Selasa, 7 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Diduga Jadi “Sarang” Penitipan Anak, Pengamat “Tantang” SMAN 2 Kota Serang Transparansi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 7 Jul 2026 13:08 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
MENINJAU SPMB : Tim KPK, Dindikbud Banten, dan pihak SMAN 2 Kota Serang, meninjau pelaksanaan SPMB dan diberikan nilai positif oleh KPK. Selang satu pekan, pelaksanaan SPMB di sekolah tersebut disoal warga. (ISTIMEWA)

MENINJAU SPMB : Tim KPK, Dindikbud Banten, dan pihak SMAN 2 Kota Serang, meninjau pelaksanaan SPMB dan diberikan nilai positif oleh KPK. Selang satu pekan, pelaksanaan SPMB di sekolah tersebut disoal warga. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Mencuatnya persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Serang, terus mendapat perhatian dan sorotan para pihak.

Pengamat kebijakan publik, Ahmad Sururi, menyampaikan sorotan tajam atas dugaan adanya praktik titip menitip anak, hingga mengorbankan peserta SPMB lainnya.

Penelusuran satelitnews.com, SMAN 2 Kota Serang menjadi salah satu sekolah favorit di pusat Ibu Kota Banten. Banyaknya anak calon siswa yang bersaing masuk sekolah tersebut, membuat beberapa pihak gelap mata dan menitipkan anaknya agar bisa masuk, dengan berbagai pertimbangan dan penawaran.

Tidak sedikit anak pejabat dan kalangan borjuis atau orang kaya, bisa dengan mudah memasukan anaknya ke sekolah tersebut.

Akibat hal itu, ada beberapa anak yang seharusnya masuk dan memenuhi syarat standar, akhirnya terpaksa tereliminasi karena digantikan oleh anak titipan tersebut, salah satunya anak berinisial NMH.

Sururi mengatakan, dugaan atau indikasi adanya kecurangan dalam proses SPMB bukan lagi persoalan baru, melainkan sudah menjadi rahasia umum.

Baca Juga: SPMB SMAN 2 Kota Serang Disoal, Wali Calon Siswa Pertanyakan Nama Anaknya Yang Hilang

Bahkan, beberapa kabar menyebutkan orangtua siswa sampai mengeluarkan sejumlah uang dengan nilai fantastis untuk bisa masuk sekolah tersebut, lewat jalur khusus atau titipan.

“Jika indikasi tersebut benar, maka ini termasuk pelanggaran administrasi dan mengorbankan hak-hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan secara layak,” katanya, Selasa (7/7/2026).

BeritaTerbaru

Bengkel Las Tagih Rp 43 Juta, Perbaikan 7 Bentor Milik Kecamatan Karang Tengah Belum Dibayar

Bengkel Las Tagih Rp 43 Juta, Perbaikan 7 Bentor Milik Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang Belum Dibayar

Senin, 6 Jul 2026 15:57 WIB
Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

DPRD Banten Minta Persoalan SPMB SMA Negeri 2 Kota Serang Diinvestigasi Menyeluruh

Senin, 6 Jul 2026 15:00 WIB
Polisi Selidiki Pencurian Pecah Kaca Mobil Putri Wali Kota Tangerang

Polisi Selidiki Pencurian Pecah Kaca Mobil Putri Wali Kota Tangerang

Senin, 6 Jul 2026 13:50 WIB
PELANTIKAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melantik ratusan pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, di Pendopo Bupati, Senin (6/7/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Pandeglang: Pejabat Harus Berorientasi Pada Pelayanan

Senin, 6 Jul 2026 13:37 WIB

“Sekolah negeri dibangun dengan uang rakyat, dan harus melayani kepentingan rakyat tanpa diskriminatif, bukan hanya untuk melayani anak-anak oknum pejabat dan borjuis,” sambungnya.

Sururi juga “menantang” pihak sekolah, untuk membuktikan kepada publik atas semua dugaan dan tuduhan yang dilayangkan tidak benar. Salah satunya, dengan membuktikan hilangnya nama calon siswa berinisial NMH secara detail dan terperinci, tidak saling lempar antara pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten.

“Ini soal tanggung jawab atau akuntabilitas, kalau memang ada masyarakat yang komplen soal kejanggalan proses seleksi, pihak sekolah harus membuktikan tidak ada dugaan titipan, nepotisme dan sebagainya,” ujarnya.

“Pemerintah atau pihak sekolah, jangan bersikap defense dan berlindung bahwa ini soal sistem. Tunjukan keterbukaan dan jangan membantah atau berpolemik, jika memang sudah sesuai sistem maka buktikan, jika ada kekeliruan, maka lakukan evaluasi dan perbaiki,” sambungnya lagi.

Baca Juga: Soal Infrastruktur Jalan di Pandeglang, Gubernur Disarankan Evaluasi Bupati

Dia mendukung sikap tegas Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, yang mengancam akan memberhentikan Kepala SMAN 2 Kota Serang dari jabatannya, apabila tidak dapat menyelesaikan persoalan tersebut, dan bahkan terbukti melakukan pelanggaran.

“Perlu banget (evaluasi dan investigasi menyeluruh,red), dan itu tidak berlebihan, ini soal integritas pejabat. Gubernur Banten menegaskan, tidak boleh ada titip menitip dalam proses penerimaan siswa baru, ini harus didukung,” tegasnya.

Dia juga menerangkan, trust atau kepercayaan masyarakat tidak bisa pulih hanya dengan evaluasi sistem, tetapi juga dengan mengganti aktor-aktor atau oknum pejabat yang menyalahgunakan wewenang.

“Semangat Tut Wuri Handayani, itu kan membimbing dan mendorong anak untuk maju dan berkembang secara adil, untuk memperoleh pendidikan,” pungkasnya.

