SATELITNEWS. ID, PASAR KEMIS—Sebanyak tujuh toko di Jalan Pasar Kemis RT 03/RW03, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis ludes terbakar api, Rabu (15/12) dinihari. Kebakaran yang menelan kerugian sekitar Rp 2 miliar tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan kebakaran tersebut terjadi pada dini hari, sekitar pukul 01.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi bernama Tomi, kebakaran berawal terjadi di Ruko Petshop.
“Berdasarkan keterangan saksi, awalnya dia melihat asap, lalu api tiba-tiba muncul di depan Toko Petshop,” kata Munir kepada Satelit News, Rabu (15/12/2021).
Tomi kemudian meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api yang membakar Ruko Petshop tersebut. Mendengar teriakan Tomi, warga langsung bergerombolan tiba di lokasi mencoba memadamkan api yang semakin membesar. Namun kata Munir, api justru merembet ke 6 toko yang berada di sekitar ruko Petshop.
“Warga sudah berusaha memadamkan api, namun tidak berhasil, sehingga salah satu warga menghubungi tim pemadam kebakaran,” ujarnya.
Menurut Munir, pukul 01.45 WIB tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan menerjunkan 30 personel pemadam kebakaran, yang terdiri dari Pos Pasar Kemis, Pos Sepatan, Pos Mauk, Pos Mako Curug, dan Pos Priuk Kota. “30 personel diterjunkan dari emmpat pos dan satu bantuan Pos Periuk Kota Tangerang,” katanya.
Baca Juga: Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam
Menurut Munir, pihaknya sedikit kesulitan untuk memadamkan api yang menggulung ke tujuh ruko tersebut. Pasalnya, sumber air untuk memadamkan api begitu jauh dari titik lokasi kebakaran. Kata dia, tim pemadam membutuhkan waktu tujuh jam untuk memadamkan api yang membakar ke tujuh ruko di Pasar Kemis tersebut.
“Lokasi sumber air cukup jauh, rata-rata pertokoan ditutup roling door. Namun akhirnya dengan perjuangan para tim pemadam, akhirnya api bisa dipadamkan pukul 08.45 WIB,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Regu Tim Pemadam Kebakaran pada BPBD Kabupaten Tangerang, Margono Agus menambahkan, dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi ada dua orang mengalami luka ringan karena kakinya terkilir. “Ada dua orang memgalami luka, korban jiwa nihil,” tukasnya.
Margono mengatakan, diduga kebakaran tersebut diakibatkan adanya korsleting listrik di sebuah Ruko Petshop milik Ibrahim (75). Katanya, akibat kebakaran tersebut, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 2 miliar. “Diduga akibat korsleting listrik. Kerugian ditaksirkan Rp 2 miliar,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























