Jumat, 14 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Walikota Airin Evaluasi Jam Operasional Check Point

Oleh Deddy Maqsudi
Rabu, 22 Apr 2020 11:47 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Walikota Airin Evaluasi Jam Operasional Check Point

EVALUASI CHECK POINT: Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat meninjau posko, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

SATELITNEWS.ID, TANGSEL—Ditetapkannya wilayah Kota Tangsel sebagai daerah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), membuat Tangsel mendirikan beberapa titik check point. Terutama di titik akses perbatasan daerah dan keluar pintu tol.

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menjelaskan jika ada beberapa evaluasi yang akan dilakukan pemkot dalam rangka PSBB ini. Salah satunya adalah jam operasi check point tersebut. Sebab, di malam hari aktivitas di luar rumah sudah tidak seramai sebelumnya.

”Itu yang akan kami evaluasi. Salah satunya apakah checkpoint ini akan 24 jam atau hanya sampai jam 8 malam. Karena semakin larut tidak akan ada kegiatan di luar rumah,” ujar Airin usai menghadiri sosialisasi PSBB.

Menurut Airin hal tersebut menjadi pertimbangan pemerintah. Karena selain masyarakat, petugas juga memiliki hak untuk tetap berkegiatan di dalam rumah sebagaimana yang sudah diimbau dan diarahkan dalam keputusan penetapan PSBB.

Selain itu, Airin juga mengapresiasi semua sikap warga yang mulai peduli dengan penetapan PSBB ini. Di mana di beberapa lokasi bahkan memiliki kebijakan untuk melakukan kegiatan sosial di dalam rumah.

”Jadi, ada beberapa perumahan yang bahkan menimbau dengan tegas seluruh warganya untuk tidak melakukan kegiatan apapun di luar rumah,” kata Airin.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Blacklist EO Tangsel Fun Walk and Run

Namun dia mengingatkan PSBB bukan batasan dimana masyarakat benar-benar mengisolasi diri di dalam rumah. Pemenuhan kebutuhan harus tetap dilakukan oleh masyarakat. Seperti membeli bahan pangan dan berkerja. Dia memahami bahwa ada sebagian masyarakat memiliki latar pekerjaan yang berbeda. Yang berbeda dari PSBB ini adalah, memastikan bahwa masyarakat bisa lebih awas pada saat melakukan aktivitas di luar rumah.

Dia berharap, masyarakat juga semakin sadar untuk menaati peraturan yang sudah diimbaukan dalam ketetapan PSBB di Kota Tangsel. Agar pemutusan mata rantai Covid-19 bisa dilakukan. Sehingga wabah ini bisa segera berakhir.

BeritaTerbaru

Rekomendasi DPRD Kabupaten Tangerang: Tagih Piutang Pajak hingga Tambah Ruang Kelas

Rekomendasi DPRD Kabupaten Tangerang: Tagih Piutang Pajak hingga Tambah Ruang Kelas

Jumat, 14 Agu 2026 07:43 WIB
Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan

Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan

Jumat, 14 Agu 2026 07:41 WIB
Pengadilan Agama Tigaraksa Catat 52 Pernikahan Anak

‎Pengadilan Agama Tigaraksa Catat 52 Pernikahan Anak

Jumat, 14 Agu 2026 07:34 WIB
ILUSTRASI layanan SIM keliling. (ISTIMEWA)

SIM Keliling Tangerang Kota Jumat 14 Agustus, Cek di Sini Lokasinya

Jumat, 14 Agu 2026 07:28 WIB

Sementara itu, kasus baru pasien positif Covid-19 kembali naik, Selasa (21/4). Pertambahan sebanyak 375 kasus baru membuat angka kasus positif menjadi 7.135 kasus.

Kasus positif itu berdasarkan pemeriksaan hasil tes molekuler real time PCR. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah sebanyak 186.330 orang. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 16.763.

“Kasus positif 7.135, bertambah 375 kasus baru. Seluruh provinsi sudah berdampak. Kabupaten kota yang terdampak ada 257 kabupaten kota,” kata Achmad Yurianto, Selasa (21/4).

Kabar baiknya, kasus sembuh semakin bertambah. Angka kasus sembuh semakin melampaui kasus meninggal dunia. Pasien sembuh bertambah 95 orang menjadi total 842 pasien sembuh. Sedangkan angka kasus kematian beryambah 26 jiwa. Totalnya yakni 616 jiwa, lebih rendah dari angka pasien sembuh.

