SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mulai melaksanakan vaksinasi bagi ibu hamil, Kamis (19/08/2021). Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan serentak di 38 puskesmas yang ada di Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil di Kota Tangerang menargetkan 3157 orang. Adapun untuk pelaksanaan vaksinasi pada tahap pertama dilakukan di tiga puskesmas dan di satu RSUD Kota Tangerang.
Kedepan, secara bertahap vaksinasi bagi ibu hamil akan dilakukan di 38 puskesmas dan 32 rumah sakit yang ada di Kota Tangerang. Semua fasilitas kesehatan itu nantinya akan melakukan percepatan vaksinasi, bahkan untuk itu juga telah bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
“Kalau berdasarkan angka kelahiran tahunan, ada 38 ribu. Nah itu merupakan target total dalam satu tahun, untuk saat ini kita kejar target sasaran 3.157,”ungkap Wali Kota ditemui saat meninjau vaksinasi ibu hamil di Puskesmas Karawaci Baru, Jalan Tenggiri, RT 002/RW004, Kelurahab Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci.
Wali Kota pun mengungkapkan melalui petugas kesehatan yang ada, warga yang hamil dimotivasi untuk mau di vaksin karena bertujuan untuk mengurangi risiko keburukan jika terpapar. “Kalau untuk angka kematian ibu hamil secara nasional itu tinggi, kalau di Kota Tangerang tercatat lima orang yang meninggal karena Covid,”imbuhnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni menambahkan, jenis vaksin yang digunakan dalam vaksinasi ibu hamil ini yakni Sinovac. Kemudian dalam mengantisipasi gejala pihaknya sudah memiliki Tim KIPI yang terdiri dari dokter spesialis. “Misalnya ada KIPI paska vaksin maka akan ditangani lebih dulu di faskes yang melakukan vaksinasi, namun apabila tidak bisa putus maka bisa naik ke Pokja KIPI Kota,”katanya
Baca Juga: Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik
Kendati demikian, pihaknya secara ketat melakukan skrining dengan ketat kepada ibu hamil yang akan di vaksin. Untuk itu, dalam pelaksanaan vaksinasi ini bekerjasama dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). (made)
























