Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Burhanudin, Berhasil Himpun 250 Asal Muasal Nama Kampung di Kota Tangerang

Oleh Made Nusantara
Senin, 13 Jun 2022 13:50 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang, Sosok
Burhanudin, Berhasil Himpun 250 Asal Muasal Nama Kampung di Kota Tangerang

Burhanudin menunjukkan buku yang berisi nama dan sejarah kampung di Kota Tangerang. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Burhanudin (49) pegawai Bagian Kesra pada Setda Pemkot Tangerang menulis asal muasal nama kampung di Kota Tangerang. Karyanya yang pertama memberikan informasi dan membahas sejarah dan keunikan nama kampung menjadi kado HUT Kota Tangerang ke-25 tahun 2018 lalu.

Warga Karang Tengah Kota Tangerang ini menceritakan, penulisan buku asal muasal nama kampung berawal saat menerima tantangan dari Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Permintaan tersebut menjadi syarat “Lolo Butuh” pengajuan kepindahannya dari Kemenag ke Pemkot Tangerang.

“Tahun 2015 mengajukan pindah dari Kemenag ke Pemkot, karena beda “rumah” saya juga sebelumnya status sebagai penghulu sementara di Pemkot tidak ada posisi itu, arahan dari BKPSDM agar meminta persetujuan Wali kota, saat itu Pak Wali bertanya apa yang bisa diberikan untuk Kota Tangerang? Saya jawab saya bisa menulis. Lalu Wali Kota meminta menulis buku asal muasal nama kampung, karena beliau belum mengetahui detail tentang itu,” terang Burhanudin belum lama ini.

Dengan semangat tersebut, dia menyanggupi dan memulai meriset buku asal muasal nama kampung di Kota Tangerang. Selama dua tahun sejak 2015-2017 Burhanudin menyusuri 104 kelurahan untuk mengumpulkan data ditambah waktu 6 bulan untuk proses penulisan buku. “Proses pencarian data dilakukan dengan menargetkan 1 kecamatan 1 bulan,” katanya.

Burhanudin menceritakan, kunci sukses dalam proses pencarian data dengan mencari tokoh masyarakat yang dituakan di suatu kampung.   “Jalurnya pertama didatangi adalah lurah, kemudian juga mendatangi tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda yang mengetahui sejarah kampung,” ungkapnya.

Dari banyaknya tokoh yang didatangi, Burhanudin berkesan saat berada di Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang. “Saat itu ada seorang tokoh sedang sakit namun masih sangat persuasif dan masih bisa menjawab dengan baik, sampai buku ini terbit beliau sudah meninggal dunia,” kata Burhanudin.

Baca Juga: Kepala Sekolah SMAN 3 Rangkasbitung Apresiasi Deratih

Buku sejarah asal muasal nama kampung yang ditulis Burhanudin memuat sejarah tutur yang belum pernah ada buku sebelumnya. Ada pun buku-buku sebelumnya yang ditemui hanya buku-buku mini yang sebagian besar wilayah Sunda ditulis oleh peneliti Belanda seperti contohnya asal muasal nama Pabuaran.

Di luar itu kata Burhanudin, belum ditemui referensi dan sejarah nama kampung di Kota Tangerang. Dari 250 lebih nama kampung yang berhasil dihimpun, terdapat satu nama kampung yang unik dan tak terbayangkan sejarahnya yaitu Koang Jaya, di Kecamatan Karawaci.

BeritaTerbaru

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB

Burhanudin menceritakan, asal muasal nama Koang Jaya berdasarkan sejarah bertutur tokoh masyarakat berasal dari kisah adanya pemuda melancong ke rumah pacarnya. “Saat keduanya mengobrol kemudian si perempuan ingin kentut karena malu dan saat itu ada dandang akhirnya kentutnya ditaruh di dandang dan menghasilkan bunyi koang akhirnya kampung tersebut disebut nama Koang Jaya,” ungkapnya.

