SATELITNEWS.ID, LEBAK—Kisah remaja asal Tutul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak bernama Adelia Agustina (16) ini sungguh tragis. Ia tenggelam di sungai justru sesaat setelah merayakan ulang tahun kekasihnya. Korban dinyatakan tenggelam setelah terpeleset dan tenggelam di sungai Ciujung, tepatnya di Kampung Salahaur, Kelurahan Cijoro Lebak, sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (07/09/2021).
Kini, warga bersama BPBD dan Muspika tengah melakukan pencarian dengan menyisir sungai tersebut. Saat itu ia korban berniat membersihkan pakaiannya yang belepotan telur mentah usai merayakan HUT pacarnya.
Salah seorang teman sekaligus saksi tenggelamnya gadis tersebut Muhamad Tiar berupaya menolong korban. Namun Tiar tidak bisa berbuat banyak ketika derasnya aliran air menenggelamkan gadis itu. Hingga pukul 15.30 WIB, Adelia belum juga ditemukan dan pencarian terus dilakukan oleh tim BPBD, muspika dibantu warga sekitar.
“Awalnua habis merayakan ulang tahun di rumah pacarnya, Adelia ke sungai bersama rekan-rekannya untuk bersih-bersih. Namun, ketika akan bersih-bersih di atas getek, tiba-tiba terpeleset dan hilang tenggelam,” kata M Tiar di lokasi kejadian kepada wartawan, Selasa (07/09/2021). “Saya berusaha untuk menolong korban. Namun tidak berhasil, karena air sungai Ciujung lumayan deras,” timpal Tiar.
Kata Tiar, selapas kejadian tersebut ia dan rekan-rekan korban meminta pertolongan masyarakat. Selanjutnya, melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, tim dari BPBD, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Polri, dan TNI, tiba di lokasi. Mereka melakukan pencarian di bantaran sungai.
“Tim Search And Rescue (SAR) gabungan juga melakukan pencarian menggunakan perahu karet. Mereka menyisir dari titik tenggelam hingga ke daerah hilir dengan radius ratusan meter,” ujarnya.
Baca Juga: SAR Banten Selamatkan 7 ABK Kapal Ikan Cakalang Asal Pekalongan
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama membenarkan adanya peristiwa tenggelam di aliran sungai Ciujung. Setelah mendapat laporan ia bersama anggota langsung terjun ke lokasi untuk membantu mencari korban. Namun hingga saat ini belum ditemukan.
“Sesuai SOP pencarian akan dilakukan sampai sore ini, jika belum ditemukan akan dilanjutkan esok harinya. Mengingat, cuaca dan kondisi malam tidak memungkinkan anggota turun ke sungai maka akan dilanjutkan esoknya,” pungkasnya.(mulyana/made)





















