Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ribuan Rumah Warga Teluknaga Kebanjiran

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Rabu, 14 Jul 2021 08:51 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Ribuan Rumah Warga Teluknaga Kebanjiran

MELUAP: Kondisi Kampung Kali Jaya, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga yang terendam air sungai, Selasa (11/7). Terlihat tiga orang anak sedang berjalan dan bermain air yang menggenangi jalan. (ALFIAN/SATELITNEWS.ID)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TELUKNAGA—Ribuan warga di Kecamatan Teluknaga rumahnya terendam air yang meluap dari anak Sungai Cisadane. Meluapnya air itu diduga akibat tersumbat sampah dan penyempitan di bagian hulu.

Warga Kampung Kali Jaya, Desa Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, Eva (40) mengatakan, bahwa sudah satu pekan ini warga di Kampung Kali Jaya, rumahnya terendam banjir akibat meluapnya anak Sungai Cisadane.

Apabila tidak turun hujan, kata Eva, air yang masuk ke dalam rumah hanya setinggi mata kaki. Namun apabila disertai hujan deras, air yang masuk ke dalam rumah bisa mencapai ketinggian 30 Cm.

“Udah ada satu minggu kurang lebih gini aja, kalau tidak hujan air mencapai mata kaki. Kalau turun hujan bisa 30 Cm,” ujar Eva kepada Satelit News, Selasa (11/7).

Eva yang mewakili warga Kampung Kali Jaya, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga berharap, pemerintah bisa segera mengatasi banjir tersebut. Pasalnya, air yang masuk ke dalam rumah akibat luapan anak Sungai Cisadane sangat menganggu aktifitas masyarakat.

Dia juga merasa khawatir, apabila didiamkan terlalu lama akan menyebabkan penyakit yang menular untuk masyarakat setempat. “Harapannya agar pemerintah bisa segera turun tangan mengatasi banjir ini. Karena selain menganggu, juga khawatir ada penyakit. Mana saat ini lagi masa pandemi,” katanya.

Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Sementara itu, Kepala Desa Sampung Melayu Barat, Shobur mengatakan, pihaknya akan menyurati Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang agar dilakukan normalisasi terhadap Anak Sungai Cisadane, sehingga persoalan luapan teratasi.

Lanjut Shobur, bahwa yang terdampak banjir luapan anak Sungai Cisadane tidak hanya warga Desa Kampung Melayu Barat, tetapi ada tiga desa lainnya, diantaranya Desa Lemo Muara, Kampung Besar, dan Pangkalan.

BeritaTerbaru

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB

“Ribuan warga yang rumahnya terendam. Kita akan menyurati DBMSDA agar dilakukan normalisasi,” tegasnya.

Menurut Shobur, ada tiga faktor yang menyebabkan air Anak Sungai Cisadane meluap dan menggenangi pemukiman warga, diantaranya banyaknya sampah yang menumpuk, sungai yang mulai dangkal, dan hulu sungai yang mulai mengecil atau menyempit. “Sehingga perlu dinirmalisasi,” pungkasnya. (alfian/aditya)

Tags: air sungai meluapdbmsda kabupaten tangerangkepala desa sampung melayu baratnormalisasi sungaiterendam air
Share1TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
Headline

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB
Headline

Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selasa, 8 Sep 2026 11:03 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap

TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap

Rabu, 2 Sep 2026 18:04 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Gabung Rayo Vallecano

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Gabung Rayo Vallecano

Rabu, 2 Sep 2026 21:09 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 09:18 WIB
Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Jumat, 4 Sep 2026 15:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.