWI Kabupaten Pandeglang, beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, menggelar doa bersama, di Sekber Cikupa, Kecamatan Pandeglang, Kamis (10/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

Lautan Doa di Pandeglang Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Jumat, 11 Sep 2026 12:57 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR gabungan melakukan pencarian rombongan wartawan di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Ini Detail Lokasi Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di Hari ke Empat

Jumat, 11 Sep 2026 10:26 WIB
APEL : Tim gabungan melakukan apel sebelum kembali melakukan pencarian di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Tim SAR Perluas Pencarian di 4 Sektor Utama dan 1 Sektor Khusus

Jumat, 11 Sep 2026 10:19 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Dukung Penuh Pencarian Rombongan Wartawan, Pemprov Banten Siapkan Fasilitas Ini

Jumat, 11 Sep 2026 10:11 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Rabu, 9 Sep 2026 20:59 WIB
AUDIENSI -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani beserta jajarannya, menyampaikan usulan program ke Bapanas dan Kementan. (ISTIMEWA)

Bupati Pandeglang Usulkan Berbagai Program ke Kementan dan Bapanas

Selasa, 8 Sep 2026 11:24 WIB
Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Senin, 7 Sep 2026 17:14 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas

Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas

Senin, 7 Sep 2026 17:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.