SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG – Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Manshur (STAISMAN) Pandeglang, dibuat tidak seperti biasanya. Kali ini KKN-nya, menggagas berbasis mitigasi bencana.
Maka dari itulah, sebanyak 64 mahasiswa yang mengikuti KKN telah di tempatkan di 7 Desa rawan bencana yang tersebar di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Mereka sudah di tempatkan di 7 Desa itu pada Senin (25/7/2022) lalu yang dilepas secara langsung oleh Ketua STAISMAN Pandeglang.
Ketua STAISMAN Pandeglang, H. Kosasih mengatakan, para mahasiswanya bakal menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi melalui KKN itu, telah difokuskan terhadap mitigasi bencana di wilayah rawan bencana.
“KKN kali ini yang bakal dilaksanakan sampai 25 Agustus 2022 mendatang, difokuskan untuk mengurangi risiko dan dampak yang diakibatkan oleh bencana terhadap masyarakat di kawasan rawan bencana, baik itu bencana alam, atau akibat ulah manusia,” kata H. Kosasih, Selasa (26/7/2022).
Difokuskannya KKN itu di wilayah Kecamatan Labuan, karena wilayah itu sangat rentan terjadi bencana, baik itu banjir maupun bencana lainnya.
Baca Juga: Banten Rawan Bencana, Anggota Polda Diminta Responsif
Maka dari itulah, nantinya para mahasiswa itu bakal melakukan pengabdian dengan mengedepankan memberikan edukasi mitigasi bencana, membantu dan menyerap informasi dari masyarakat.
“Pengabdian ini dilakukan agar mahasiswa bisa membantu atau mendapatkan solusi ketika terjadi bencana apa yang harus dilakukan. Begitu juga mahasiswa akan memberikan pengetahuan tentang itu kepada masyarakat atau mendapat informasi dari masyarakat,” ungkapnya.
Ditegaskannya, tema mitigasi bencana bagian dari upaya perguruan tinggi untuk membantu Pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan masyarakat tangguh bencana.
“Intinya kita bekerjasama dengan aparat di Desa dan Kecamatan, sehingga terciptalah masyarakat tangguh bencana dan dapat menjaga lingkungan,” tandasnya.
Terpisah, Camat Labuan, Ace Jarnuji mengaku, sangat mengapresiasi dan mendukung langkah kerja nyata yang bakal dilakukan para mahasiswa tersebut. Apalagi, tema mitigasi kebencanaan yang digagas STAISMAN Pandeglang itu sangat tepat dengan kondisi wilayah yang dipimpinnya.
“Kegiatan KKN yang mengambil tema berbasis mitigasi kebencanaan, tentu saja dapat mewujudkan revitalisasi penanggulangan bencana banjir yang ada di Desa Teluk, karena banjir di Desa ini menjadi rutinitas ketika hujan bervolume besar,” katanya.
Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin-Petir Landa Lebak, Warga Diimbau Waspadai Potensi Bencana
Diharapkannya juga, para mahasiswa dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah yang ada di wilayahnya tersebut. Sebab dinilainya, sampah kerap menjadi biang banjir di wilayahnya.
“Pengolahan sampah yang sangat penting dilaksakan, hal iti untuk menanggulangi bencana yang sering terjadi di wilayah kami,” tandasnya. (nipal)
























