SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Tingkat minat baca masyarakat di Kota Tangerang menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, pada tahun 2022 minat baca ada di angka 5,2 persen. Sedangkan, di tahun 2021 menyentuh angka 6,2 persen.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Asep Rahmat, Selasa, (14/02/2023). “5,2 persen pada 2022, turun karena Covid-19, tadinya pada angka 6,2 persen pada 2021,” ujarnya saat ditemui.
Menurut Asep, indikator penilaian tersebut didapatkan dari minat baca tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, serta pengunjung di perpustakaan khusus dan umum yang tersebar di 13 kecamatan. Dia juga menambahkan, terdapat masyarakat di dua kecamatan minim minat baca.
“Skala terendah ada di daerah yang agak terpencil, karena memang jauh dari perpustakaan umum dan khusus. Di antaranya Kecamatan Neglasari dan Benda,” jelasnya. Asep menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat. Upaya yang tengah dilakukan yakni menggelar festival literasi.
“Festival tersebut dibarengin dengan adanya pameran buku mulai untuk pelajar hingga umum. Festival ini pun kami melantik Bunda Literasi, hingga mengadakan lomba bertutur. Asep menambahkan, pihaknya berharap festival ini dapat meningkatkan kegemaran masyarakat dalam membaca dan juga dalam bertutur yang nantinya dapat meningkatkan indeks literasi.
Selain itu, Asep menambahkan, pihaknya pun menghadirkan mobil perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca di daerah yang jauh dari perpustakaan umum dan khusus. “Kami ada empat mobil perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca khususnya itu tingkat anak sekolah. Mobil itu setiap harinya berkeliling baik ke lingkungan masyarakat ataupun ke tempat pusat keramaian,” pungkasnya. (mg03)
Baca Juga: PT BPR Serang Gencar Menggelar Literasi dan Inklusi Keuangan terhadap Pelajar SMP dan SMA
























