SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Sekelompok warga di Kampung Cimenteng, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, mendapatkan pembinaan aqidah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang, yang berlangsung sejak Sabtu (25/9/2021) hingga Senin (27/9/2021).
Mereka mendapat pembinaan aqidah, dikarenakan sebelumnya telah diketahui melakukan kegiatan ajaran sesat Hakdzat, yang dipimpin inisial MN, KI dan SM. Kegiatan yang dikuti sekitar 40 orang warga lingkungan sekitar Kampung Cimenteng, dan masih satu keluarga itu, diketahui dilakukan sejak tahun 2020 lalu.
Usai dibina, akhirnya semua pengikut aliran Hakdzat itu bertaubat, dan kembali kepada jalan yang benar sesuai ajaran Agama Islam.
Camat Sumur, Heru membenarkan, di wilayah yang dipimpinnya muncul aliran Hakdzat, yang ajarannya menyimpang dari ajaran Agama Islam.
“Ada laporan aliran Hakdzat. Dari pengakuan mereka, kalau Solat Fardhunya sama dengan ajaran Agama Islam. Hanya saja, solat sunnah yang mereka laksanakan, mengikuti arah empat mata angina, serta solatnya tidak ada ruku yakni, langsung sujud. Begitu-pun bacaan takbir yang digunakan, sesuai dengan kepercayaan mereka,” kata Heru, Senin (27/9/2021).
Katanya, aliran itu diikuti puluhan warga dan yang berstatus masih satu keluarga, di Kampung Cimenteng.
Baca Juga: Koramil 0106/Menes Kodim 0601/Pandeglang Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung
“Tercatat, ada sekitar 30 sampai 40 orang pengikutnya. Mereka itu mayoritas satu keluarga. Hanya saja rumahnya terpisah-pisah, dan sebagian besar jemaah aliran itu ada di sekitar Kampung Cimenteng,” terangnya.
Menurutnya, para pengikut aliran Hakdzat telah diberikan pembinaan oleh para tokoh masyarakat, desa setempat, Kecamatan, MUI Kabupaten, Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (Bakor Pakem), hingga Abuya KH Muhtadi Cidahu, Cadasari.
“Sebetulnya aliran itu sudah dilakukan pembinaan dari tahun kemarin, dan sampai tahun ini,” tegasnya.
Ditambahkannya, para pengikut aliran Hakdzat telah mengaku bertobat, dan kembali kepada ajaran Agama Islam. “Dari tahun kemarin, mereka sudah mendapat pembinaan dari Abuya. Sekarang, sudah pulang ke rumahnya masing-masing. Kemarin (Sabtu,red) MUI Kabupaten Pandeglang, melakukan pembinaan,” tandasnya. (nipal)

















