SATELITNEWS.COM, SERANG—Wali Kota Serang Syafruddin, meresmikan tiga kantor kelurahan sekaligus, yakni, kantor Kelurahan Tegal Sari, Lebak Wangi dan Pengampelan. Peresmian dilakukan secara simbolis, di kantor Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Kamis (5/1).
Peresmian tiga kantor kelurahan itu, merupakan bagian dari pembangunan tujuh kantor kelurahan yang dalam satu paket pekerjaan dengan anggaran APBD mencapai Rp12 Miliar, yang seharusnya ditargetkan selesai pada akhir tahun anggaran 2022.
Tujuh kelurahan tersebut adalah, Kelurahan Kaligandu Kecamatan Serang, Kelurahan Curug Kecamatan Curug, Kelurahan Kasunyatan Kecamatan Kasemen, Kelurahan Lebakwangi Kecamatan Walantaka. Kemudian Kelurahan Pengampelan Kecamatan Walantaka, Kelurahan Tegalsari Kecamatan Walantaka, dan Kelurahan Cibendung Kecamatan Taktakan.
Kepada pihak kontraktor, Wali Kota Serang menegaskan agar pembangunan ketujuh kantor kelurahan itu diselesaikan tepat waktu, sehingga sebelum akhir tahun 2022 bisa dilakukan peresmian dan segera dimanfaatkan untuk pelayanan kepada masyarakat.
Seusai meresmikan tiga kantor kelurahan, Wali Kota Serang Syafruddin berharap mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mengingatt kondisi kantornya saat ini sudah bagus dan representatif.
“Jangan sampai gedungnya baru namun pelayanannya menurun, kata Syafrudin.
Baca Juga: Ruko di Karang Tengah Digerebek, Ratusan Botol Miras Disita
Sementara, Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, masih banyak kantor kelurahan di Kota Serang yang belum ideal dikarenakan berbagai persoalan seperti persoalan kepemilikan lahan.
“Ini yang harus menjadi perhatian semua Camat, Ketika mengajukan program pembangunan itu dipastikan dulu semua asetnya tidak ada yang bermasalah, sehingga ketika sudah dianggarkan bisa dengan mudah dilakukan pembangunan,” Iwan.
Iwan mencontohkan, kondisi kantor kelurahan yang belum ideal itu di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan. Itu karena persoalan kepemilikan lahan, sehingga Pemkot belum bisa melakukan pembangunan.
Kemudian ada juga kantor Kelurahan Sukajaya, yang seharusnya sudah dilakukan pembangunan pada tahun 2022, namun karena persoalan aset, sehingga terpaksa akan dilakukan pembangunan pada tahun 2023 ini.
“Jadi semuanya harus clear dulu, baru diajukan,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala DPUPR Kota Serang M Ibra Gholibi mengungkapkan, pembangunan tujuh gedung tersebut dilaksanakan tahun ini didasarkan atas kondisi bangunannya.
Baca Juga: Wali Kota Serang Minta Pasokan Air Bersih Dipenuhi
Dia mencontohkan, kondisi kantor Kelurahan Kaligandu yang rusak dan berada di bawah jalan. Sehingga, pada saat musim hujan kerap langganan banjir.
Kata Ibra, pada tahun 2023, pihaknya tak hanya melakukan pembangunan gedung kantor kelurahan, tapi bersamaan dengan rehabilitasi, sehingga pelayanan pada masyarakat bisa berjalan maksimal.
“Tahun 2023, rencana ada dua kantor kelurahan. Tapi, yang jelas pembangunan dilakukan pada kelurahan yang status kepemilikan lahannya telah klir (tidak bermasalah-red). Karena pembangunan dan rehabilitasi gedung kantor kelurahan masih menjadi perhatian utama Pemkot Serang,” ujarnya.
Peresmian tiga kantor Kelurahan itu disatukan dengan acara pisah sambut Camat Walantaka dari Karsono kepada camat yang baru, Muslim. Kepada Karsono Syafruddin mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang dilakukan selama ini kepada masyarakat Walantaka dan kepada camat yang baru mudah-mudahan bisa melakukan perubahan yang lebih baik lagi.
“Kami mengapresiasi atas kinerja camat lama, selama ini memang luar biasa. Disamping juga PBB-nya tertinggi kemudian pembangunan-pembangunan di Kecamatan Walantaka juga sudah luar biasa. Mudah-mudahan apa yang dilakukan menjadi pedoman untuk camat yang baru sehingga dapat dilanjutkan oleh camat yang baru,” ucapnya. (mg2/mardiana)
























