SATELITNEWS.ID, KARAWACI–Bermula dari pemutusan hubungan kerja (PHK) siapa sangka kini ia sudah mampu memperoleh omzet Rp 30 juta/perbulan. Adalah Indah Prasetiawandini (30) membuka usaha Keranjang Eyang berlokasi di Jalan Tanjung Raya Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada 19 April 2020.
Sebelum membuka usaha Keranjang Eyang, Indah bekerja di salah satu perusahaan aplikasi yang menjual sayuran secara daring. “Awal pandemi, tadinya hanya sales yang di-PHK, saya kan supervisor turun ke lapangan nyari-nyari costumer, belanja sayur terus juga handle costumer bekas sales juga. Ternyata nggak bertahan lama, dan saya pun di-PHK,” ujarnya, Selasa (21/06/2021).
Dari situ ia memutuskan untuk membuka usaha Keranjang Eyang. Akhirnya banyak costumer yang akhirnya tidak disuplai lagi. “Akhirnya diteruskan oleh usaha saya sendiri, dengan nama Keranjang Eyang,” tuturnya.
Dinamai Keranjang Eyang karena pengiriman yang dilakukan menggunakan keranjang yang terbuat dari anyaman berbahan dasar plastik. Sedangkan kata Eyang diambil dari panggilan anaknya kepada ibu kandung Indah. Keranjang Eyang yang terdiri dari berbagai macam jenis sayuran, rempah-rempah, yang berasal dari petani Bandung. Dan juga terdapat berbagai jenis ikan.
Ke depannya ia ingin membudidaya dengan metode hidroponik, seperti cabe, pakcoy, sawi. “Untuk saat ini kita masih ambil dari Bandung, kecuali kangkung sama bayam itu dari Sepatan, terus ikan juga dari sini, ” ujarnya.
Proses penjualan yang dilakukan dengan menghubungi costumer yang dahulu pernah berlangganan pada perusahaan tempatnya bekerja. Tidak hanya itu, ia juga menawarkan kepada beberapa ketua RT dan RW di sekitar rumahnya untuk membantu proses pemasaran produk yang sedang dijualnya.
Baca Juga: Siaga Hadapi Potensi Banjir, Kecamatan Karawaci Gelar Apel
Sistem penjualannya pun tidak jauh beda dari perusahaan dahulu tempat ia bekerja. Hanya saja para konsumen harus melakukan pembayaran terlebih dahulu kemudian sayuran tersebut bisa diantar tanpa biaya pengiriman se-Tangerang Raya. Pengiriman dilakukan setiap hari mulai pukul 03.00-07.00 WIB. “Dengan pesan hari ini, besok baru bisa kita antar. Karena kita pilih dulu. Nanti di Instagram ada link untuk pemesanan melalui grup Whatsapp bisnis,”tukasnya.
Selain bebas biaya pengiriman, keunggulan lain adalah jika sudah lima kali melakukan pemesanan bisa menjadi reseller dan mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Ibu dari dua orang anak ini membuka usaha Keranjang Eyang dengan modal Rp 5 juta. “Omzet awal perbulan cuma Rp 2,5 juta karenakan dulu hanya sayuran. Sekarang semua kebutuhan masak ada semua, omzetnya bisa sampai Rp 30 juta per bulan,” ucapnya.
“Kita juga mau nambah agen, karena sekarang baru dua yang di Pinang sama Rajeg. Jadi mereka bisa usaha dengan modal yang minim dan pemasaran pun kita bantuh,”tambahnya. Saat ini ia sudah mempunyai 13 orang pegawai yang masing-masing tugasnya berbeda. Mulai dari pengemasan (packing) hingga pemasaran produk. Dengan penjualan sudah mencapai Bekasi. (mg03/made)
