SATELITNEWS.ID, SEPATAN—Video rekaman CCTV yang diduga aksi tawuran antara geng motor dengan masyarakat di Jalan Raya Sepatan-Mauk, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, tepatnya di depan Perumahan Gardenia sempat viral di media sosial, Senin (18/4) dini hari. Namun Kapolsek Sepatan AKP Suyatno menyebut itu hanya balap liar.
Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat awalnya warga sedang duduk-duduk santai di warung pinggir Jalan Raya Sepatan-Mauk dan di depan gerbang Perumahan Gardenia, Sepatan. Lalu tiba-tiba berlarian membubarkan diri setelah datang sekelompok orang yang diduga geng motor.
Setelah itu, segerombolan warga yang sempat membubarkan diri, kembali menuju Jalan Raya Sepatan-Mauk dengan membawa senjata tumpul dan senjata seperti pistol.
Setelah video tersebut viral di salah satu media sosial Instagram, para netizen beramai-ramai menghujat peristiwa tersebut. Seperti yang dikatakan oleh akun Instagram yang bernama @arisandikian, katanya pelaku tawuran harus ditindak dengan tegas oleh pihak kepolisian.
“Nora ini mah, tangkep kurungin sebulan, jangan dilepasin biar kapok,” celotehnya.
Selain itu, netizen lain yang geram juga sempat memberikan komentar yang tidak kalah pedas, @rsgery menyampaikan agar pelaku tawuran lebih baik dilindas dengan menggunakan mobil. “Dilindas pakai mobil tidak apa-apa kan ya,” singkatnya.
Baca Juga: Patroli Jalanan Kota Rangkasbitung Dimasifkan, Balap Liar dan C3 Diburu
Sementara itu, Kapolsek Sepatan AKP Suyatno mengatakan, bahwa peristiwa yang viral di media sosial Instagram tersebut bukanlah aksi tawuran geng motor dengan warga. Tetapi, orang-orang yang hendak melakukan balap liar, lalu dibubarkan oleh pihak Kepolisian Sektor Sepatan. Kemudian para pelaku balap liar tersebut berlarian menuju Perumahan Gardenia.
Lanjut Kapolsek, kebetulan pada malam itu masyarakat sudah diinstruksikan untuk siaga tawuran geng motor. Maka, ketika melihat polisi mengejar gerombolan motor, warga langsung antisipasi untuk menghadang gerombolan yang diduga geng motor.
“Jadi bukan aksi tawuran, itu tuh mereka hendak balap liar, lalu ada mobil patroli kita, nah mereka bubar mau masuk ke perumahan,” katanya.
Bahkan Kapolsek menjamin, bahwa itu bukanlah aksi tawuran gangster. Pasalnya, dia bersama anggotanya telah melakukan pengejaran dan mengamankan para pembalap liar tersebut.
“Saya berani jamin 1.000 persen, itu bukan gangster, orang saya yang ngejar, saya yang nangkep. Ada tiga orang yang diamankan. Jadi mereka ini cuma mau trek-trekan, lalu ada polisi kabur,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























