SATELITNEWS.ID, SERPONG—Sejumlah pedagang di Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, memilih menutup tempat usahanya. Mereka memilih tutup lantaran pendapatannya menurun drastis sejak pandemi Covid-19 serta kian mahalnya harga sewa toko.
Rata-rata toko yang tutup itu adalah para penjual pakaian. Ada juga yang memilih menyewakan tokonya. Bahkan ada juga yang dijual. Di beberapa toko yang tutup terpampang tulisan ‘Disewakan’.
Salah seorang pedagang Yunus (40) mengatakan saat ini banyak pedagang yang memilih tutup lantaran pendapatannya menurun drastis sejak masa pandemi. Kebanyakan dari mereka adalah pedagang pakaian dan makanan.
“Omzetnya turun, sementara harga sewa toko lumayan mahal, jadi mereka memilih tutup,” kata Yunus, Selasa (03/8/2021).
Penurunan omzet selama masa pandemi menurutnya cukup signifikan. Yakni di atas 50 persen. Terkait adanya perpanjangan PPKM, Yunus mengaku setuju tak setuju karena aturan tersebut sangat berdampak pada kelangsungan usaha. “Sebelum PPKM diterapkan, pembeli memang sudah sepi, apalagi ada PPKM. Ya setuju nggak setuju,” tuturnya.
Senada diungkapkan Iwan (43) pedagang lainnya. Dia mengaku banyak toko pakaian dan makanan yang tutup. Toko-toko itu tutup semenjak pandemi Covid-19 karena tidak sanggup membayar biaya sewa dan turunnya pendapatan.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya
“Ini pada nggak kuat bayar kontrakan, kontrak mahal, pengurus lingkungan mahal, tiap tahun naik, ada yang Rp30 juta, ada yang Rp25 juta. Lihat saja toko yang di sana, lebih banyak lagi toko yang tutup,” kata Iwan.
Situasi berbeda terlihat di bagian penjual sayur mayur. Tampak pembeli yang datang ramai dan mengenakan masker namun masih dapat saling jaga jarak. (jarkasih)
























