SATELITNEWS.ID, CISOKA—Warga di Kampung Angsana, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, digegerkan dengan adanya penemuan seorang pria dengan posisi sedang duduk di atas jok motor dan kondisinya sudah meninggal dunia, Senin (23/8). Pria yang belakangan diketahui bernama Irfan Arif (45) ini, diduga meninggal karena sakit paru-paru.
Kapolsek Cisoka AKP Nur Rochman mengatakan, pria tersebut pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat pada pukul 07.00 WIB. Di mana, dua orang saksi itu awalnya hendak membangunkan korban.
Namun nyatanya pada pukul 07.00 WIB, kedua saksi kembali melihat korban terduduk di atas jok motornya dengan nomor polisi B-6076-NBJ. Ketika itu, kedua saksi menghampiri yang bersangkutan dan membangunkannya. Namun ketika dibangunkan Irfan Arif tidak merespon sama sekali.
“Jadi pada pukul 03.00 WIB, kedua saksi ini sedang keliling dan sudah melihat korban, dimana korban atau yang bersangkutan saat itu sedang membereskan sesuatu di motornya. Pukul 07.00 WIB pagi, saksi melihat korban tidur di atas motor dan mencoba membangunkan tetapi diam saja,” kata Nurokhman kepada Satelit News, Senin (23/8).
Adanya hal itu, kedua saksi langsung melaporkan ke petugas Kepolisian Sektor Cisoka. Di sana, petugas melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kata Nurokhman, dalam pengecekan, secara kasat mata tidak ada memar atau luka pada tubuh korban, hanya ada satu obat jenis antibiotik.
“Dari tubuhnya tidak ada luka atau memar, hanya ada obat antibiotik. Sebagai tindak lanjut, korban kami bawa ke rumah sakit untuk evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Baca Juga: Kenaikan Harga Oli dan Suku Cadang Naik, Pengendara Motor di Tangsel Mengeluh
Menurut Nurokhman, Irfan Arif merupakan Warga Kampung Buaran Jati, Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Hal itu diketahui setelah anak dari korban yang berinisial RS mendatangi Mapolsek Cisoka.
“Jadi anak korban mengetahui ayahnya meninggal dari Medsos dan mendatangi Polsek Cisoka,” katanya.
Menurut informasi dari pihak keluarga korban, bahwa Irfan Arif ini mengidap penyakit paru-paru dan masih berobat jalan. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Keluarga langsung menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah sudah diurus keluarga dan akan segera dibawa pulang untuk dikebumikan,” pungkasnya. (alfian/aditya)
