Selasa, 29 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

PPDB SMA di Banten Panen Kritikan, Gubernur Didesak Beri Penjelasan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 24 Jun 2021 11:09 WIB
Rubrik Edukasi, Headline, Pemprov Banten
PPDB SMA di Banten Panen Kritikan, Gubernur Didesak Beri Penjelasan

LAKUKAN PENDAFTARAN: Puluhan orangtua calon siswa baru mengantre untuk melakukan pendaftaran dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA jalur zonasi secara offline di SMA Negeri 2 Kota Tangerang, Rabu (23/6/2021). (DEDE KURNIAWAN/SATELITNEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERANG–Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA jalur zonasi di Provinsi Banten panen kritikan. Hingga hari ketiga, website pendaftaran PPDB masih saja lemot. Pemerintah Provinsi Banten diminta memberikan penjelasan tentang karut marutnya pelaksanaan PPDB tahun 2021.

Kabid SMA pada Dindikbud Provinsi Banten, Lukman, mengatakan bahwa pelaksanaan PPDB SMA saat ini melalui jalur luring. Yakni dengan menitipkan berkas kepada pihak panitia PPDB di sekolah untuk dapat diinput ke situs PPDB.

“Kami mengikuti arahan dari pak Gubernur, orang tua dipersilahkan datang ke sekolah untuk menyerahkan dokumen kepada sekolah dan nanti yang input pihak sekolah. Nanti orang tua siswa dipersilahkan untuk langsung pulang ke rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Rabu (23/6/2021).

Menurutnya, pelaksanaan pendaftaran dengan model seperti itu bukan berarti pendaftaran saat ini dilangsungkan secara luring. Namun tetap secara daring, hanya saja pihak sekolah yang mengakses situs dan menginput datanya. Tidak lagi mandiri per calon siswa.

“Tetap online, namun menggunakan jasa operator dari sekolah gitu. Maksudnya nanti ada panitia yang menginputnya. Kan kemarin ada yang mandiri dilakukan oleh siswa, itu kemarin memang banyak yang ngadat. Sekarang dikembalikan kepada sekolah sesuai dengan instruksi pak Gubernur,” ungkapnya.

Sedangkan untuk yang sudah mendaftar namun tidak dapat memantau perkembangan pendaftarannya, Lukman menuturkan bahwa mereka tidak perlu khawatir. Sebab, data mereka sudah terdata dalam database PPDB. “Sekarang (situs PPDB) sedang ditangani oleh tim IT agar nanti situsnya bisa diakses kembali,” katanya.

Baca Juga: 47 Sekolah Negeri di Banten Dipimpin Plt Kepsek

Menurut Lukman, situs PPDB SMA kembali error lantaran trafik pendaftar yang membeludak dalam satu waktu yang bersamaan. Sehingga, bandwith yang telah disediakan tidak mampu menampung jumlah trafik yang masuk.

“Ibarat pintu yang hanya sebesar itu, dimasukkan oleh banyak orang. Kami sudah antisipasi. Dari jumlah lulusan SMP 200 ribu lebih, kami sudah naikkan bandwithnya sampai satu juta. Namun kan itu kondisi bersamaan, sehingga tidak cukup bandwithnya,” ucapnya.

BeritaTerbaru

RAZIA : Penyidik Polda Banten, melakukan razia ke lokasi yang diduga menjadi tempat kencingan BBM jenis solar. (ISTIMEWA)

Razia Kencingan Solar Diintensifkan, Tim Polda Banten Temukan Drum dan Jerigen Kosong

Selasa, 29 Sep 2026 11:14 WIB
Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Senin, 28 Sep 2026 18:34 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, DPRD "Mencak-mencak"

Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, Anggota DPRD “Mencak-mencak”

Senin, 28 Sep 2026 14:28 WIB

Ia berkilah bahwa bukan Banten yang terjadi kendala dalam pelaksanaan PPDB. DKI Jakarta pun mengalami kendala yang sama. Padahal ia menuturkan, DKI Jakarta jika dibandingkan dengan Banten, infrastrukturnya lebih mumpuni.

“Jangankan kita, DKI yang infrastrukturnya sudah bagus saja sama apalagi kita. Yah itu kalau kita bandingkan dengan provinsi tetangga kita yang secara infrastruktur sudah mumpuni. Tapi kan Alhamdulillah, sebenarnya ini kan jalan. Cuma memang tidak stabil aja,” terangnya.

Tangerang Public Transparency Watch (Truth) Jupri Nugroho, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari Pemprov Banten, khususnya Gubernur, Wakil Gubernur maupun Kepala Dindikbud Provinsi Banten terkait dengan karut marutnya PPDB daring tersebut.

“Persoalan seperti ini terus berulang setiap tahun. Anggaran untuk pembuatan websitenya tentu tidak murah. Namun seolah dibiarkan karena dianggap sudah biasa,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga: Dindikbud Banten Bakal Tambah 8 Unit Sekolah Baru

Bahkan menurutnya, masyarakat saat ini dihadapkan pada ketidakpastian. Sebab, tidak ada kanal aduan untuk masyarakat mengadu yang disediakan oleh Dindikbud Provinsi Banten, terkait dengan kesulitan yang mereka hadapi.

