SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Tak terima digonggong anjing pemilik rumah, warga Perumahan Karang Tengah Permai, Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang diserang sekelompok pemuda menggunakan senjata tajam. Akibat peristiwa itu, dua orang kakak beradik di perumahan tersebut yakni BD dan FAD terluka.
Adik korban, KD menceritakan peristiwa ini bermula ketika sekelompok pemuda mendapat gonggongan anjing miliknya pada Sabtu, (18/7/2021) lalu. Disinyalir kelompok tersebut melintas di depan rumahnya saat akan tawuran.
Tidak terima dengan gonggongan tersebut, kelompok pemuda itu pun menghujani rumah korban dengan batu. Beruntung, kejadian saat itu tidak membuat korban celaka lantaran langsung dibubarkan oleh warga setempat.
“Saat itu, (Sabtu/17/7/2021) kami di dalam rumah karena diserang. Kami juga sempat keluar tapi mereka banyak bawa senjata tajam dan beruntungnya malam itu kami dibantu warga bubarin mereka,” ujar KD, Rabu (21/7/2021).
Peristiwa itu pun membuat KD sekeluarga trauma. Mereka khawatir kelompok pemuda itu kembali datang menyerang rumahnya. Betul saja, serangan susulan itu pun terjadi pada Senin, (19/7/2021). “Senin malamnya mereka datang lagi. Banyak banget hampir 50 orang bawa sajam semua. Gedor-gedor rumah,” katanya.
BD dan FAD pun sempat keluar untuk mendinginkan suasana. Niat ingin menyelesaikan masalah itu dengan kepala dingin keduanya pun langsung diserang kelompok pemuda itu dengan senjata tajam. “Kakak saya diserang yang satu kena 9 tusukan di bagian punggung. Satu lagi kena di bagian tangan dan kaki. Beruntung kami langsung bawa ke rumah sakit dan dijahit,” jelasnya.
Baca Juga: Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
Tak terima, KD pun melaporkan kejadian yang menimpa keluarganya ke Polsek Ciledug. Dia berharap pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan aksinya. “Kami sudah lapor ke Polsek Ciledug, tapi mereka belum mengamankan satu orang pun. Kami berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengamankannya,” ungkapnya.
Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, pihaknya sudah menerima laporan korban dan kasus ini tengah didalami. “Kita sudah tangani dan sekarang masih mendalami keterangan pihak-pihak. Mohon dukungannya ya,” pungkasnya. (irfan/made)
























