SATELITNEWS.ID, LEBAK—Menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lebak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional Kabupaten Lebak. Kegiatan itu dilakukan guna memeriksa kulitas daging sapi dan kerbau yang dijual di pasaran. “Kita ingin kembali memastikan bahwa produk hewan di pasaran merupakan produk yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” kata Kepala Disnakeswan Lebak Rahmat, Rabu (27/04/2022).
Rahmat menuturkan, pihaknya sudah melalukan sidak ke beberapa pasar tradisional sejak Senin 25 April 2022 lalu. Pengawasan tersebut sangat perlu untuk dilakukan guna menciptakan ketenteraman batin masyarakat dalam mengonsumsi produk hewan yang ASUH, khususnya menjelang hari raya Idul Fitri yang mana pemintaan konsumen meningkat.
“Kita ketahui sendiri, bahwa saat ini permintaan masyarakat mengenai konsumsi daging sapi itu tengah tinggi-tingginya, untuk itu kita kembali pastikan daging yang beredar itu merupakan daging yang ASUH, bukan daging gelonggongan ataupun daging dengan kualitas buruk lainnya,”terangnya.
Untuk memastikan kualitas dagingnya sendiri, Disnakeswan Lebak melakukan pengujian organoleptis berdasarkan warna, bau dan tekstur serta pengukuran pH menggunakan pH meter.
Mantan Camat Cibadak ini menambahkan, hasil dari pengawasan itu sendiri tidak menemukan adanya daging yang tidak layak konsumsi di pasaran. “Alhamdulillah pada sidak ini kita tidak menemukan adanya penyimpangan dan cemaran dalam produk hewan yang dijual sehingga dapat disimpulkan bahwa produk hewan yang dijual di Pasar Rangkasbitung dalam kondisi ASUH,” ujarnya.
“Dan jikapun ditemukan cemaran sepertinadanya cacing pada bagian hati daging, maka kita minta pedagang buat membuang cacing dan hatinya. Kalau memang tidak layak konsumsi, kita akan minta pedagang itu untuk tidak menjual dagingnya,” timpalnya.
Baca Juga: 22,5 Persen Pemudik Ikuti Pulkam Gratis
Pedagang daging kerbau di Pasar Rangkasbitung, Uding mengatakan, pihaknya memastikan daging yang di jualnya aman dan sehat. Sebab, daging yang dijajakanya merupakan daging segar. “Daging kerbau yang saya jajakan sudah dilakukan pemeriksaan, dan hasilnya menurut Disnakeswan aman dan layak di konsumsi,” pungkasnya.(mulyana)
























