Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Banten Banjir Bahan Pangan Luar, Stok Lokal Belum Mencukupi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 24 Jan 2023 19:42 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Banten Banjir Bahan Pangan Luar, Stok Lokal Belum Mencukupi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso, tunjukan stok pangan. (LUTHFI/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG–Provinsi Banten masih mengandalkan pasokan bahan pangan dari luar daerah, seperti beras dan cabai. Bahkan, meskipun sejumlah daerah di Banten melakukan panen raya Cabai, namun untuk memenuhi pasokan masih dibutuhkan pasokan dari luar daerah. Terlebih, ada beberapa titik tanaman cabai mengalami gagal panen, akibat dari cuaca buruk.

Sedangkan untuk beras, baru akan melakukan panen raya pada bulan Maret 2023 nanti. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan pasokan di pasaran, Pemprov Banten meminta agar Bulog bisa segera menggelontorkan stok beras impor dari Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso mengatakan, saat ini harga beras di pasaran sudah di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni, mencapai lebih dari Rp10.000/liter, padahal batas angka tertinggi itu hanya Rp9.450/liter.

“Jadi andalan kita saat ini, dari beras impor itu. Makanya, saya sering inten berkomunikasi dengan Bulog. Termasuk, kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota,” kata Babar, Selasa (24/1/2023).

Meski demikian, angka inflasi di Provinsi Banten secara umum year on year (YoY) menduduki posisi lima besar terendah Nasional sebesar 4,56 persen, di bawah rata-rata nasional. Dalam setiap kesempatan, Mendagri Tito Karnavian, selalu mengingatkan kepada seluruh Gubernur dan Walikota/Bupati agar serius menangani kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama beras dan cabai. Sebab kedua komoditas itu, meskipun kenaikannya kecil namun sangat berdampak pada kenaikan inflasi.

Babar melanjutkan, untuk menjaga stabiliitas harga dan pasokan itu, dirinya meminta BUMD PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) untuk berperan aktif dalam pengendalian dan pasokan kedua komoditas di atas. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan beberapa daerah untuk mendapatkan suplay Cabai.

Baca Juga: Disperindag Banten Dukung Swasembada Pangan, Siap Kolaborasi Lintas Sektoral

“Seperti dengan Kabupaten Garut, Cianjur dan Majalengka, kita sudah melakukan komunikasi untuk bantuan suplay Cabai dan Bawang,” ujarnya.

Hal serupa, juga dikatakan Direktur Utama (Dirut) PT ABM Saiful Wijaya. Saiful mengakui, jika stok komoditas Cabai di Banten cukup terbatas, sehingga untuk menjaga stabilitas pasokan itu pihaknya mengambil dari luar daerah. Namun karena BUMD, maka kita menjualnya dengan harga di bawah pasaran.

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

“Itu sesuai dengan arahan dari pak Gubernur agar kita terlibat langsung dalam penanganan Inflasi,” tandasnya.

Untuk menekan angka inflasi dari dua komoditas itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten, Aan Muawanah, secara rutin melakukan pemantauan harga-harga 18 kebutuhan pokok setiap harinya. Pantauan itu dilakukan setiap hari untuk mengetahui harga rata-rata di pasaran.

Diungkapkan Aan, pada tahun 2022 ada 15 komoditas pangan yang dipantau secara inten. Namun pada tahun 2023 ini terdapat penambahan komoditas pangan yang kita pantau menjadi 18.

Ke 18 komoditas pangan itu yakni beras premium, medium, kedelai biji kering, bawang merah, putih bonggol, cabai merah kriting, cabai rawit merah, daging sapi murni, daging ayam ras. Kemudian telor ayam ras, gula konsumsi, minyak goreng kemasan sederhana, tepung terigu, minyak goreng curah, jagung, ikan kembung, tongkol dan bandeng.

Baca Juga: Pastikan Harga, Tim Disperindag Banten Geruduk Pasar Anyar

“Ikan-ikanan itu, sebelumnya tidak masuk pada komoditas pemantauan, tapi sekarang masuk. Semua itu kita pantau tidak hanya di tingkat pasar, tetapi juga di pedagang eceran, grosir dan produsen,” ucapnya.

Aan juga memastikan, ketersediaan pangan di Provinsi Banten yang mencapai 2.353,9 ton akan mulai disalurkan pada bulan Februari dan Maret dalam rangka penanggulangan kemiskinan ekstrim. “Jadi sebanyak 2.353,9 ton di kurangi 214,19 yang tidak dikeluarkan. Maka sekitar 2.139,71 akan dikeluarkan sebagai langkah kita dalam penanganan inflasi serta kebutuhan pangan yang tak terduga,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten M Agus Tauchid, memastikan menjelang bulan Ramadhan nanti ketersediaan beberapa komoditas di atas bisa aman terkendali, mengingat untuk beras para petani akan melakukan panen raya sekitar bulan Maret 2023 nanti.

“Bahkan ada sebagian yang sudah melakukan panen,” imbuhnya.

Untuk mengatasi kelangkaan itu, lanjut Agus, salah satu yang akan dilakukan yaitu pola tanam-panen untuk komoditi cabai dan bawang. Gerakan itu merupakan salah satu hal yang menjadi prioritas Pemprov Banten saat ini. Itu menjadi prioritas.

Selanjutnya untuk panen padi, kata Agus Tauchid, dibeberapa daerah Provinsi Banten telah mendekati masa panen. Bahkan terdapat daerah yang sudah memasuki masa panen.

“Kemarin juga kita melakukan kunjungan ke Kecamatan Pontang dan itu saat ini sudah mulai memasuki masa panen,” pungkasnya. (mg2)

Tags: bahan panganDisperindag BantenPT ABM
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam
Headline

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB
Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
Headline

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

CEK UDARA -- Petugas Dinas LH Kabupaten Lebak, saat melakukan pengecekan kondisi udara di Kabupaten Lebak, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik GAK Masih Terdeteksi, Kualitas Udara di Lebak Level Sedang

Selasa, 8 Sep 2026 20:14 WIB
Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
BERBINCANG -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berbincang dengan seorang keluarga jurnalis yang masih menunggu proses pencarian. (ISTIMEWA)

Temui Keluarganya, Bupati Dewi Berharap Semuanya Tak Berhenti Berdoa

Jumat, 11 Sep 2026 13:50 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR gabungan melakukan pencarian rombongan wartawan di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Ini Detail Lokasi Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di Hari ke Empat

Jumat, 11 Sep 2026 10:26 WIB
Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Selasa, 8 Sep 2026 08:24 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.