SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG–Program pembangunan Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul), di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, sudah mulai dilaksanakan.
Agar pembangunannya benar-benar berkualitas dan selesai tepat waktu, Kepala DPUPR Pandeglang, Asep Rahmat menegaskan, pihaknya bakal melakukan pengawasan ketat.
Ia mengancam, tak akan membayar pekerjaan yang dilaksanakan para pihak ketiga (kontraktor), jika kualitas pembangunan ruas jalannya buruk.
“Selain kami, pembangunannya juga bakal diawasi oleh konsultan, teman-teman media, aktivis dan masyarakat,” kata Asep, Senin (28/2/2022).
Ia juga meminta kepada semua pihak, agar melaporkan kepadanya, jika ditemukan kualitas pembangunan jalan yang jelek. “Jika ditemukan kualitas pembangunan yang jelek, sampaikan ke kami, pasti akan kami tindaklanjuti. Karena kami juga tak menginginkan, hasil pembangunan yang dikerjakan pihak ketiga amburadul atau asal – asalan,” tegas Asep.
Ditegaskannya, pihaknya sangat serius mengedepankan kualitas dalam pelaksanaan program “Jakamantul”. Makanya, ia mewanti-wanti kepada semua kontraktor, agar mengedepankan kualitas yang baik. Jika tidak, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang
“Untuk kualitas, tidak ada toleransi. Bisa-bisa, tidak akan kami bayar jika kualitas pembangunannya jelek. Kami ingin, semua pembangunan benar-benar berkualitas,” ujarnya.
Ditambahkannya, dari total 72 ruas jalan yang bakal dibangun di 35 Kecamatan Se-Kabupaten Pandeglang, ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan April 2022 mendatang.
“Sudah mulai, ada 6 ruas jalan yang sudah selesai dibangun. Target sebelum 1 April 2022, 50 persennya beres dikerjakan. Mudah-mudahan, bisa 100 persen pada akhir April,” tandasnya. (nipal)























