SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang kerap melakukan pengawasan secara ketat bersama Tim Koodinasi (Timkor).
Termasuk dalam verifikasi agen E-Waroeng, Dinsos setempat menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) seperti, Kepolisian, Kejaksaan dan Kodim, juga bank BTN yang tersebar di 35 Kecamatan.
Pihaknya berharap, program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat, dan menyentuh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang benar – benar membutuhkan.
“Program Bansos (BPNT) sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi di masa pandemi Covid-19, bantuan sosial yang digulirkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI ke Pandeglang, telah direalisasikan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” kata Nuriah, Kepala Dinsos Pandeglang, Minggu (14/11/2021).
Katanya, sejak program tersebut digulirkan hingga sekarang, terealisasi secara tepat, cermat dan terukur, dan memedomani aturan yang telah ditetapkan. Sehingga, program tersebut mampu memberikan manfaat bagi para KPM.
“Para agen (E-Waroeng), juga telah menandatangani pakta integritas. Dengan begitu, pengadaan kebutuhan BPNT mengedepankan tepat harga, tepat sasaran, tepat kualitas, terukur dan terarah,” tambahnya.
Baca Juga: Kepala Dinsos Pandeglang Tegaskan Tak Boleh ada Pemotongan Bansos
Terkait pembentukan E-Waroeng pada tahun 2019-2020 tambahnya, dilakukan verifikasi langsung oleh pihak Bank. Sebab, waktu itu dalam Pedum tidak ada kewenangan Dinsos memverifikasi agen E-Waroeng.
Namun pada tahun 2021, sesuai Permensos Nomor 5 Tahun 2021, melalui Timkor bersama Dinsos melakukan verifikasi agen E-Waroeng untuk di SK-kan oleh Kemensos.
“Saat ini, dari 280 agen E-Waroeng yang telah diverifikasi, sudah sekitar 80 persen dinyatakan selesai,” tandasnya.
Sementara, agen E-Waroeng di Kecamatan Cimanggu, Mukhtar menyatakan, program BPNT di Pandeglang sudah sangat optimal. “Verifikasi agen E-Waroeng, sesuai Permensos Nomor 5 Tahun 2021. Sehingga, realisasi BPNT ini tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi para KPM,” aku Mukhtar. (mardiana)
























