Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

Dibangun Relawan dari Donasi, Permudah Akses Masyarakat

Melihat Jembatan Gantung Untuk Warga Perbatasan Tangerang-Serang

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 27 Jul 2021 09:22 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang
Dibangun Relawan dari Donasi, Permudah Akses Masyarakat

JEMBATAN GANTUNG: Relawan VRI melakukan pembangunan jembatan untuk warga di Desa Carenang Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang dan Desa Gunung Kaler Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. (IRFAN MAULANA/SATELIT NEWS.ID)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Sudah bertahun-tahun warga di Desa Carenang Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang dan Desa Gunung Kaler Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang tak merasakan jembatan.  Untuk berlalu-lalang, mereka harus menggunakan perahu eretan melintasi Sungai Cidurian yang menjadi pembatas kedua wilayah itu atau melalui jembatan yang lokasinya sangat jauh. Namun, kini warga dapat tersenyum dengan pembangunan jembatan gantung yang akan segera rampung.

IRFAN MAULANA, Gunung Kaler

Jembatan menjadi akses vital masyarakat yang seharusnya difasilitasi oleh Pemerintah. Melalui jembatan sebagai penghubung, masyarakat yang dibatasi dengan jurang atau sungai dapat melakukan aktivitas kehidupannya. Mulai dari aktivitas sosial hingga perputaran ekonomi.

Kendati demikian, hal tersebut sudah bertahun-tahun tak dinikmati oleh masyarakat pelosok di perbatasan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang tersebut. Biasanya, mereka mengandalkan perahu eretan untuk berlalu-lalang melintasi Sungai Cidurian yang menjadi pembatas kedua wilayah itu.

Melalui perahu itu, warga dapat membawa berbagai barang. Mulai dari hasil tani hingga motor. Pemilik perahu eretan pun tak mematok harga untuk sekali menyebrang sungai.

“Bayar seikhlasnya sih,” ujar salah satu warga Desa Carenang, Risan kepada Satelit News, Minggu (25/07/2021).

BeritaTerbaru

Tim aparat setempat, mengevakuasi korban diduga gantung diri, di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, (18/5/2026). (ISTIMEWA)

Warga Kibin Kabupaten Serang Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
TAMBANG ILEGAL : Tambang ilegal masih beroperasi diwilayah selatan selatan Kabupaten Lebak, teparltnya diwilayah perbatasan dengan Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. (ISTIMEWA)

Rencana Kenaikan Pajak MBLB Didukung, Pemprov Banten Diminta Benahi Tata Kelolanya

Senin, 18 Mei 2026 13:59 WIB
Jaring Atlet Potensial, 177 Pelajar Berkompetisi di Kejuaraan Sepak Takraw Kabupaten Tangerang

Jaring Atlet Potensial, 177 Pelajar Berkompetisi di Kejuaraan Sepak Takraw Kabupaten Tangerang

Senin, 18 Mei 2026 08:27 WIB
Toko Variasi Mobil di Sepatan Hangus, Kerugian Rp800 Juta

Toko Variasi Mobil di Sepatan Hangus, Kerugian Rp800 Juta

Minggu, 17 Mei 2026 20:01 WIB

Risan saat itu hendak menyeberang sungai membawa bibit padi yang ia peroleh dari Desa Gunung Kaler. Padi tersebut akan dia tanam di lahan sawahnya di Desa Carenang. Sekarung bibit padi itu dia bawa menggunakan sepeda motor.

Sebenarnya kata Risan terdapat jembatan yang menghubungkan kedua wilayah itu. Namun, lokasinya lumayan jauh sekira 3 kilometer dari jembatan gantung. Jembatan itu terbuat dari kayu hasil gotong royong warga setempat.

“Baru setahunan itu dulu sama warga dibuat pas lurah yang dulu,” kata Risan.

Jembatan tersebut memiliki panjang sekira 20 meter dengan lebar dua meter setengah. Lebar itu pas untuk dilewati oleh mobil. Kendati begitu, hanya sepeda motor yang dapat melintas. Khawatir, bila mobil yang melintas tidak akan dapat menopang bebannya.

Masyarakat pun turut waspada bila melintasi jembatan itu. Pasalnya sebagai kayu yang digunakan sebagai alas sudah mulai copot. Selain itu, terdapat pula jembatan beton. Namun lokasinya lebih jauh lagi. Sekitar 7 kilometer dari jembatan gantung.

“Kalo pakai eretan warga di sini lebih cepat aktivitasnya. Karena kan bukan petani saja. Tapi juga warga yang kerja di pabrik-pabrik,” tutur Risan.

Menggunakan perahu eretan pun menjadi dilema pula bagi warga dua wilayah itu. Mereka pun was-was dengan deras air sungai Cidurian. Terlebih di musim hujan. Mau tak mau, mereka harus menggunakan jembatan yang lokasinya lebih jauh itu.

“Kalau yang sudah biasa mah biasa saja. Tapi memang kalau arusnya deras nggak bisa dipakai,” kata Risan.

Mereka juga tidak bisa 24 jam menggunakan jasa itu. Perahu eretan hanya beroperasi dari pagi hingga sore. Sehingga, bila ada keperluan pada malam hari maka warga terpaksa menggunakan akses yang lebih jauh. Belum lagi kondisi penerangan jalan yang minim. Membuat mereka harap-harap cemas.

