SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Dua penggawa Timnas U-16 Muhammad Ridho Al-Ikhsan dan Muhammad Kafiatur Rizky diminta tak cepat puas. Mereka diminta mampu menjaga kondisinya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
Muhammad Ridho Al-Ikhsan merupakan warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Sedangkan Muhammad Kafiatur Rizky tercatat sebagai warga Kota Tangerang Selatan. Kedua pemain itu memiliki kesempatan untuk bertemu dengan kepala daerah masing-masing, Jumat (19/8) lalu.
Ridho berjumpa dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sesaat sebelum laga Persita VS Persikabo, dimulai, Jumat (19/8) malam. Dalam kesempatan itu, Zaki memberikan hadiah kepada Ridho sebagai bentuk apresiasi setelah berhasil mengantarkan Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF U-16 2022. Zaki merasa bangga karena ada putra asli Kabupaten Tangerang, tepatnya Pasar Kemis yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional bahkan internasional.
“Ridho berhasil menjadi MVP. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih, sebagai penghargaan, ada uang saku dari KONI Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Zaki.
Selain itu, Bupati Tangerang juga berpesan kepada Ridho agar tidak lekas puas dengan hasil yang telah didapatkan. Bupati berharap Ridho mampu menjaga kondisinya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Tangerang dan juga Indonesia.
“Jangan berbangga hati dulu, karena perjalanan masih panjang. Jaga kondisi dan perbaiki terus kualitas permainan Ridho agar terus tampil maksimal,” pintanya.
Sementara itu M. Ridho mengungkapkan kebahagiaannya karena mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Bupati Tangerang. Dia mengucap syukur atas apa yang telah diberikan oleh Bupati Zaki.
“Alhamdulillahirobbilalamin, saya merasa senang dan bangga karena mendapatkan apresiasi dari Bapak Bupati Tangerang yang begitu peduli dan mensupport bahkan memberikan apresiasi kepada saya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” ucap Ridho.
Ridho juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah membimbing dan membinanya selama ini, tak ketinggalan juga kepada para pelatih SSB sehingga bisa mempunyai skill dan juga teknik-teknik bermain yang menghantarkannya masuk ke Timnas Junior U-16.
Sementara itu, Muhammad Kafiatur Rizky, Pemain Timnas Indonesia U-16 yang mencetak gol tunggal ke gawang Vietnam di final AFF U-16 bertemu langsung dengan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, di rumah dinas Wali Kota Tangerang Selatan, Jumat (19/8).
Dalam pertemuan tersebut, Benyamin mengaku bangga lantaran ada putra asal Tangerang Selatan mencetak prestasi di tingkat Internasional. Karena berkat golnya, Indonesia menjadi timnas terbaik se-Asia Tenggara untuk U-16.
“Tentu kami merasa bangga ya, dan masyarakat banyak juga yang menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada Kafiatur Rizky,” kata Benyamin.
Benyamin juga berpesan untuk terus mengukir prestasi terbaik. Dimana, masa depan Kafiatur Rizky yang masih panjang untuk menorehkan tinta emas bagi bangsa Indonesia.
“Mungkin nanti Kafiatur Rizky bisa memberikan coaching clinic bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun, termasuk di sekolah sepak bola.” ujar Benyamin.
Pujian juga dilontarkan oleh Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan yang juga sebagai ketua Asprov PSSI Banten kepada Kafiatur Rizky atas prestasinya. Dia berharap Kafiatur tidak cepat puas terus meningkatkan kemampuannya untuk menorehkan prestasi terbaik bagi Indonesia.
“Kafi ini luar biasa disiplinnya, dan juga selalu berdoa kepada Tuhan. Mudah-mudahan Kafi selalu jadi kebanggaan, jangan pernah menurun, jangan pernah kendor, jangan pernah turun semangatnya,” pesan Pilar.
Sementara itu, Kafiatur Rizky menyampaikan rasa senang dan bangga bisa menjadi penentu kemenangan Timnas Indonesia di ajang Final AFF U-16 melawan Vietnam.
“Saya bangga banget sih bisa cetak gol dan juga berkat kerja sama tim. Karena memang ada target dipertandingan sebelumnya, buat cetak gol,” ucap Kafi.
Ketua Askot PSSI Tangsel, Erlangga Yudha menjadikan Muhammad Kafiatur Rizky sebagai sosok yang patut dicontoh bagi anak muda terutama di sepak bola. Bagaimana kerja kerasnya hingga berhasil mencetak prestasi yang membanggakan.
“Sosok Kafiatur ini harus jadi contoh yang lain, termasuk Askot sendiri. Ini dijadikan contoh bagaimana sih proses dia bermain bola hingga dilirik Timnas bahkan mengantarkan Indonesia juara,” kata Angga.
Lebih lanjut, Angga juga berpesan agar Kafiatur Rizky tidak terlena dengan sanjungan dan capaiannya saat ini. Terlebih, usianya masih sangat muda, dimana perjalanan ke depan masih sangatlah panjang. Sehingga godaan-godaan seperti materi yang didapat, jangan sampai terlena dan menurunkan intensitas latihannya.
“Jangan sampai terlena dengan pujian dan materi. Dengan kondisi sekarang berlimpah materi, jangan sampai Kafiatur lupa akan konsistensinya,” pungkasnya. (gatot)