SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Rencana pergantian Jembatan Cisadane di Jalan Raya Merdeka, Kota Tangerang mulai dilakukan. Harusnya, hal itu dimulai pada Rabu, (20/07/2022) ini namun tertunda dikarenakan alat berat belum datang.
Pantauan di lokasi, jembatan pada sisi kanan dari Jalan Kali Pasir ke Jalan Merdeka sudah dipagar dengan seng. Namun, masih dapat dilalui oleh kendaraan. Looping Gerendeng yang tadinya belum difungsikan kini telah bisa dilalui oleh kendaraan.
Nampak para pekerja dari PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang merupakan perusahaan pengerjaan proyek itu sudah datang. Sejumlah spanduk pemberitahuan bahwa kendaraan bertonase besar tak boleh melintas dikarenakan rencana proyek tersebut juga sudah dipasang di sejumlah titik.
“Memang jadwalnya tadi pagi harusnya , cuma tenyata karena alat beratnya belum sampai sementara tunggu sampau alatnya stand by di lapangan baru diefektifkan pengalihan lalu lintasnya,” ujar Kepala Bidang Binamarga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Muhammad Iksan.
Iksan mengatakan, jembatan akan diganti secara bertahap. Pertama yakni yang berada di lajur Jalan Kali Pasir Indah menuju Jalan Raya Merdeka. Baru kemudian sisi sebelahnya. “Iya, cuma ada perubahan jadwal, nunggu alat beratnya sampai dulu, belum tau selanjutnya kapan,” ujarnya.
Jembatan itu kata Iksan akan dibongkar kemudian diganti dengan infrastruktur baru. Rekayasa lalu lintas pun telah disiapkan. Yakni dengan memfungsikan looping Gerendeng. Untuk pelaksanaannya, Iksan mengaku belum mengetahui jangka waktunya. Sebab, belum ada informasi lebih lanjut dari Kementerian PUPR. “Saya juga belum tau karena kondisi lapangan belum diinformasikan ke kita masih tentatif, mungkin setahun pelaksanaannya,” tuturnya.
Baca Juga: Bendungan Polor Cipondoh Dinilai Perlu Dievaluasi
Diketahui, pergantian jembatan ini merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan mengganti dan atau menduplikasi sebanyak 37 Jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa yang rata-rata berusia 40 tahun. Hal ini menyusul telah ditandatanganinya proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yaitu PT Baja Titian Utama.
Kota Tangerang mendapat jatah tiga jembatan. Dua jembatan yakni di Jalan Merdeka di sisi kanan dan kiri. Kemudian, jembatan di jalan Pembangunan 3. Tepatnya di persimpangan lampu merah antara Jalan Jenderal Sudirman, Daan Mogot dan Pembangunan 3. “Untuk jembatan disana (Jalan pembangunan 3) belum dilakukan. Mungkin masih dalam di perencanaan,” pungkas Iksan. (irfan)
