SATELITNEWS.ID, LEBAK— Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak berencana melakukan sidak terkait lenyapnya minyak goreng murah di Pasar Rangkasbitung. Lenyapnya minyak goreng yang disubsidi pemerintah pusat itu diduga akibat minimnya pasokan yang dikirim penyalur.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak, Dedi Setiawan. “Kita akan segera melakukan sidak terhadap para pedagang di pasar tradisional, khususnya di pasar Rangkasbitung, terkait dengan kabar lenyapnya minyak goreng murah itu,” kata Dedi.
Menurut Dedi, minyak goreng curah berdasarkan informasi itu masih ada di sejumlah toko besar. Namun, ia mengaku kaget ketika mendengar minyak goreng curah lenyap di Pasar Rangkasbitung. “Untuk mastikam itu ya kita akan coba memonitoringnya. Karena informasi yang kita terima di toko besar minyak curah itu masih ada, artinya tidak ada kekosongan,” imbuhnya.(mulyana)
























