SATELITNEWS.COM, SERANG—Sebanyak 11 nomor dari tiga cabang olahraga yakni pencak silat, tinju dan bulutangkis yang dipertandingkan pada kualifikasi Pra Popnas zona III di Kalimantan Selatan (Kalsel) dari 25 oktober sampai 2 November 2022 berhasil mendapatkan tiket masuk untuk mengikuti Popnas 2023 di Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari 11 nomor itu, dua diantaranya mendapatkan medali emas yakni pada pencak silat ganda putri atas nama Nazwah Cikal Lutfia Tachir dan Haura Nuraziza serta pencak silat kelas F putri atas nama Aulia Destiana Putri.
Pencak silat menyumbang medali perak paling banyak. Mereka memperoleh perak dari kelas C putra atas nama Abu Sofyan, kelas G putra atas nama Muhamad Luthfi Rusandy, kelas B putri atas nama Nazwah Cikal Lutfia Tachir, kelas E putri atas nama Herawati dan ganda putra atas nama Ramdan Suleman dan Rama Wijaya.
Kemudian untuk tinju yang mendapat medali perak yakni kelas featherweight putri atas nama Nuraeni, flyweight putra atas nama Mars De Volta dan welterweight putra atas nama Muhammad Diaz Maulana. Yang terakhir bulutangkis beregu putra atas nama Ridwan Ardiansyah, Lamdohot Alvi Manurung, M. Haixal Rizky, Khaddhaffy Allrhenandhy C., dan Muhamad Falen Ammar Rizki.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengapresiasi atas capaian para atlet serta hasil kerja keras semua pihak itu. Mengingat jumlah itu hampir mendekati setengah dari jumlah nomor pertandingan yang diikuti oleh kontingen Banten pada kualifikasi Pra Popnas ini. Artinya Provinsi Banten sudah bisa mengirim cukup banyak pada perhelatan Popnas tahun 2023 nanti.
“Tapi ini bukan puncaknya. Makanya saya harapkan para atlet kita jangan berpuas diri terlebih dahulu. Meskipun sekarang mendapat medali perak, kita upayakan pada saat Popnas nanti bisa menjadi emas. Begitu juga yang saat ini sudah mendapatkan emas, akan kita pertahankan itu,” pungkasnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada Popnas nanti, Dispora Provinsi Banten akan melakukan Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) kepada para atlet yang lolos. Termasuk kepada para atlet dari cabor yang tidak melalui kualifikasi pra Popnas.
Baca Juga: Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026
“Di Pelatda nanti kita akan maksimalkan persiapan untuk menghadapi Popnas itu,” katanya.
Sekretaris Dispora Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah menambahkan, para atlet masih mempunyai waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Popnas nanti. Maka dari itu, melalui program Pelatda yang akan dilaksanakan sekitar 4 bulan dimaksimalkan.
“Pelaksanaan Popnas itu kan sekitar bulan Agustus 2023. Empat bulan sebelum itu, para atlet yang akan bertanding akan mengikuti Pelatda terlebih dahulu,” katanya.
Di luar hasil Cabor yang lolos, lanjutnya, ternyata mempunyai kompetensi yang patut diperhitungkan, mengingat zona III ini persaingannya cukup ketat dibandingkan beberapa zona lainnya, karena di dalamnya ada Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali termasuk tuan rumahnya itu sendiri.
“Apalagi dari 24 nomor yang kita ikuti, 13 diantaranya kita sudah bisa mendapatkan medali perunggu. Dan kita akan terus tingkatkan itu,” pungkasnya. (mg2)
























