SATELITNEWS.ID, TELUKNAGA–Warga terdampak banjir di Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, setuju dan menyambut baik rencana pemerintah untuk melakukan relokasi ke tempat yang lebih aman. Hal itu terungkap saat Camat Teluknaga, Zamzam Manohara, melakukan sosialisasi ke Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Senin (7/3/2022) sore.
“Dari hasil sosialisasi 65 kepala keluarga di RT 01 RW 03 Kampung Gaga Desa Tanjung Pasir, setuju dan menyambut baik rencana pemerintah melakukan relokasi. Lokasi untuk relokasi warga juga sudah disediakan oleh pengembang PT. Agung Sedayu,” ujar Zamzam dalam keterangan tertulisnya kepada Satelit News, Selasa (8/3/2022).
Lanjut Zamzam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai melakukan sosialisasi rencana relokasi bagi warga terdampak banjir di Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga. Langkah ini sesuai hasil musyawarah yang disepakati oleh perangkat daerah terkait di lingkup Pemkab Tangerang dan pihak pengembang PT. Agung Sedayu.
Menurut Zamzam, relokasi yang disediakan oleh pengembang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal sekarang dan merupakan dataran jauh lebih tinggi. “Hanya tinggal menyeberang jalan, relokasi untuk warga masih berada di Kampung Gaga Desa Tanjung Pasir,” tuturnya.
Zamzam mengatakan, relokasi merupakan opsi terakhir dari rencana penanganan jangka panjang banjir di Kampung Gaga. Setelah dilakukan penanganan jangka pendek, mulai dari normalisasi, sodetan, polder dan pembangunan tanggul untuk menyelesaikan masalah banjir di kampung tersebut, meskipun kurang signifikan.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Pasir, Arun menyatakan, bahwa adanya sosialisasi ini bertujuan agar warga yang direlokasi dapat memahami perlunya dilakukan relokasi. “Pemindahan lokasi tempat tinggal harus dilakukan karena menyangkut kesehatan bagi warga. Saya berharap, dengan adanya relokasi ini, nantinya warga dapat tempat tinggal yang layak untuk ditempati dan tidak takut adanya banjir lagi,” katanya.
Baca Juga: Relokasi Kabel Udara di Tangerang Selatan Terus Berlanjut
Ditempat berbeda, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir menambahkan, untuk meringankan beban warga terdampak banjir di Kampung Gaga, pihaknya selalu memberikan bantuan makanan siap saji, pengobatan dan logistik.
“Bencana banjir ini selain memerlukan penanganan yang cepat agar cepat surut, juga memerlukan bantuan berupa logistik untuk warga yang terdampak. Ini untuk meringankan beban warga, karena adanya banjir tersebut menghambat kegiatan ekonomi masyarakat setempat,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, selama berbulan-bulan warga Kampung Gaga, Desa Tanjung
Pasir, Kecamatan Teluknaga harus hidup “berdampingan” dengan banjir. Meski mulai muncul opsi relokasi terhadap 65 kepala keluarga, namun banjir masih menyisakan penderitaan bagi para korban.
Salah satu warga Kampung Gaga, Aminah (70) mengatakan, rumahnya cukup lama digenangi air sehingga membuat aktivitas sangat terganggu. Padahal, tidak ditimpa musibah banjir saja kehidupannya sudah memprihatinkan.
Dia adalah seorang janda yang hidup bersama satu anak di gubuk reyot. Setiap hari Aminah harus memungut botol air mineral terlebih dahulu untuk dapat membeli beras.
“Sudah lama air di depan rumah saya gini terus, tidak kunjung surut. Saya tinggal bersama anak laki-laki saya. Suami saya sudah meninggal. Dua anak saya sudah berkeluarga, tapi kehidupannya juga tidak jauh berbeda dengan saya. Keseharian saya tiap hari mulung buat beli beras, makan paling sehari sekali,”ucap Aminah dengan nada yang sedih, Senin (7/3).(aditya)
Baca Juga: Protes Penertiban, PKL Pasar Ciputat “Kirim” Sayur ke Rumah Camat























