SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang kini memiliki Kampoeng Kuliner. Sesuai namanya, di kampung itu dibangun tempat berdagang. Lokasinya persis berada di pinggir Jalan Prabu Siliwangi Raya.
Sebelumnya, kondisinya semrawut dan kumuh ditambah lokasi di belakangnya berupa kebun kosong kerap dijadikan tempat nongkrong untuk kegiatan negatif membuat warga setempat resah dan berupaya mengubah wajah perbatasan Kota dengan Kabupaten Tangerang itu menjadi lebih aman, nyaman, tertata dan rapi.
Warga setempat dinisiasi oleh Ketua RW 17 Kelurahan Uwung Jaya, Basuki Rahmat bersama para ketua RT melakukan penataan sejalan dengan program yang digulirkan oleh Pemkot Tangerang yakni kampung tematik. Sesuai dengan tempatnya kampung tematik diberi nama Kampoeng Kuliner.
Saat itu bulan November tahun 2019 Basuki baru saja menjabat sebagai ketua RW. Ia mulai melaksanakan program kampung tematik dengan melakukan penataan lokasi tersebut. Sebanyak puluhan pedagang didata untuk bergabung dalam program kampung kuliner. “Dari 30 pedagang tersisa 17 pedagang yang kami utamakan adalah warga Uwung Jaya dapat menempati kios-kios yang disediakan,”ujar dia.
Setelah melakukan pendataan, warga melakukan pembongkaran lapak pedagang yang berada di depan bahkan sampai menutupi trotoar. “Kami bergotong royong membangun kios-kios usaha di belakangnya,” ujar dia.
Kemudian di sekitar kios dipercantik dengan dihijaukan dengan tanaman, dicat warna-warni, dibangun gapura kampung kuliner dan ditambah lampu hias. Meski sempat vakum karena pandemi Covid-19 kini kampung kuliner Kini “Tujuannya agar pengunjung nyaman berada di kampung kuliner ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Dorong Kampung Tematik Berbasis Wisata
Berbeda dengan kampung tematik lainnya, Kampung tematik di Uwung Jaya ini mengangkat potensi kuliner sebagai destinasi wisata masyarakat. Basuki Rahmat mengatakan, dibangunnya kampung kuliner sebagai kampung tematik bertujuan menjadikan wilayah tersebut sebagai destinasi wisata dalam hal ini wisata kuliner. Selain itu kehadiran Kampung kuliner bertujuan menggerakan roda perekonomian khususnya bagi masyarakat setempat.
“Bagi warga Kota Kampoeng kuliner bisa menjadi pilihan untuk menikmati berbagai kuliner sehingga tak perlu jauh-jauh mencari tempat kuliner, seiring pelonggaran PPKM kami juga menyediakan fasilitas live music setiap akhir pekan,” katanya.
“Kemudian juga bisa menjadi pilihan warga luar yang sedang berkunjung ke Kota, apalagi lokasinya strategis berbatasan dengan kabupaten Tangerang,” sambungnya. Ada pun jenis kuliner yang dapat dinikmati terbilang lengkap mulai dari bubur ayam, soto ayam, kopi dan teh hingga makanan khas Kota Tangerang yakni Laksa. (made)


















