SATELITNEWS.ID, SERANG–PT Cargill Indonesia memberikan bantuan perbaikan 52 ambulans rusak di Puskesmas, serta satu ambulans baru kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Bantuan tersebut, untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan, menghadapi gelombang pandemi selanjutnya.
Senior Manager CSR PT Cargill Indonesia, Yohanes Agung Baskoro mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sejak tahun 2020 lalu. Saat itu, bantuan yang diberikan berupa sembako dan kampanye kesehatan.
Sedangkan pada tahun ini dilanjutkan, pemberian bantuan satu unit ambulans baru dan 52 unit ambulans restorasi. Itu semua dilakukan, untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan dalam rangka menghadapi gelombang pandemi selanjutnya.
“Jadi saya harap, ini bermanfaat dan bisa digunakan sebaiknya oleh Pemda,” kata Yohanes, usai menyerahkan bantuan perbaikan ambulan kepada Pemkab Serang, di Pendopo Bupati setempat, Selasa (28/12/2021).
Katanya, bantuan itu merupakan inisiatifnya yang bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Serang. “Kami meminta arahan dari Dinkes, mengenai bentuk apa saja untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Serang,” tuturnya.
Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, bantuan dari perusahaan tersebut bukan pertama kali. Sebelumnya, fokus pada bidang pendidikan seperti sanitasi, kesehatan makanan, hingga infrastruktur sanitasi.
Baca Juga: Nelayan Normalisasi Sungai Pakai Cangkul, Aktivis Serang Raya: Pemerintah Kemana ?
“Terus pelatihan terhadap guru, dari tahun 2017. Tahun 2021, diberi bantuan untuk mendorong sektor kesehatan masyarakat,” ungkap Tatu.
Ia-pun menyampaikan ucapan terimakasih. Hingga berharap, kerjasama itu dapat terus berlanjut, di tahun – tahun berikutnya. “Kita lihat, seperti mobil baru lagi. Karena sampai catnya juga diperbaiki. Alhamdulillah, ini sangat membantu Puskesmas untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sebelumnya ambulans di Puskesmas hanya ada satu. Kemudian dilakukan pengadaan baru, sehingga tiap Puskesmas punya dua ambulans, dan hari ini yang diperbaiki adalah ambulans yang pengadaan pertama sudah rusak.
“Sekarang punya dua ambulans sehat di Puskesmas. Kalau kemarin satu rusak satu pusling, kalau di desa sudah dimulai untuk 326 desa 100 ambulans desa. Karena pandemi Covid-19, sudah 2 tahun direfocusing untuk Covid-19. Mudah-mudahan, tahun 2022 anggaran tidak berubah untuk ambulans,” harapnya. (sidik)
























