SATELITNEWS.ID, KAB TANGERANG—Memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang gelar vaksinasi rabies gratis untuk hewan-hewan peliharaan di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD), Jumat (24/09/2021). Masyarakat bisa membawa hewan peliharaannya seperti anjing, kucing, kera, dan musang.
Salah seorang dokter hewan yang memberikan pelayanan vaksin rabies, Eka Sulistianingsih mengatakan, Hari Rabies Sedunia (HRS) merupakan kampanye global yang diselenggarakan pada 28 September setiap tahunnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan dan pengendalian penyakit rabies. Katanya, secara statistik 98 persen penyakit rabies ditularkan melalui gigitan anjing, dan 2 persen penyakit tersebut ditularkan melalui kucing dan kera.
Berdasarkan informasi yang diberikan Kementerian Kesehatan Indonesia, dalam 5 tahun terakhir (2015-2019) kasus gigitan hewan penular rabies dilaporkan berjumlah 404.306 kasus dengan 544 kematian. Saat itu ada lima provinsi dengan jumlah kematian tertinggi antara lain Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Sedangkan kejadian luar biasa (KLB) rabies tahun 2019 terakhir dilaporkan terjadi di Nusa Tenggara Barat.
Hal itu menunjukkan upaya pengendalian rabies di Indonesia memerlukan langkah terstruktur dan sistematis. Peran pemerintah dan lintas sektor masih sangat dibutuhkan dalam mengatasi permasalahan tersebut. “Vaksinasi rabies dikhususkan untuk hewan-hewan peliharaan, ” kata Eka kepada Satelit News.Id, Jumat (24/09/2021).
Lanjut Eka, hewan yang hendak divaksin tentunya harus memenuhi syarat, diantaranya hewan tersebut harus berumur di atas 4 bulan, tidak sedang hamil, dan hewan dalam keadaan sehat. Sebelum dilakukan vaksinasi, hewan diperiksa suhu tubuh dan kesehatannya terlebih dahulu. ” Hewan harus berumur di atas 4 bulan, tidak sedang hamil ataupun sakit, ” katanya.
Sementara itu, Ica yang berasal dari komunitas pecinta kucing mengatakan, dirinya membawa dua kucing peliharannya untuk dilakukan vaksin. Hal itu merupakan antisipasi agar tidak tertular virus rabies, dan agar hewan kesayangannya itu bisa tetep sehat. “Kucing kan kalai bercanda suka gigit, jadi bahyaa kalau tidak divaksin anti rabies. Maka dari itu, untuk berjaga-jaga harus divaksin, ” ujarnya.
Baca Juga: DPKP Kabupaten Tangerang Uji Coba Tanam Padi Sistem Tabela
Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Dini Hardiyanti menambahkan, para pecinta hewan sangat antusias dengan adanya vaksinasi anti rabies.
Para pecinta hewan berbondong-bondong mendatangi acara vaksinasi hewan dalam rangka memperingati hari anti tabies yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang. Namun, para pecinta hewan yang datang tetap mematuhi protokol kesehatan. “Mereka sangat antusias, ramai datang ke acara vaksin hewan ini. Semua yang datang wajib mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, ” tambahnya (alfian)
