Baca Juga: Mediasi Kandang Ayam di Ciputat Buntu, Pemkot Tangsel Bakal Tinjau Lokasi

“Kasus sembuh ditandai dengan tak adanya gejala klinis. Dan hasil pemeriksaan negatif 2 kali,” jelas Yurianto.

Kasus sembuh di DKI Jakarta sebanyak 286 pasien, Jawa Timur sebanyak 100 pasien, Jawa Barat sebanyak 75 pasien, Sulawesi Selatan sebanyak 73 pasien, dan Jawa Tengah 51 pasien.

Achmad Yurianto mengatakan Sejauh ini, sudah ada 50.370 spesimen yang diperiksa. Jumlah pasien yang diperiksa adalah 46.173. Satu pasien bisa diambil spesimennya sebanyak 4 kali.

Untuk menguji virus Korona pada seorang pasien, dibutuhkan beberapa pengujian. Salah satunya menggunakan model molekuler real time PCR. Untuk menguji hasil swab dari nasofaring pasien atau cairan pasien, diperlukan cairan laboratorium yang bernama reagent. Dan Indonesia sedang kekurangan reagent yang menyebabkan aktivitas sejumlah laboratorium berhenti beroperasi menguji Covid-19.

“Jumlah laboratorium ada 37 yang menguji swab pasien Covid-19. Tapi beberapa lab terpaksa harus menghentikan aktivitasnya karena memang reagent yang dibutuhkan belum sampai,” kata Yurianto dalam konferensi pers, Selasa (21/4).

Meski begitu Yurianto menjamin bahwa reagent yang selama ini didatangkan, salah satunya dari Korea Selatan akan segera tiba. Setelah reagent datang, aktivitas laboratorium kembali efektif. Reagent adalah cairan laboratorium larutan atau cairan yang biasa digunakan di ruang laboratorium sebagai alat pencampur untuk menginvestigasi ada atau tidaknya reaksi kimia pada objek yang diteliti. Setelah itu spesimen akan diperiksa dengan mesin PCR. (irm/bnn/gatot)

Tags: Airin Rachmi Dianycheck point dievaluasiCovid-19dampak coronapandemi covid-19pemkot tangselpsbb kota tangselpsbb tangerang rayavirus corona
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

SIM Keliling Tangsel Jumat 14 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Jadwal Lengkapnya

Jumat, 14 Agu 2026 07:20 WIB
Pemkot Tangsel Finalisasi Raperda Perseroda Pasar Tahun Ini
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Finalisasi Raperda Perseroda Pasar Tahun Ini

Jumat, 14 Agu 2026 07:07 WIB
Pria Bersenpi di Tangsel Ternyata ODGJ Main Perang-perangan
Kota Tangsel

Pria Bersenpi di Tangsel Ternyata ODGJ Main Perang-perangan

Jumat, 14 Agu 2026 07:03 WIB
Sensus Ekonomi di Tangsel Terkendala Akses Kawasan Elite
Kota Tangsel

Sensus Ekonomi di Tangsel Terkendala Akses Kawasan Elite

Jumat, 14 Agu 2026 07:00 WIB
Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter
Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter

Kamis, 13 Agu 2026 21:43 WIB
22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 21:40 WIB
BKPSDM tangsel HUT RI 2026

Berita Pilihan

ILUSTRASI layanan SIM keliling. (ISTIMEWA)

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 12 Agustus, Cek di Sini

Rabu, 12 Agu 2026 08:29 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Ahmad Sururi. (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Diminta Kurangi Jumlah Tenaga Ahli

Senin, 10 Agu 2026 17:00 WIB
Liverpool Tumbang Akibat Tak Bisa Jaga Level Permainan

Liverpool Tumbang Akibat Tak Bisa Jaga Level Permainan

Senin, 10 Agu 2026 19:36 WIB
Asal-usul 996 Senjata Terungkap, Polisi Temukan Lagi 117 Peluru di Sekolah

Asal-usul 996 Senjata Terungkap, Polisi Temukan Lagi 117 Peluru di Sekolah

Rabu, 12 Agu 2026 08:36 WIB
PELEPASAN -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Serang yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026, di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Pelepasan kontingen dilaksanakan di Pendopo Bupati Serang, Senin (10/8/2026). (ISTIMEWA)

48 Orang Wakili Kabupaten Serang di Jamnas Gerakan Pramuka di Cibubur

Senin, 10 Agu 2026 18:05 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.