SATELITNEWS.ID, KARAWACI—Beda dengan yang lain, penjual bubur yang satu ini mencampurnya menunya dengan sop iga. Usaha kuliner yang terletak di Jalan Nila Raya Perum 1, Karawaci Baru Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini tak pelak digemari karena berbeda.
Adalah Abdul Basit (45) memulai usahnya sejak 21 tahun lalu. “Coba cari ide untuk membuka usaha makanan, karenakan zaman sekarang orang-orang suka yang unik. Terbesit lah untuk membuka bubur sop iga (bursoga),” ujarnya, Selasa (15/06/2021).
Basit mengaku, bisa membuat sop iga dari saat remaja. Pada waktu itu membantu bibinya berjualan warung makan. Selama enam tahun itu pula, ia mencoba resepnya. Tidak heran jika banyak yang mengatakan sop iga buatannya beda dari yang lain.
Sampai akhirnya timbul keinginanya membuat sop iga. Tetapi jika sop iga dihidangkan bersama nasi ia nilai sudah biasa. “Nah, setiap pulang kampung pasti makan bubur sop ayam yang berada di Cirebon. Bubur tersebut dihidangkan bersamaan dengan kuah sop ayam,” ucapnya.
Sayangnya setelah ia benar-benar membuka usahnya Basit ternyata dirinya belum paham betul bagaimana caranya untuk membuat bubur yang pas untuk dimakan bersama sop iga. Ia pun mencoba mencari penjual bubur yang enak yang biasa mangkal di salah satu rumah sakit bernama Jack. Tapi Jack memutuskan mengajarkan Basit cara menjual bubur. “Walaupun dikasih resep, ada yang diubah lagi agar pas rasanya saat dimakan sama sop iga dengan membuat bubur menjadi kental,” tuturnya.
Pada bulan pertama membuka usaha ini, Basit meraih langsung meraih omzet sebesar Rp 25 juta. Selama lima bulan terakhir mendapatkan keuntungan sebesar 39 juta. Tapi meski begitu, ada promo yang tersedia dari awal pembukaan hingga saat ini masih ada yaitu gratis bagi yang sedang ulang tahun dengan menunjukkan KTP dan kupon Jumat Berkah yang disebar secara acak. Untuk bisa menyantap semangkok sop iga sapi dengan bubur cukup dengan membayar 25 ribu. (mg03/made)
Baca Juga: Gubernur Andra Soni Sebut UMKM Jadi Penggerak Perekonomian Masyarakat
























