SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dua hari pelaksanaan Risk Assessment atau penilaian risiko pertandingan Indomilk Arena pada 27-28 Desember berakhir manis. Penilaian yang dilakukan oleh Tim Risk Assessment Mabes Polri yang dipimpin Kombes Pol Donny Sabardi Halomoan Damanik, membuahkan hasil 70,49 atau cukup untuk bisa menyelenggarakan pertandingan lanjutan dalam rangka kompetisi Liga 1.
Hasil tersebut didapat dari penilaian 6 aspek yakni infrastruktur, kesehatan, risiko kompetisi, keamanan pada sistem manajemen pengamanan, keselamatan dan informasi. Keenam aspek ini memiliki sub penilaian yang mencapai 74 pertanyaan.
“Alhamdulillah kami bisa memenuhi poin untuk bisa menggelar pertandingan di Indomilk Arena untuk lanjutan Liga 1, hasil ini merupakan buah dari apa yang kami lakukan dalam pertandingan sebelum tragedi Kanjuruhan. Kami selalu menerapkan SOP secara maksimal, namun dari risk assessment ini kami juga dapat pelajaran berharga karena kami apa yang kami lakukan sebelumnya ternyata masih belum sesuai aturan terbaru,” ungkap Tommy Kurniawan, Ketua Panpel Persita dan Indomilk Arena, Rabu (28/12) pagi.
Pada penilaian risiko tim Mabes Polri yang melibatkan auditor profesional selama dua hari hadir juga perwakilan dari Polda Banten, Polres Tangsel, Manajemen Persita, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Disporabudpar, Diskominfo dan Dinkes Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung kegiatan ini, dengan kehadiran Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar pada hari pertama kegiatan.
“Kami berharap stadion Indomilk Arena bisa memenuhi risk assessment dan Alhamdulillah sudah terpenuhi. Dengan demikian kami harap ini bisa menumbuhkan kembali industri sepakbola yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Zaki.
Sementara Ketua Tim Risk Assessment Mabes Polri Kombes Pol. Donny Sabardi Halomoan Damanik, menyatakan meski mendapat nilai cukup pihak Indomilk Arena masih memiliki kewajiban untuk memenuhi 38 rekomendasi yang terlampir dalam tabel penilaian.
“Penilaian untuk Indomilk Arena masih terus berlanjut, meski sudah bisa menggelar pertandingan lanjutan Liga 1 namun harus menindaklanjuti agar 38 rekomendasi yang kami berikan bisa dipenuhi,” kata Donny saat menyampaikan berita acara penilaian risiko.
Manajer Persita I Nyoman Suryanthara menyambut gembira lolosnya Indomilk Arena dalam penilaian risiko yang dilakukan dalam penerapan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga. Dengan bisa digelarnya kompetisi Liga 1 di Indomilk Arena ini menjadi nilai positif buat Persita untuk mengawali putaran kedua.
“Pastinya kami butuh dukungan suporter di stadion, dengan lolosnya Indomilk Arena menambah motivasi kami dan pemain untuk memberikan yang terbaik di lapangan karena disaksikan suporter,” kata Nyoman. (jpg/gatot)