SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, memberdayakan para petani di Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, untuk menanam pepaya California.
Dari pertanian pepaya tersebut, mereka mampu memanen hasilnya sekitar lebih dari 2,5 ton
Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Agus Siswanto mengatakan, pihaknya saat ini memiliki program pemberdayaan ekonomi mustahik pedesaan di bidang pertanian, dimana kegiatannya melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan.
Salah satu bentuk program tersebut adalah pertanian komoditas Pepaya California yang sudah berjalan sejak awal tahun 2022 dengan jumlah mustahik binaan saat ini sebanyak 24 orang yang terbentuk dalam Kelompok Tani Ranca Layung di wilayah Kabupaten Serang, Banten.
“Tentu hal ini menjadi kabar baik bagi kita semua, karena hasil kerja keras yang selama ini dilakukan para mustahik binaan BAZNAS akhirnya membuahkan hasil. Selain itu, ini juga menjadi bukti bahwa mustahik binaan BAZNAS memegang teguh komitmen untuk bangkit, demi menuju perekonomian yang lebih baik,” kata Agus Siswanto, Senin (28/11/2022).
Agus menuturkan, hasil kerja keras dari Kelompok Tani Ranca Layung, sekitar lebih dari 2,5 ton pepaya California pada akhir bulan November 2022, di lahan pertanian Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang dapat di panen.
Agus mengaku sangat mengapresiasi capaian yang diraih para mustahik yang telah berkomitmen kuat untuk bangkit dari sisi ekonomi, dengan disiplin menjalankan program yang digagas BAZNAS.
“Mereka menjaga kepercayaan para muzaki yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membangkitkan perekonomian demi mencapai kemandirian ekonomi. Satu hal yang patut kita syukuri adalah program produktif yang digagas BAZNAS perlahan telah terlihat manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah,” kata Agus.
Bantuan modal dan pendampingan yang diberikan BAZNAS melalui beragam program produktifnya, diharapkan terus berjalan dengan maksimal, sehingga semakin banyak yang terbantu dan mendapat manfaat.
“Terima kasih kepada para muzaki dan berbagai pihak yang telah memberikan sebagian hartanya untuk membantu sesama. Semoga keberkahan selalui menyertai kita semua,” tuturnya.
Sementara, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, mengapresiasi terhadap Baznas yang sudah membantu petani Kabupaten Serang untuk mengembangkan pepaya California.
Namun yang harus dipikirkan adalah, bagaimana masyarakat bisa memarket hasil pertaniannya agar memperoleh harga layak.
“Tadi saya dengar diterima oleh tengkulak diangka Rp3000, padahal ke konsumen diangka Rp12.000, berarti lebih gede tengkulak, padahal yang keringat petani. Jadi saya minta petani tugasnya produksi, yang m masrkan harus dibentuk koperasi atau perorangan,” pungkasnya. (sidik)