SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pengprov Kodrat Banten menggelar laga try in untuk menghadirkan lawan tanding buat dua petarungnya yang akan bertanding pada PON Papua XX Oktober mendatang. Muhamad Ari Fadli yang berlaga di kelas 58,1-61 kg serta Abidin di kelas 70,1-75 kg melakoni pertandingan di GOR Cibodas, Kota Tangerang, Minggu (13/6) pagi hingga sore.
Kedua atlet Banten tersebut menghadapi atlet asal 4 provinsi yakni Lampung, Riau, Jawa Barat dan Yogyakarta. Keduanya menjalani pertandingan menghadapi atlet tarung derajat yang level kemampuannya setara. Karena yang tampil pada laga try ini kemarin adalah atlet-atlet yang akan berlaga di PON XX Papua, Oktober nanti.
“Saya senang dan puas melihat perkembangan kemampuan atlet Banten pada pertandingan try ini kali ini, meski ada beberapa hal yang harus menjadi bahan evaluasi dalam menjalani latihan jelang PON, terutama dalam hal reflek atlet yang saya nilai masih harus ditingkatkan,”ungkap Agus Suryana, Ketua Umum Pengprov Kodrat Banten.
Agus menambahkan banyak nilai positif yang dihasilkan dari kegiatan try in yang diikuti atlet asal 5 provinsi ini buat atlet Banten. Selain bisa mengukur kekuatan dan kelemahan yang dimiliki atlet Banten, kegiatan ini juga membuat pelatih dan atlet Banten bisa mengintip kekuatan lawan yang dihadapi di PON nanti.
“Alhamdulillah kita sudah bisa petakan kekuatan lawan untuk kita gunakan saat di PON nanti. Kalau melihat apa yang dihasilkan dari kegiatan ini saya cukup optimis tarung derajat bisa memberi kontribusi buat Banten pada PON nanti,” tegas Agus.
Keyakinan serupa dikemukakan oleh Pelatih Tarung Derajat Banten Santoso. Dia menilai kemampuan kedua petarung Banten membuatnya optimis untuk bisa meraih prestasi di Papua. Meski secara teknik dan taktik masih terus akan ditingkatkan, namun semangat bertarung yang dimiliki Ari Fadli dan Abidin sudah menandakan kesiapan keduanya bertarung meraih prestasi terbaik.
Untuk semakin mematangkan kemampuan atlet sebelum bertarung di Bumi Cendrawasih, Santoso menyatakan akan kembali mengasah kemampuan atlet untuk dengan lebih mengedepankan latihan perbaikan teknik, taktik dan mental bertanding. Dan agar spirit yang dimiliki atlet juga meningkat, pihaknya telah mengajukkan kepada Pengprov Kodrat dan KONI Banten untuk bisa melakukan sentralisasi latihan selama seminggu. (jpg/gatot)