“Sementara ketika masyarakat datang ke sekolah, justru pihak sekolah tidak dapat memberikan jawaban atas errornya website tersebut. Ditambah adanya larangan berkerumun, ini bisa saja dihindari jika sedari awal pihak terkait menyediakan kanal pengaduan sekaligus konsultasi,” ucapnya.

Bahkan, pihaknya menduga karut marut yang terjadi pada pelaksanaan PPDB merupakan hal yang disengaja atau by design. Hal itu dilakukan agar oknum-oknum tak bertanggungjawab dapat menitipkan nama-nama peserta didik titipan melalui jalur tidak resmi.

“Patut diduga tidak adanya keterangan resmi ataupun penjelasan dari Dindik Banten mengenai errornya website PPDB sebagai disengaja. Jangan sampai website error dijadikan oknum tidak bertanggung jawab untuk memasukan calon peserta didik melalui jalur tidak resmi, yang justru merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Maka dari itu, pihaknya mendesak kepada Kepala Dindikbud Provinsi Banten maupun Gubernur serta Wakil Gubernur, untuk memberikan keterangan secara resmi kepada masyarakat terkait persoalan errornya situs PPDB. Pihaknya juga menuntut kepada Pemprov Banten, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk mengakui bahwa mereka telah gagal dalam melaksanakan PPDB dari tahun ke tahun. Pihak panitia yakni Dindikbud Provinsi Banten pun dinilai tidak becus dalam melaksanakan tugasnya.

“Gubernur Banten memutuskan untuk (pelaksanaan PPDB) manual. Ini memperjelas ketidakbecusan panitia PPDB. Jika memang dirasa memang tidak mampu menjalankan secara daring, kenapa tidak sejak awal saja manual. Gubernur dan wakil Gubernur Banten harus juga mau mengakui bahwa telah gagal menyelenggarakan PPDB secara daring,” katanya.

Terakhir, pihaknya juga mendesak agar Dindikbud Provinsi Banten membuka secara luas anggaran pembuatan situs dan pelaksanaan PPDB. Dengan demikian, masyarakat dapat menilai kinerja penggunaan anggaran Dindikbud Provinsi Banten dalam hal pelaksanaan PPDB.

“Tentu catatannya adalah Dinas Pendidikan harus terbuka terkait pembuatan website dan anggaran untuk penyelenggaran PPDB 2021 ini, agar kemubaziran anggaran yang sudah dikeluarkan dapat dinilai oleh masyarakat,” tandasnya. (dzh/bnn/gatot)

Tags: dindikbud bantenjalur zonasiPPDB SMA 2021rugikan masyarakatwebsite error
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

KERING : Lebih dari 2.500 hektare areal persawahan di Kecamatan Tunjungteja mengalami kekeringan. Dua Daerah Irigasi (DI) yaitu Cisangu Atas dan Cisangu bawah tidak berfungsi meski sudah diperbaiki. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan

Senin, 28 Sep 2026 11:11 WIB
EVAKUASI : Masyarakat dan polisi melakukan evakuasi terhadap jenazah JN. (ISTIMEWA)
Banten Region

Jasad Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang Dipastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

Senin, 28 Sep 2026 11:05 WIB
Headline

U-Turn Rawabuntu Mulai Diuji Coba, Titik Bisa Berubah Tergantung Hasil Evaluasi 3 Hari

Senin, 28 Sep 2026 10:01 WIB
Merawat Tradisi dan Doa dari Kelenteng Lewat Ruwat Bumi dan Kirab Budaya
Headline

Merawat Tradisi dan Doa dari Kelenteng Lewat Ruwat Bumi dan Kirab Budaya

Minggu, 27 Sep 2026 18:18 WIB
BARANG BUKTI : Dua alat berat yang biasa digunakan menggali tanah, diamankan penyidik Polda Banten sebagai barang bukti pertambangan ilegal. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tambang Ilegal Kembali Ditutup, Dua Tersangka Diamankan ke Mapolda Banten

Minggu, 27 Sep 2026 13:00 WIB
7 Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk Ngamar oleh Satpol PP Kota Tangerang
Headline

7 Pasangan Bukan Suami Istri di Kota Tangerang Terciduk Ngamar

Minggu, 27 Sep 2026 12:57 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Selasa, 22 Sep 2026 15:35 WIB

Pemilahan Sampah Meluas, Infrastruktur Jadi Penentu

Kamis, 24 Sep 2026 12:11 WIB
85 Kasus Baru HIV Ditemukan di Lebak Selama 2026, Tiga Meninggal

85 Kasus Baru HIV Ditemukan di Lebak Selama 2026, Tiga Meninggal

Rabu, 23 Sep 2026 17:48 WIB
Jenguk Balita Stroke Iskemik, Bupati Tangerang Pastikan Pengobatan Gratis

Jenguk Balita Stroke Iskemik, Bupati Tangerang Pastikan Pengobatan Gratis

Rabu, 23 Sep 2026 19:18 WIB
Guru SDN Rajeg V Bawa Program Gerakan Bebas Mengajar di Lomba Kanvas Gemilang 2026

Guru SDN Rajeg V Bawa Program Gerakan Bebas Mengajar di Lomba Kanvas Gemilang 2026

Rabu, 23 Sep 2026 16:19 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.