Selasa, 8 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Polisi Sebut Kematian Bayi yang Terbungkus Handuk di Pandeglang Sengaja Dibunuh Ibu Kandungnya

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Jumat, 27 Jan 2023 13:18 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Polisi Sebut Kematian Bayi yang Terbungkus Handuk di Pandeglang Sengaja Dibunuh Ibu Kandungnya

Pihak Polres Pandeglang ekspose kasus temuan bayi yang dibungkus handuk, beberapa waktu lalu, Jumat (27/1/2023). (NIPAL SUTIANA/SATELITNEWS COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail
SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Kasus kematian bayi di Kampung Juhut Nopal, Keluruhan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Rabu (25/1/2023) lalu, terungkap. Kematiannya, ternyata sengaja dibunuh oleh ibu korban berinisial UM (43).

Ibu kandung yang diketahui sudah memiliki 5 orang anak itu, tega membunuh bayinya, dikarenakan selain tidak ingin diketahui keluarganya, faktor ekonomi yang menjadi kendala pelaku.

Hasil pendalaman pemeriksaan, akhirnya pihak Satreskrim Polres Pandeglang menetapkan ibu korban sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak yang menyebabkan meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton mengatakan, hasil pendalaman terhadap kasus kematian bayi, pihaknya menetapkan ibu korban sebagai tersangka tindak pidana kekerasan terhadap anak yang menyebabkan meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan dan alat bukti diperoleh dapat disimpulkan bahwa ibu korban ini dengan sengaja melakukan tindakan kekerasan terhadap anak sehingga menyebabkan meninggal dunia,” kata AKP Shilton, Jumat (27/1/2023).

Hal itu terbukti usai pihaknya mendalami dari barang bukti dan hasil autopsi terhadap bayi tersebut.

“Kami lakukan autopsi terhadap jenazah bayi, kemudian visum kepada ibu bayi tersebut, dan memeriksa beberapa saksi dan menambahkan ahli psikologi,” jelasnya.

Baca Juga: Berbagi di HUT Polwan, Kompol Reni: One Polwan Extraordinary Impact

Bahkan katanya lagi, pihaknya juga telah mendalami kasus itu baik sebelum kejadian maupun sesudah kejadian matinya bayi tersebut.

“Kami teah mendalami baik sebelum dan sesudah terjadi, yang dimana dari awal saat pelaku hamil telah menutupi kehamilannya dari keluarga dan warga sekitar. Kemudian pada saat melahirkan juga tidak memberitahu pihak keluarga ataupun meminta pertolongan padahal kondisi bayi sudah sangat kritis,” jelasnya.

BeritaTerbaru

Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian

Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian

Senin, 7 Sep 2026 20:01 WIB
Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Senin, 7 Sep 2026 19:54 WIB
Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Senin, 7 Sep 2026 19:46 WIB
Abu Vulkanik GAK Masih Menyebar, DLH Lebak Pantau Kualitas Udara

Abu Vulkanik GAK Masih Menyebar, DLH Lebak Pantau Kualitas Udara

Senin, 7 Sep 2026 19:41 WIB

Parahnya lagi terungkap, ibu korban tega menyeret bayinya yang menyebabkan luka parah dan membungkus bayi tersebut dengan kain hingga tak bernafas sampai meninggal dunia.

“Pada saat bayi itu jatuh, bayi itu juga sempat diseret dari lantai bawah ke lantai atas hingga menyebabkan beberapa luka di bagian leher dan kepala bayi. Bayi juga dililit kain sehingga tidak bisa bernafas,” katanya.

Dari hasil itulah pihaknya telah menetapkan ibu bayi itu sebagai tersangka. “Dicocokan dengan hasil autopsi kami simpulkan bahwa ibu korban kami naikan statusnya sebagai tersangka,” pungkasnya.

Adapun soal motif pembunuhan itu, kaitan ekonomi. “Motifnya alasan ekonomi, anak sudah 5, ditambah merasa takut diketahui keluarga karena khawatir merasa terbebani. Pelaku juga tak bilang ke suami sirihnya. Kalau Kondisi kejiwaan normal dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya lagi.

Baca Juga: Kapolres Pandeglang Tegaskan Perkuat Kamtibmas

Atas perbuatannya tegas Shilton, pelaku terancam pidana 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp3 Miliar.

“Dengan pasal 80 ayat 3 dan 4 junto pasal 7C Undang-Undang 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun dengan denda 3 miliar,” tandasnya.

Sementara, Pelaku UM membantah, dirinya membunuh anaknya sendiri. Ia berkilah kematiannya itu karena jatuh.

“Saya bukan membunuh anak sendiri, saya juga sayang dengan anak pak, kalau saya membunuh mati semua pak, itu jatuh sendiri pak. Maafin saya ya. Saya kasian pak dari dulu saya hamil anak ke empat saya diomelin orang tua kalau hamil lagi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Warga Juhut, Keluruhan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, digegerkan oleh temuan sesosok bayi laki-laki yang tewas di tangan ibu kandungnya sendiri, Rabu, (25/1/2023).

Soal kebenaran kasus dugaan pembunuhan bayi oleh ibu kandungnya itu, kini masih didalami oleh pihak Satreskrim Polres Pandeglang.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton mengaku, telah ditemukan sesosok bayi laki – laki yang baru dilahirkan, meninggal dunia. Bahkan, pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita sudah cek ke TKP. Memang ditemukan mayat bayi berjenis kelamin laki – laki, diduga bayi itu baru dilahirkan. Kemudian kurang lebih satu jam setelah dilahirkan, ternyata bayi tersebut ditemukan telah meninggal dunia,” kata AKP Shilton, saat di temui di kantornya, Rabu (25/1). (nipal) 

Tags: Bayi DibunuhIbu Kandungnyapolres pandeglang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029
Banten Region

Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029

Senin, 7 Sep 2026 19:37 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
Banten Region

Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas

Senin, 7 Sep 2026 17:56 WIB
DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot
Banten Region

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Senin, 7 Sep 2026 17:43 WIB
Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan
Banten Region

Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

Senin, 7 Sep 2026 17:37 WIB
Relawan FBn Bagikan Masker Dilokasi Wisata Pantai Anyer dan Sekitarnya
Banten Region

Relawan FBn Bagikan Masker Dilokasi Wisata Pantai Anyer dan Sekitarnya

Senin, 7 Sep 2026 17:29 WIB
Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu
Banten Region

Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Senin, 7 Sep 2026 17:14 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

PMI Banten Salurkan Ribuan Masker, Langkah Perlindungan Masyarakat Akibat Erupsi GAK

PMI Banten Salurkan Ribuan Masker, Langkah Perlindungan Masyarakat Akibat Erupsi GAK

Senin, 7 Sep 2026 17:00 WIB
DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

Selasa, 1 Sep 2026 13:09 WIB
Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Selasa, 1 Sep 2026 08:58 WIB
Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Minggu, 6 Sep 2026 16:13 WIB
Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Rabu, 2 Sep 2026 21:04 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.