SATELITNEWS.ID LEBAK—Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Lebak dan Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi seruan moral di depan kantor DPRD Lebak, di Jalan Abdi Negara, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (07/04/2022). Aksi tersebut, sebagai buntut kegeraman aktivis atas pernyataan mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya agar Presiden Joko Widodo melanjkan pemerintahan menjadi 3 periode.
Aksi yang digelar di tengah teriknya matahari ini tak menyurutkan massa yang sedang menjalani ibadah puasa Ramadan untuk melakukan seriuan moral penolakan tiga periode Jokowi sebagai presiden. Aksi dengan pengawalan ketat kepolisian serta anggota Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak tersebut berjalan lancar. Namun tak ada satupun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak keluar menemui massa hingga akhirnya membubarkan diri.
“Klarifikasi statemen mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya yang mengklaim ulama mendukung perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi tiga periode,” kata Korlap Aksi Nandianandi.
Menurut massa, dukungan tiga periode atau penambahan masa kerja untuk Presiden Jokowi telah melanggar amanan pasal 7 UUD tahun 1945 tentang Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali.
“Jelas dalam aturan pasal 7 UUD tahun 1945 diatur untuk masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden itu dua periode, bukan tiga priode. Orang yang mendukung tiga periode, maka mahasiswa akan menjadi garda terdepan dalam menolak usaha tersebut,” tegasnya.
Bais Muhajir Perwakilan Kumala mengatakan, aksi sebagai bentuk keresahan atas problematika yang terjadi di negeri ini, maka HMI-MPO dan Kumala Lebak penolakan terhadap isu perpanjangan 3 periode dan penundaan pemilu.
Baca Juga: Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata
“Tidak hanya Pak JB (mantan bupati Lebak) diminta klarifikasi soal klaim ulama mendukung tiga periode, tapi kami juga mendesak medesak DPRD Lebak memperjuangkan aspirasi rakyat, menolak 3 periode dan penundaan pemilu, serta Selamatkan independensi ulama Banten,” pungkasnya.(mulyana)
























