SATELITNEWS.ID, KELAPA DUA—Askab PSSI Tangerang berusaha meningkatkan sumber daya manusia sepakbola dari berbagai sektor. Pada Kursus Pelatihan Lisensi D seri 2, organisasi pimpinan Daniel Ramdani ini mengikutsertakan pelatih wanita pada kursus yang digelar pada 23 November hingga 30 November.
Dari 20 peserta yang ambil bagian ada dua pelatih wanita yang terdaftar yakni Ririn Alpianti dan Nur Aeniyah. Keduanya merupakan mantan pemain futsal dan sepakbola wanita Kabupaten Tangerang.
“Kami sangat konsern juga dengan pembinaan sepakbola wanita yang merupakan program kerja jangka panjang Askab PSSI Tangerang. Untuk mengawali itu kami butuh pelatih wanita, meski kami punya pelatih pria yang bisa menangani tim wanita tapi kami mencoba kesetaraan profesi disini dan itu juga diisyaratkan oleh PSSI pusat,” jelas Daniel Ramdani, Ketua Umum Askab PSSI Tangerang.
Lebih jauh dikemukakan oleh Reza Ibnu Malik Sekretaris Jenderal Askab PSSI Tangerang keikutsertaan wanita pada kursus kali ini memang sudah direncanakan. Ini seiring dengan niatan Askab PSSI Tangerang menggelar Tangerang Women League, dimana butuh SDM wanita yang cukup banyak tidak saja di level pemain tapi juga pelatih dan ofisial.
“Kami ingin saat kami menggelar Tangerang Women League SDM untuk mendukung itu sudah ada, kami ingin kompetisi ini dari sisi pelatih tidak di dominasi pelatih pria,” ungkap Reza.
Pada Kursus Pelatih Lisensi D yang digelar kedua kalinya ini, nara sumber yang dipakai masih sama dengan kursus Seri 1, dimana instruktur pelatih diisi oleh Zaenal Abidin dan Wawan Hermawan. Keduanya merupakan instruktur pelatih yang memiliki lisensi dari PSSI dan AFC.
“Pesertanya selain dari unsur wanita juga diikuti mantan pemain Persita seperti Antony Jomah Balla dan kiper Reky Rahayu. Peserta terjauh yang ambil bagian kali ini juga sama dengan yang pertama berasal dari Kalimantan,” ungkap Reza yang membuka kegiatan di Grya Anabatic, Bonang, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (jpc/gatot)