SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Raut bahagia terpancar di wajah-wajah para wisudawan-wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Betapa tidak, kini mereka telah resmi lulus dan menyandang gelar akademik setelah sekian lama menjalani perkuliahan.
Faras Putri Fauziah (22) salah satunya. Ia ada di antara ribuan lulusan yang berhak diwisuda pada tahun ini. Minggu (05/12/2021) sore merupakan momen istimewa buatnya, terlebih dia bisa menjalani prosesi secara luring atau langsung seiring pandemi Covid-19 yang melandai, bukan secara daring seperti tahun sebelumnya.
Karenanya, ia pun mengajak orangtuanya untuk datang ke lokasi wisuda di kampus utama UMT Tangerang. Meski terlihat sedikit lelah, namun kebahagian tak bisa ia sembunyikan. “Seneng banget, akhirnya setelah empat tahun bisa lulus,” ucapnya kepada SatelitNews.Id.
Yang lebih membuat putri sulung dari Ketua PMI Kecamatan Pinang, Mumu Rohimu ini gembira adalah nilai yang didapatnya begitu memuaskan. “Memang IPK-nya belum keluar, namun grade-nya A,” ucapnya seraya tak henti menebar senyum semringah.
Sementara orangtua Faras, Mumu Rohimu juga tak kalah bungah. Ia bersama istri rela menunggu anaknya bersama para orangtua lainnya di halaman kampus.
“Alhamdullilah akhirnya diwisuda juga,”katanya singkat. Karenanya, ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada kampus yang sudah mendidik anaknya hingga menjadi sarjana. “Terima kasih saya ucapkan kepada UMT,” ujar pria yang TKSK Kecamatan Pinang ini.
Untuk diketahui, UMT mewisuda 2.573 lulusan dari jenjang DIII hingga pascasarjana. Bertempat di Aula Jenderal Sudirman Kampus Utama Cikokol di Jalan Perintis Kemerdekaan I Babakan No 33, RT 007/RW.003, Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang prosesi wisuda dilakukan secara bergelombang. Pembukaan wisuda perdana dimulai Sabtu (04/12/2021) dalam sidang senat terbuka wisuda ke-13 UMT tahun akademik 2021/2022.
Rektor UMT Ahmad Amarullah menyampaikan, selamat kepada para mahasiswa yang diwisuda. Dia mengharapkan, para wisudawan menjadi insan seutuhnya yang bertakwa, berilmu, kreatif, dan profesional.
“Harapan kami tentu wisudawan harus betul-betul menyadari bahwa ini sebagai titik permulaan dalam menjalani proses kehidupan nyata di masyarakat,” ucapnya kepada wartawan. Rektor menyebut, para lulusan UMT harus memiliki keunggulan yang berbeda dibanding lulusan perguruan tinggi lainnya. (made)