“Jika akses anak masuk sekolah hanya ditentukan faktor kedekatan, atau kepentingan pihak tertentu saja, maka itu melanggar prinsip-prinsip dan nilai-nilai Tut Wuri Handayani,” tukasnya.

Sururi merasa heran dan aneh, terkait penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan proses SPMB di Banten berjalan transparan, profesional, dan objektif.

Hal itu, kata dia, ada dua kemungkinan, pertama pihak terkait menyuguhkan informasi yang kurang, kedua karena ada yang disembunyikan.

“Jika KPK menilai proses SPMB di SMAN 2 Kota Sersng ini sudah baik, tetapi kemudian muncul dugaan kuat adanya kejanggalan, maka ada dua kemungkinan. Pertama, mekanisme penilaiannya belum mampu menangkap praktik yang sebenarnya terjadi. Kedua, ada kemungkinan informasi yang diterima KPK tidak menggambarkan kondisi riil di lapangan,” paparnya lagi.

“Jadi, persoalan kejanggalan dari masyarakat ini harus dijadikan bahan evaluasi Dikbud Banten, dan pihak sekolah sekaligus momentum untuk membuka seluruh proses SPMB secara transparan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, mencuatnya persoalan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Serang, mendapat respon keras Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah.

Orang nomor dua di Banten ini, mengancam akan memberhentikan Kepala SMAN 2 Kota Serang Mala Leviana dari jabatannya, apabila persoalan tersebut tidak segera diselesaikan dan tidak boleh terulang lagi.

Dimyati secata tegas dan gamblang, bakal mencopot jabatan Kepala SMAN 2 Kota Serang, apabila terbukti melakukan kesalahan pada program SPMB. Dia juga meminta kepada warga Banten, agar melapor kepadanya apabila mendapatkan perlakuan yang tidak adil.

“Lapor ke saya nanti. Kalau kepala sekolahnya, kalau disitu terjadi human error atau kesalahan dari kepala sekolah, saya copot,” katanya, Senin (6/7/2026) malam usai acara Pembukaan MTQ di KP3B, Curug, Kota Serang. (adib)

Tags: Pengamat Kebijakan PublikProses SPMBSMAN 2 Kota SerangTransparansi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

AIR BERSIH : Sejumlah warga Desa Sukasenang, Kecamatan Cikusik mendapatkan pasokan air bersih pada musim kemarau lalu. Ditahun ini, daerah tersebut menjadi salah satu daerah rawan kekeringan akibat musim kemarau.(DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Dampak Kemarau Panjang, Bencana Alam Intai Wilayah Banten

Senin, 6 Jul 2026 11:51 WIB
DIKSAR - Penutupan Pendidikan Dasar (Diksar) Tingkat II Barisan Putri Keadilan (SANTIKA) PKS Banten, yang berlangsung di Pantai Cibeureum 2, Cinangka, Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)
Banten Region

PKS Banten Tekankan Kadernya Kembangkan Potensi Diri dan Militansi

Senin, 6 Jul 2026 11:19 WIB
MEMERIKSA SPMB : Pihak Dindikbud Banten dan KPK memeriksa SPMB di SMA Negeri 2 Kota Serang dan dinyatakan tidak ada persoalan. Namun, diakhir pendaftaran SMPB di sekolah tersebut di soal, karena diduga melakukan nepotisme.(DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

SPMB SMAN 2 Kota Serang Disoal, Wali Calon Siswa Pertanyakan Nama Anaknya Yang Hilang

Senin, 6 Jul 2026 11:12 WIB
Petugas Damkar di Pinang Menjadi Korban Tindak Kekerasan, Ini Respons Wali kota Tangerang
Headline

Anak Jadi Korban Kejahatan Pecah Kaca Mobil, Begini Respons Wali kota Tangerang

Senin, 6 Jul 2026 08:59 WIB
Perluas Layanan Kesehatan, Dinkes Provinsi Banten Rencanakan Penempatan Psikolog Klinis di Setiap Puskesmas
Banten Region

Perluas Layanan Kesehatan, Dinkes Banten Rencanakan Penempatan Psikolog Klinis di Setiap Puskesmas

Minggu, 5 Jul 2026 20:49 WIB
PANTAU GAK - Wabup Serang Muhammad Najib Hamas, memantau kondisi GAK dari pos pemantau Cinangka, Minggu (5/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Soal Video Erupsi GAK, Wabup Serang Pastikan Wisata Pantai Anyer – Cinangka Aman

Minggu, 5 Jul 2026 20:30 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Legislator Kabupaten Tangerang Siapkan Pembahasan Perda LGBTQ

Legislator Kabupaten Tangerang Siapkan Pembahasan Perda LGBTQ

Senin, 6 Jul 2026 22:36 WIB
Padat Penduduk, Tiga Kecamatan di Tangsel Rawan Kebakaran

Padat Penduduk, Tiga Kecamatan di Tangsel Rawan Kebakaran

Jumat, 3 Jul 2026 07:21 WIB
Penipuan Digital Sedot Rp9,3 T, OJK: Baru Rp674 M Terselamatkan

Penipuan Digital Sedot Rp9,3 T, OJK: Baru Rp674 M Terselamatkan

Senin, 6 Jul 2026 18:15 WIB
DPRD Kota Tangerang Minta Penanganan Banjir Wilayah Timur Diprioritaskan Tahun Ini

DPRD Kota Tangerang Sebut Audit PSU Jadi Kunci Kepastian Perbaikan Infrastruktur Perumahan

Jumat, 3 Jul 2026 12:09 WIB
Portugal vs Kroasia, Tarian Terakhir Dua Legenda

Portugal vs Kroasia, Tarian Terakhir Dua Legenda

Rabu, 1 Jul 2026 20:58 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.