SATELITNEWS.ID, TANGERANG—DPRD Kota Tangerang terus mematangkan rencana pembentuk Pansus Bansos. Ketua DPRD Kota Tangerang pun sudah meminta Badan Musyawarah (banmus) DPRD untuk menjadwalkan untuk pembentukan Pansus Bansos.
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menjelaskan, para inisiator Pansus Bansos sudah menemui dirinya untuk memastikan kelanjutan pembentukannya. “Untuk pansus ini memang diusulkan dari delapan fraksi atau seluruhnya. Setiap fraksi ada perwakilannya, dari 50 anggota dewan ada 26 yang mengusulkan dan tanda tangan,” terang Gatot, Minggu (05/09) di Kelurahan Kebon Besar, Batuceper usai melaksanakan bakti sosial DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang.
Gatot memastikan target dari pansus nantinya adalah rekomendasi sistem manajemen pengelolaan bansos. Mulai dari pendataan, calon penerima dan distribusi, termasuk bentuk isi. “Tepat sasaran semangatnya, jangan sampai seperti beberapa waktu lalu,” ucapnya. Ia mengatakan, bukan hanya terkait bansos dari Kota Tangerang, tetapi juga dari provinsi dan pusat harus diterima oleh warga apa adanya.
Ia mengatakan, dengan dibentuknya pansus ini, dirinya yakin akan ada perubahan manajemen pengelolaan bansos. Terlebih nanti akan dikeluarkan rekomendasi dari wakil rakyat.
Ia mengatakan, selama ini berdasarkan hasil dengar pendapat, temuan di lapangan yang banyak dijumpai di antaranya adalah soal pendataan awal. “Seperti orang yang sudah meninggal tetap terdata, ini juga menjadi pertanyaan,” terangnya. Berikutnya adalah terkait pemotongan. “Berdasarkan laporan itu akhirnya teman-teman akhirnya mengusulkan pembentukan bansos,” katanya.
Terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Baihaki menyatakan, pihaknya sudah menugaskan anggota yang duduk di komisi berwenang (Komisi II) untuk mendalami masalah ini melalui pengkajian dalam rangka membela kepentingan masyarakat. “Masyarakat harus terlayani dengan baik, khususnya untuk mendapatkan haknya,” jelasnya.
Baca Juga: Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Dorong Pengawasan MBG Diperkuat
Dia mengatakan, langkah Partai Demokrat tidak ada kaitannya dengan suka atau tidak suka kepada pemerintah, melainkan bagaimana memperbaiki kondisi yang ada sekarang. “Oleh karenanya kami akan mengumpulkan bukti yang otentik,” jelasnya. Terlebih sudah ada temuan-temuan yang didapati oleh pihaknya dan sedang dipelajari. “Nah tentunya di dewan sendiri Partai Demokrat dalam posisi yang ingin menyeriusi hal ini. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan, bahwa nanti bentuknya pansus atau apa pun masih dalam pengkajian di dewan,” ucapnya. (made)




