Buku kedua karya Burhanudin berjudul Nyi Mas Melati Srikandi dari Tangerang diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Ibu di Kota Tangerang pada Desember 2021 lalu. Buku tersebut berkisah tentang perjuangan Nyi Mas Melati dalam berjuang melawan kesewenang-wenangan penjajah.

Burhan sapaan akrabnya mengungkapkan, ditulisnya buku Nyi Mas Melati berawal dari kegelisahannya terkait minimnya informasi, referensi dan literatur tentang Nyi Mas Melati di berbagai media baik buku-buku sejarah ataupun di internet.  “Ternyata penulis di web-web itu hanya duplikasi-duplikasi yang menceritakan bahwa perjuangan Nyi Mas Melati terjadi pada tahun 1900 atau pejuang kemerdekaan,” ujarnya.

Namun ada satu penulis buku yang terbit pada tahun 1972 menjelaskan bahwa  perjuangan Nyi Mas Melati terjadi pada tahun 1700 atau se zaman dengan kakeknya Arya Wangsakara dan waktunya tidak berjauhan dengan keberadaan Deandels di Indonesia.

Baca Juga: Aktif jadi Penulis Buku, Janji Akan Mengabdi di Lebak

Burhan kemudian menelusuri dibantu dengan buku milik keluarga keturunan Nyi Mas Melati didukung informasi dari ahli waris Nyi Mas Melati. Hasilnya diketahui Nyi Mas Melati memang perintis kemerdekaan bukan pejuang kemerdekaan seperti yang selama ini beredar di masyarakat. “Melalui buku ini saya mencoba meluruskan berita beredar bahwa semua orang bilang Nyi Mas Melati ada di tahun 1900 ternyata dibawa itu yaitu tahun 1700,” kata dia.

Tak berhenti dengan dua buku yang sudah diluncurkannya. Burhan saat ini tengah menyusun buku ketiga yang mengangkat tentang Benteng Tangerang. Buku tersebut rencananya akan diluncurkan bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan RI ke 77 pada 17 Agustus mendatang.

“Buku ini ingin menyampaikan bahwa bangunan Benteng di Kota Tangerang memang benar ada namun sekarang tinggal nama saja. Benteng pernah berdiri di tahun 1700,” ungkapnya. “Dikarenakan bangunan Benteng yang berada pinggir sungai otomatis tergerus oleh zaman,” tambahnya.

Burhan mengatakan, sejarah keberadaan Benteng di Kota Tangerang cukup kuat berdasarkan catatan sejarah perjalanan orang Belanda.  “Sangat jelas termasuk desain dan bagian-bagian bangunannya ga berbeda jauh dengan Benteng-Benteng yamg dibangun oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda,” terangnya.

Berdasarkan penuturan salah satu narasumbernya, Benteng Tangerang tahun 70an masih terlihat bangunannya yakni pilar-pilarnya yang salah satunya terletak di dekat Masjid Baiturohman. “Kalau sekarang di lokasi ada semacam dekorasi berbentuk benteng sebagai tanda Kota Tangerang yang dikenal Kota Benteng memang pernah ada bangunan fisik Benteng Tangerang,” ujar dia. Ditambahkannya, melalui buku ini mencoba membawa pembacanya kembali ke zaman dimana Benteng tersebut berfungsi melindungi warga eropa yang ada di Tangerang.(made)

 

Tags: Asal Muasal Kampung di Kota Tangerangpenulis bukuSejarah Kampung di Kota Tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
Headline

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB
Headline

Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selasa, 8 Sep 2026 11:03 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla, Polda Banten Libatkan Banyak Stakeholder

Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla, Polda Banten Libatkan Banyak Stakeholder

Rabu, 2 Sep 2026 16:28 WIB
Empat Pelaku Pencurian Rokok dan Tabung Gas Diamankan Ke Mapolda Banten

Empat Pelaku Pencurian Rokok dan Tabung Gas Diamankan Ke Mapolda Banten

Jumat, 4 Sep 2026 16:32 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN

529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN

Senin, 7 Sep 2026 20:32 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.