SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Walau ada hambatan dalam pelaksanaan pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi III Ruas Cileles-Panimbang, ditanggapi santai oleh Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Tanto Warsono Arban.
Bahkan Tanto membeberkan opsi yang bakal diambil oleh pemerintah, agar proyek penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung bisa dimulai dan lancar dalam pelaksanaannya.
Lanjut Tanto, ada dua opsi yang akan ditempuh pemerintah, yakni tetap melakukan pembebasan lahan terhadap bidang tanah yang masih menggantung atau membuat jalur baru.
“Jadi persoalannya sekarang, itu ada 2 opsi pembebasan lahan ini yang menjadi masalah. Bisa jadi sesuai rencana awal atau dibelokkan. Jadi ada dua alternatif,” kata politisi muda Golkar ini, Kamis (10/6).
Walaupun diakui ada berbagai kendala yang melanda rencana itu, namun Tanto meyakini betul proyek strategis itu akan tetap dilaksanakan, dan diperkirakan rampung pada pertengahan tahun 2023 mendatang.
“Kemarin laporan dari Menpar (Manteri Pariwisata) paling lambat pertengahan 2023 akan jadi. Jadi tidak mungkin tidak jadi, pasti jadi. Hanya ada beberapa persoalan dan itu biasa lah, karena hampir terjadi di semua daerah,” katanya.
Baca Juga: Dana TT Hanya Rp3 Miliar, Wabup Pandeglang Angkat Bicara
Menurut Tanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus mendorong percepatan pembangunan Tol sepanjang 33 Km itu. Namun karena kewenangannya terbatas, Pemkab hanya bisa melakukan koordinasi dan sosialisasi.
“Dorongan kami akan terus dilakukan. Lagipula sudah empat tahun kami kawal, termasuk terkait permasalahan lahan itu, kami terus melakukan koordinasi dengan semua pihak,” tandasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin menambahkan, persoalan yang saat ini terjadi, itu sudah dilakukan pembahasah oleh pihaknya. “Sudah kami bahas juga, kami pasti ikut serta mencarikan solusinya. Pada dasarnya Tol itu sudah pasti akan dibangun,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, selain terkendala pembebasan 327 bidang tanah yang belum selesai, ternyata jadwal pelaksanaan pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi III Ruas Cileles-Panimbang juga diganjal Keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang belum juga keluar sampai saat ini. Alhasil, belum diketahui pasti kapan proyek penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung bakal dimulai.
Kepala Tim Pejabat Pembuat Komitmen Tol Serang-Panimbang, Ibrahim Hasan mengaku, belum dapat memastikan kapan dimulainya pelaksanaan pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi III Ruas Cileles-Panimbang.
“Memang sejumlah alat berat sudah diturunkan di Kecamatan Bojong, tapi itu baru persiapan saja, karena mulainya tunggu persetujuan Kemenkeu. Paling cepat mulai dibangun bulan Juli, tapi kami belum bisa memastikan karena menunggu persetujuan Kemenkeu,” kata Ibrahim Hasan, Rabu (9/6). (nipal/aditya)
Baca Juga: Wabup Tanto Berharap Porwan Jadi Wadah Regenerasi Wartawan