Kini warga dua wilayah itu dapat tersenyum. Pasalnya, VRI beserta relawan yang tergabung segere merealisasikan jembatan gantung untuk menghubungkan aktivitas dua warga di dua wilayah tersebut.

“Terima kasihlah untuk jembatan ini untuk penyeberangan. Kalo malam tadinya harus muter sekarang kalau sudah ada jembatan, Alhamdulilah. Bisa gerak cepat,” kata Risan.

Relawan dari Vertical Rescue Indonesia (VRI) bekerja sama dengan Kodam III Siliwangi kini sedang membangun jembatan untuk warga di dua wilayah itu. Nampak pembangunan jembatan gantung sepanjang 100 meter yang sudah dilakukan sejak tiga pekan lalu itu akan segera rampung.

“Jembatan ini program lanjutan kerja sama dengan Kodam III Siliwangi, yang dinamai Jembatan siliwangi. sekarang sudah jembatan Siliwangi 6,” kata salah satu relawan Vertical Rescue Indonesia, Dadan Ridwan Hamdani.

Pria asal Bandung ini menjelaskan awalnya VRI mendapat informasi soal desa pelosok yang minim akses. Terutama jembatan. Hal itu pun langsung mendorong VRI untuk membangun jembatan melalui donasi.

“Awalnya ini jembatan dibangun dapat informasi dari warga yang membutuhkan sekali jembatan. Kita langsung tinjau lokasi dan benar. Kebetulan juga ada donatur dari Yayasan Bunda Suci (yayasan kemanusiaan),” kata dia.

Warga pun antusias. VRI bersama relawan lainnya pun mendapat bantuan warga dalam proses pembangunannya. Ditargetkan jembatan ini akan rampung dalam waktu dekat.

“Karena ini non pemerintah yah. Jadi mereka (warga) antusias. Kami juga dibantu dengan relawan yang lain. Jembatan ini dua atau tiga hari lagi selesai. Kondisi sekarang ini 90 persen,” katanya.

Dadan mengungkapkan kegiatan ini merupakan program VRI yakni ekspedisi seribu jembatan gantung untuk Indonesia. Artinya pembangunan jembatan tak hanya dilakukan di lokasi tersebut saja. Melainkan di seluruh Indonesia.

“Kebetulan yang di Carenang ini (Perbatasan Tangerang-Serang) jembatan yang ke- 126. Dan untuk di Banten kita sudah bangun 9 jembatan gantung. Untuk program ini sudah di 16 provinsi,” katanya.

Ridwan berharap pembangunan jembatan yang dilakukan ini dapat membuat kehidupan warga menjadi lebih baik. Terutama dalam melakukan aktivitas sosial, kemanusiaan hingga perputaran ekonomi mereka dapat lebih maksimal. (*)

Tags: Desa CarenangKabupaten Serangmusim hujanpabrik
Share1TweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 19:34 WIB
Sampah Liar Menumpuk di Jalan Rawa Kucing Neglasari
Headline

Sampah Liar Menumpuk di Jalan Rawa Kucing Neglasari

Minggu, 17 Mei 2026 19:05 WIB
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, saat membuka acara Peringatan Milad ke-20 Persatuan Guru Madrasah Indonesia Raya (PGMI Raya) Kabupaten Serang tahun 2026, di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Sabtu (16/5/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Zakiyah Naikkan 50 Persen Insentif Guru Madrasah dan Guru Ngaji

Minggu, 17 Mei 2026 18:56 WIB
Hormati Jasa Pejuang, Pemkab Tangerang Pugar Makam Ki Mauk
Headline

Hormati Jasa Pejuang, Pemkab Tangerang Pugar Makam Ki Mauk

Minggu, 17 Mei 2026 18:56 WIB
Pasokan KDKMP Terhambat, Bupati Tangerang Desak Bulog dan Pertamina Percepat Dukungan
Kabupaten Tangerang

Pasokan KDKMP Terhambat, Bupati Tangerang Desak Bulog dan Pertamina Percepat Dukungan

Minggu, 17 Mei 2026 18:38 WIB
MEMBERIKAN KETERANGAN : Sekda Banten Deden Apriandhi, memberikan keterangan terkait rencana perubahan tarif pajak MBLB. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tingkatkan PAD, Pemprov Banten Kaji Kenaikan Pajak MBLB

Minggu, 17 Mei 2026 14:29 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

The Special One Kembali ke Real Madrid

The Special One Kembali ke Real Madrid

Senin, 18 Mei 2026 16:48 WIB
Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi

Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi

Kamis, 14 Mei 2026 12:13 WIB
16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Dipicu Masalah Ekononi Hingga Judol

16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Mayoritas Ini Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 16:35 WIB
PENANDATANGANAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki (kanan), menyaksikan penandatanganan berita acara usulan pemberian penghargaan karena berhasil mengamankan arus mudik Lebaran 2026. (ISTIMEWA)

Berhasil Amankan Arus Mudik, Polda Banten Diusulkan Dapat Penghargaan

Senin, 18 Mei 2026 16:41 WIB
Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Selasa, 12 Mei 2026 18:55 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.