SATELITNEWS.COM, LEBAK—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak terus melakukan pendataan dampak bencana alam yang disebabkan hujan ekstrem beberapa hari lalu. Catatan terbaru, ada 11 kecamatan yang terdampak dengan total rumah 1.095 terendam.
Tidak hanya rumah, dampak hujan ekstrem tersebut sejumlah infrastruktur jalan baik jalan poros desa maupun kabupaten juga rusak, bahkan nampak bagai terbelah. Bahkan kepolisian terpaksa mengalihkan lalulintas kesejumlah jalan alternatif lainnya.
“Masyarakat yang terdampak sempat mengungsi, namun sudah kembali lagi ke rumahnya masing-masing lantaran air yang sebelumnya menggenangi rumah mereka sudah surut,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, Rabu (04/01/2023).
Walaupun air sudah surut, kata Febby relawan BPBD masih melakukan evakuasi, pengumpulan informasi dan pendataan di lapangan untuk mengetahui kondisi mutakhir. Tidak hanya itu, pemenuhan kebutuhan berupa sembako terus didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak.”Monitoring terus kuta lakukan sebagai langkah untuk mengetahui kondisi terkini, berikut bantuan kita terus salurkan,” imbuhnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak, Hamdan Soleh mengatakan, pihaknya terus melakukan monitoring berharap ruas jalan kabupaten yang terdampak bencana alam beberapa hari lalu. Bahkan, PUPR sendiri telah menerjunkan sejumlah alat beratnya untuk menangani ruas jalan yang terdampak.
“Ada empat titik ruas jalan Rangkasbitung-Leuwidiamar yang rusak akibat bencana alam beberapa hari lalu. sebelumnya, sempat tidak bisa dilalui tapi kini sudah bisa setelah dilakukan penanganan darurat oleh tim,” kata Hamdan. “Kita masih terus inventarisi ruas jalan lainnya yang rusak akibat bencana alam tersebut, dan segera dilakukan penanganan secara darurat,” imbuhnya. (mulyana/made)
Baca Juga: El Nino Mengancam, Polres Lebak Siapkan Sumur Bor
Rincian Rumah Terendam Banjir:
– Kecamatan Banjarsari 607 Rumah
– Kecamatan Gunung Kencana 93 Rumah
– Kecamatan Cimarga – 173 Rumah
– Kecamatan Kalanganyar – 14 Rumah
– Kecamatan Rangkasbitung – 168 Rumah
Baca Juga: Jalan Huntap Nyaris Tuntas, Korban Banjir Cigobang Lebak Menanti Janji Pusat
– Kecamatan Cibadak – 25 Rumah
Rumah Longsor :
– Kecamatan Cimarga 11 Rumah
– Kecamatan Muncang 15 Rumah
– Kecamatan Leuwidamar 12 Rumah
– Kecamatan Bojongmanik 2 Rumah
Pergeseran Tanah meliputi :
– Kecamatan Bojongmanik 1 Rumah
– Kecamatan Leuwidamar 1 Rumah
– Kecamatan Cileles 3 Rumah
– Kecamatan Muncang 14 Rumah
Angin Kencang meliputi :
– Kecamatan Cikulur 2 Rumah
– Kecamatan Leuwidamar 2 Rumah
Kerusakan Infrastruktur jalan meliputi
– Jalan poros desa Kampung Ciranca, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar ambles dimensi panjang 5 meter lebar 2 meter.
-Jalan poros desa Kampung Leungsir, Desa Lebak Parahiang Kecamatan Leuwidamar tertutup longsor setinggi 5 meter.
-Jalan raya kabupaten ruas Rangkasbitung Leuwidamar di Desa Lebak Parahiang Kampung Cibeas ambles dimensi panjang longsoran 40 meter lebar longsoran 5 meter.
-Jalan raya kabupaten ruas Rangkasbitung Leuwidamar di Desa Lebak Parahiang Kampung Pasar ambles dimensi panjang 30 meter lebar 5 meter.
– Jalan raya Kabupaten ruas Muncang – Leuwidamar Desa Cisimeut Induk Kampung Hantap amblas dimensi panjang 40 meter lebar 5 meter.
-Jalan raya kabupaten ruas Rangkasbitung Leuwidamar, Desa Sangkanmanik, Kampung Janglapa ambles.
-Jalan raya kabupaten ruas Rangkasbitung -Gunungkencana yang bahu jalannya amblas, dan
– Jembatan kayu penghubung Kampung Sarimulya dengan Leuwi Buleud putus.
























