SATELITNEWS.ID, SERANG–Berbagi kebahagiaan tak perlu dengan kemewahan. Seperti yang dilakukan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, walau sederhana namun ribuan anak yatim dibuatnya bahagia dan senang.
Hal itu ternyata, merupakan rutinitas tahunannya bersama jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Serang, yaitu berbagi dengan yatim dalam acara “Lebaran Anak Yatim”.
Saat pandemi ini, konsep kegiatan yang sebelumnya terlihat meriah dan tampak kerumunan ribuan masa. Kali ini, digelar terbatas dan sederhana namun kesan dan pesan inti acara tetap tercapai.
“Selama dua tahun ini (saat pandemi,red), kita tidak bisa merayakan secara besar-besaran. Sebelumnya banyak mainan anak-anak, aneka jajanan gratis. Sekarang, digelar sederhana dan simbolis. Kita laksanakan dengan protokol kesehatan,” kata Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, usai acara di Lapangan Tenis, Setda Pemkab Serang, Kamis (26/8/2021).
Kata Tatu, kegiatan ini digelar dalam rangkaian Tahun Baru Islam, sekaligus menyambut 10 Muharam 1443 H. “Sebelum pandemi Covid-19, di Pendopo Bupati Serang ramai oleh anak yatim. Bukan hanya saat Muharam, sehari-hari juga kita selaku umat muslim punya kewajiban untuk memperhatikan anak yatim, kita buat mereka bahagia,” ujarnya.
Ada sekira 1.000 anak yatim yang disantuni, namun yang hadir dalam kegiatan ini hanya 29 anak, perwakilan dari kecamatan. “Nanti Baznas dan Camat, mendistribusikannya kepada anak yatim. Semoga tahun depan bisa meriah, seperti sebelumnya, dan semua bisa berkumpul dan bermain di Pendopo Bupati,” harapnya.
Baca Juga: Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa
Tatu juga mengajak masyarakat, untuk menunaikan kewajiban zakat serta rutin berinfak dan sedekah. Saat ini katanya, Baznas dan Pemkab Serang tengah memaksimalkan perolehan zakat dan sedekah dari kalangan pelaku industri.
“Zakat kita tunaikan untuk keselamatan diri dan keselamatan harta. Kita tolong menolong, untuk yang tidak mampu secara ekonomi,” tandasnya.
Terkait rencana Kemensos memberikan bantuan untuk anak yatim, Tatu menyambut baik. “Kemampuan kita terbatas. Jika banyak yang membantu, tentu lebih baik. Jika ada bantuan Kemensos, kami menyambut baik dan kami sudah punya data anak yatim lengkap,” pungasnya .
Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Serang, Badrudin mengatakan, pihaknya tahun ini punya target perolehan zakat infaq sedekah sebesar Rp 14 Miliar. Perolehan sementara Rp 10 Miliar.
“Kita masih ada waktu 4 bulan, InsyaAllah tercapai. Kalau perusahaan, memang banyak pemiliknya bukan muslim. Tapi kita target ke karyawaannya. Akan kita maksimalkan, dan semoga perusahaan dan karyawan terketuk hatinya, minimal untuk infaq,” imbuhnya. (sidik)
























