SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Pinggir Jalan Raya Saketi-Labuan Pandeglang sekaligus bantaran sungai, tepatnya di Kampung Kadudampit, Desa Kadudampit, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, menjadi TPS (Tempat Pembuangan Sampah) liar oleh oknum tak bertanggungjawab.
Pantauan satelitnews.id, sampah yang dibuang kesitu didominasi sampah kelapa. Saat ini kondisi sampah itu sudah menggunung dan mengeluarkan bau tak sedap, tetapi dibiarkan saja oleh pemerintah setempat. Akibat penumpukan sampah di pinggir jalan itu, sungai yang berada dibawahnya pun ikut tercemar oleh sampah tersebut. Hingga kini warga pun tidak mengetahui siapa yang membuang sampah di lokasi tersebut.
Salah seorang pengendara yang melintas di jalan tersebut, Dzikri (30) mengaku, sangat risih melihat kondisi sampah yang menumpuk itu. Karena kata dia, setiap melintas selalu mencium aroma bau busuk yang mengganggu perjalanan.
“Dulu setiap saya lewat nggak ada sampah di sini, tapi sekarang banyak sampah yang mengeluarkan bau tak sedap. Jelas menganggu, apalagi kan sampah itu kan berbahaya bagi kesehatan,” kata Dzkiri saat ditemui di warung kopi yang tak jauh dari lokasi pembuangan sampah sembarangan, Minggu (13/6).
Pria yang diketahui warga Kecamatan Saketi ini, meminta kepada pihak terkait agar segera melakukan evakuasi sampah-sampah tersebut. Serta melakukan penindakan oknum yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.
“Kalau tulisan larangan tadi saya liat ada, tapi kayanya tak dihiraukan. Karena masih banyak ssmpahnya yang dibuang kesitu. Ini harus pemerintah yang turun tangan melakukan evakuasi sampah itu dan menindak pelakunya,” harapnya.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Senada, warga sekitar, Rahmat mengaku, tak mengetahui siapa yang sengaja membuang sampah di Kampungnya tersebut. Karena setiap harinya tiba-tiba sampah itu sudah menumpuk di pinggir jalan.
“Yang pasti bukan warga sini pelakunya, entah siapa yang membuang kesitu. Karena setiap hari kami tak pernah melihat siapa yang membuangnya, tiba-tiba sudah banyak saja itu sampah. Kayaknya malam hari itu yang membuangnya,” jelasnya.
Akibat penumpukan sampah itu, salah seorang warga menjadi korban. Sebab aliran sungai yang ada di wilayah itu, airnya juga mengalir ke lolam ikan miliknya. “Akibat sampah itu, aliran air dari sungai ke kolam saya sering tersendat. Apalagi kalau hujan deras, pasti mengakibatkan banjir,” keluhnya.
Atas kondisi itulah, dia juga meminta segera ada tindakan dari pemerintah. “Makanya harus segera ditangani oleh pemerintah. Karena kalau terus dibiarkan makin banyak lagi dan mengakibatkan musibah, baik penyakit maupun lainnya ke warga,” harapnya.
Sampai diterbitkannya berita ini, wartawan satelitnews.id belum dapat mengkonfirmasi pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang, baik via telepon maupun ditemui secara langsung. (nipal/aditya)
























